Dipo Lokomotif Jatinegara

Bengkel Kereta Api, wah membayangkan sebuah lokomotif yang berukuran besar tidak terbayang oleh saya ukuran bengkelnya seberapa besar pula, namun akhirnya rasa penasaran tersebut sirna sudah, karena beberapa waktu lalu saya dan rekan rekan bertandang ke sebuah DIPO Lokomotif di daerah JatiNegara, kesan pertama sih macem macem ada rasa takut, heran, senang, takutnya karena disana bangunan ASLi nya masih banyak(era Belanda) dengan pohon beringin besar besar, kemudian herannya koq bengkel kereta terasa tidak terawat karena kumuh( kalo perkara cuma OLI dan banyak mur,obeng baut ndak masalah) seperti tidak pernah di renovasi, senangnya karena setidaknya saya masih bisa melihat bangunan yang dari masa saya kecil kalau naik kereta selalu melewati bangunan ini tapi kan waktu kecil ndak bisa main kesana, padahal kalo lihat dari kaca pingin sekali turun dan lihat dari deket lokomotif yang sedang parkir :), ndak berapa lama kemudian kami disambut oleh kepala operasional bengkel, kemudian dia mengajak kami melihat lok diesel yang sedang di periksa berkala, ternyata lok itu sedang sakit… beberapa aliran listriknya terganggu, namun mencari kabel untuk sebuah lokomotif sangat sulit, dan ketika saya melihat sendiri loko itu dibongkar ada ribuan kabel yang terhubung , sehingga Two Thumbs Up buat pak kepala bengkel dan montirnya. tidak terasa hari telah sore, tanda waktu kami undur diri, kami berpamitan dengan Pak Kepala Op. sembari bilang ” Pak Nanti kami jadikan tempat ini meeting point yah”, beliau menjawab ” Silahkan, saya dengan senang hati mengizinkan” sekali lagi kami berucap terima kasih dan langsung pulang.

berikut foto fotonya

Comments
40 Responses to “Dipo Lokomotif Jatinegara”
  1. heryudi says:

    Widiiih, keren Pak! Itu turntable-nya manual ternyata ya?? Perkasa juga mekanik-mekanik lokomotif yak, ebaaad.. *takjub mentok*

    Tau gitu saya minta oleh-oleh lokomotif Pak, satu aja cukup. Hihihihihihi. :D

  2. yudho says:

    boleh boleh…nanti kalo ada loko rusak aku referensikan ke bengkel sampeyan yah :D

  3. herry says:

    ternyata depo loko ada di ibukota. tapi kok kumuh ya.
    apa boleh gambarnya dipake?
    coba ke bengkel lokomotif di jogja, itu lebih besaarr …

  4. yudhos says:

    Maksud nya Balai yasa Pengok ?? wah kalo itu sih sudah setara dengan manggarai :)

  5. nanoe says:

    kalo ksana lagi mbok ya diajak…kan bukan sampeyan saja sing pingin…..kbari yaaaa di nanoesuratman@yahoo.com

  6. yudhos says:

    iya mas nanoe, nanti tak calling calling :)

  7. irham says:

    lebih miris lg andai kan para railfans melihat keadaan depo lokomotif BABAT skrg ini………. turntable track nya udh d tumbuhi hutan belantara… jalur2nya banyak yg tertimbun tanah… mohon bwt para railfans utk mlht nya… dan bwt PT.KAI tlg kembalikan kejayaan STASIUN BABAT spt dulu…..

  8. yudho says:

    halo mas Irham,

    hmm,sepertinya sudah kritis keadaannya ya, boleh ndak saya minta foto fotonya mas, biar nanti kita sama sama diskusikan dengan teman teman IRPS. thank buat infonya.

    kirim ke email saya ya, yudho_s@yahoo.com

  9. irham says:

    d tunggu ya mas fotonya, krn sy msh bepergian d luar kota tepat nya d kota TUBAN sambang kluarga skalian lht “MANTAN” jalur KA BBT-TBN,,,,,,(wuih sakit ati bgt boz lht kondisinya skrg???) ntr kalo dh d rmh bbt aku jepretin dach tu depo bbt,,,,sdkt info bhwasanya d kota babat-tuban ada jalur yg sgt bersejarah d mana dulu para LOKO UAP lalu lalang utk tgs dinas, dan nginepnya tuh loko ya d DEPO LOKO BBT kumpul bareng sm sodara mudanya yaitu para loko diesel D301,BB300,BB301,BB303,BB304… (hehehe cory kalo kbnyakan tulisany…)

  10. irham says:

    nambah lg sdkt y boz infonya… satu lg jalur yg jg bersejarah d daerah babat yaitu jalur KA BBT-JOMBANG d mana dl para si MBAH LOKO UAP bkerja keras melayani bangsa `n negara qt,,, tp skrg tuh jalur jg dah rata jd tanah tp bangunan2 stasiunya msh pd kokoh berdiri…. oya bwt tmn2 railfans kalo lg pd pnya wktu tlg kunjungi y stasiun bbt agar pd tau keadaany skrg… kalo mau hub. aku bs d m.irc_aladin@ymail.com or to my mobile phone 081230406040….. key thx…

  11. Exmud says:

    Ada yg tau website nya railfans gak? Gw mw ikutan jg dunk,sama2 pcnta KA.

  12. yudho says:

    coba irps.or.id, atau masuk ke groups yahoo, cari yang keretapi

  13. melihat kondisi loko bb 301 yang kini sudah teronggok tak berdaya di depo pongok yk sudah barang tentu sangat mengenaskan, mestinya loko2 tersebut dijadikan monumen yang menarik depo tersebut, mengingat jasanya loko tersebut terhadap perkretaapian di Indonesia cukup lumayan. Ayo teman-teman kita selamatkan, ingat pabrik pembuatan loko tersebut “Fried Kruup Jerman sudah tutup

  14. melihat kondisi loko bb 301 yang kini sudah teronggok tak berdaya di depo pongok yk sudah barang tentu sangat mengenaskan, mestinya loko2 tersebut dijadikan monumen yang menarik depo tersebut, mengingat jasanya loko tersebut terhadap perkretaapian di Indonesia cukup lumayan. Ayo teman-teman kita selamatkan, ingat pabrik pembuatan loko tersebut “Fried Kruup Jerman” sudah tutup. Hubungan urat menyurat langsung aja ke “wtcaspoorcenter@yahoo.com”

  15. yudho says:

    wah , sudah separah itukah Pak, tp memang benar juga, yang dijakarta saja seperti bon bon butuh waktu lama untuk restorasi…

  16. ayo mari kita bersama2 kepada para anggota IRPS mania untuk hunting malangekspres pada hari Minggu tanggal 29 Nopember 09

  17. dalam rangka memperingati di tutupnya maleks jalur ml sgu per desember, mari kita beramai2 khususnya anggota IRPS mania untuk hunting pada hari Minggu tanggal 29 Nopember 09 dengan naik maleks pp

  18. Adhitya Hatmawan says:

    Mas Yudho … salam kenal ya…

  19. Adhitya Hatmawan says:

    Buat Mas Irham …klo ga salah pada waktu dulu
    Stasiun Babat merupakan stasiun yg cukup besar
    Stasiun Babat terletak di lintas utama Semarang – Surabaya. Dan juga pada masa lampau …merupakan stasiun percabangan antara lain
    Babat – Tuban dan Babat – Jombang.
    Malah jalur Babat – Jombang memiliki operator sendiri … yaitu BDSM (Babat Djombang Spoortram Maatschappij)
    Sayang ke-2 jalur itu sekarang sudah almarhum..

  20. selamat bergabung bersama kami kalau para pecinta keretaapi gemar akan loko uap khususnya depo Cibatu yang dulunya adalah rajanya loko mallet seri cc atau dd silahkan buka di “Locomotive Mallet@yahoo.com di sana kita dapat bernostalgia dengan loko-loko terswebut

  21. mengenai stasiun babat memang saya masih mengalami keretaapi babat tuban, sebenarnya obyeknya bagus karena se keluar dari stasiun babat keretanya menelusuri sungai bengawan solo dan jembatan kereta tersebut digunakan secara bergantian dengan kendaraan. Jadi jelasnya jembatan ka tersebut digunakan pula untuk angkutan kendaraan, tentu saja bila kereta lewat kendaraan yang melintas di jembatan harus memberikan kesempatan kereta yang lewat.

    Kalau pingin dapat gambaran yang jelas, bisa buka situs “stasiun tuban@yahoo.com

  22. berbicara soal depo, kalau kita pada ingin tahu depo sdt,wah sangat lebih hebat, artnya di depo tersebut ada sebagian telah menjadi hutan menjulang tinggi berupa tumpukan tangki bbm yang tidak terpakai

  23. wah kemarin minggu tanggal 29 nopember ketika hunting di sgu dengan dengan judul “maleks episode terakhir” yang digagas oleh IRPS dan Komuter sungguh menakjubkan dan hampir separoh gerbong kita carter yang dihadiri oleh tokoh penting IRPS pusat bapk Aditia yang sengaja hadir untuk ikut serta meramaikan acara tersebut. Untuk IRPS malang hadir ketuannya Bp. willy

    Buat exmud kalau ingin mengetahui situs para railfans kan tidak mungkin menyebutkan satu persatu oleh karena itu buka saja disitus “semboyan 35″ atau “Railfans Indonesia” mudahan manfaat

  24. yudho says:

    wah mas bambang hebat tenan

  25. saya coba hari ini kupas sedikit tentang sejarah keretaapi Tumapel jalur lintas Ml-Sgu (era PJKA), mengingat ada diantara railfans yang ingin menanyakan tentang perbedaan ka tumapel dengan penataran

    Tumapel adalah nama keretaapi patas Tumapel yang lahir di era awal tahun 70an, yang semula hanya melayani trayek ml sgu p/p yang ditempuh selama 80′ dan berhenti hanya di stasiun lw dan setelah itu los sampai stasiun sgu tanpa henti kecuali simpangan

    Rangkaian ka tersebut adalah kelas ekonomi berwarna biru putih ditarrik lokomotif seri bb 304, dengan kelambu warna merah hati setiap tempat duduknya dilengkapi dengan tempat sampah dan puntung rokok, sudah barang tentu tempat duduknya kala itu masih terbuat dari anyaman rotan tidak seperti ka ekonomi sekarang udah empuk. Fasilitas lain adalah adanya pramugari seperti ka eksekutif sekarang, tetapi ka patas tumapel yang mana patas adalah kepanjangan dari cepat terbatas sehingga sudah barang tentu penunpang sesuai dengan nomor tempat duduk tidak ada yang berdiri atau uyel-uyelan. Namun tingkat akan kedisiplinan penumpangnya menggunakan jasa keretaapi kala itu jauh lebih baik dari pada sekarang. Selain itu ka patas Tumapel juga mendapat hiburan alunan musik yang saya ingat adalah “album Pambers dan Kusplus”, dimana pramugarinya tatkala meninggalkan Malang berkomentar “Perhatian tidak lama lagi keretaapi patas tumapel akan segera meninggalkan Malang dan menuju kota tujuan Surabaya, semoga para penumpang akan selamat terhibur dengan naik keretaapi patas Tumapel sampai dengan tujuan”, demikian sesampainya menjelang tiba di stasiun SGU pramugari kembali mengumumkan “Perhatian tidak lama lagi keretaapi patas tumapel akan segera memasuki stasiun surabaya gubeng, untuk periksalah kembali barang2 bawaan ada jangan sampai tertinggal di tempat duduk’ pintu luar di cw 1 dan cw3, kami atas nama kru keretaapi patas Tumapel mengucapkan terimakasih atas perhatian anda sampai jumpa pada perjalanan mendatang”

    Setelah sukses meperjalankan ka patas Tumapel Ml Sgu pada pertengahan tahun 70an perjalanan berlanjut hingga bl, tepatnya bl ml sgu.

    Nah semenjak Ka Patas Tumapel berlanjut ke Blitar mulailah Ka Patas tumapel dim akhir dekade 70an mulai merosot, warna yang tadinya putih biru beralih menjadi kuninghijau dan pelayanan yang mengasyikkan pudar sudah tinggal kenangan dan dari patas menjadi cepat mulailah berhenti disetiap stasiun yang akhirnya pada tahun 80an namanya di ubah dari Tumapel menjadi Pentaran hingga sekarang.

    Itulah goresan sedikit dari saya yang mengalami secara langsung tentang keberadaan ka Tumapel (Tumapel di ambil dari nama kota Tumapel di masa kr singhasari) hingga menjadi ka Penataran (Penataran di ambil dari nama candi di Blitar)

    Bilamana ada kesalahan dan kealpaan dalam naskah ini mohon dimaafkan

    Foto interior dalam ka patas tumapel ada di WTCA

  26. bilamana para railfans pingin tahu sejarah Ka Patas Purbaya dapat anda baca di situs “Hadiansyahrizqi@yahoo.com”

  27. Sejarah keretaapi ekonomi patas Purbaya masa PJKA

    Ka Patas Purbaya adalah kepanjangan dari Purwokerto Surabaya, berangkat dari sgu jam 10 pagi tiba di purwokerto pukul 19.30, sedangkan dari Purwokerto berangkat pukul 4.30 tiba di Surabaya pukul 16.00

    Ka tersebut pada era 70an melayani trayek Surabaya Purwokerto bersambung ke Cilacap ditarik dengan lokomotif seri bb 301 terdiri dari 6 rangkaian ka ekonomi (cw), 1 kereta makan, 1 kereta barang berwarna kuning ungu dimana cw 6 setiba di Kroya akan dilepas untuk melanjutkan perjalanan ke Cilacap.

    Setiba di stasiun Kroya gerbong cw 6 akan diikutkan dengan rangkaian ketel yang ditarik dengan lokomotif seri d 301, demikian sebaliknya.

    Ka patas Purbaya di dalam perjalanannya akan berhenti di stasiun Surabaya Gubeng Mojokerto Jombang Kertosono Nganjuk Madiun Solo Balapan Yogyakarta Sentolo Kutoarjo Karanganyar Kebumen Gombong Kroya Purwokerto bersambung Cilacap.

    Di dalam perjalanannya ka Patas Purbaya kala itu dilengkapi dengan ilustrasi musik Barat (tembang oldes), langgam jawa disuarakan oleh Waljinah dengan lagunya “Sarinah, Tanjung Perak Tepi Laut”. Di samping itu ada siap pramugari yang siap melayani penumpangnya dimana setiap stasiun pemberhentian tersebut senantiasa tiada bosannya sang pramugari menyampaikan bahwa kereta telah sampai ditempat tujaunnya.

    Yang lebih menarik tatkala tiba waktu makan siang atau malam, sang pramugari mengumumkan bagi para penumpang untuk mengeluarkan kupon makan di atas meja untuk ditukar dengan makan atau minuman. Maklum kala itu kupon dapat dibeli bersamaan dengan pembelian karcis di stasiun tujuan. dan jangan lupa bahwa karcis sudah diberikan sesuai dengan nomor tempat duduk.

    Wah nyaman ya kalau mendengar keretaapi Ptas Purbaya di masa jayanya seolah penumpang dimanjakan dalam sehari lamanya meski terasa panas dan gerah karena pelayanan para kru keretaaapi yang ramah seolah gerah dan rasa penat terasa hilang.

    Akankah kejayaan kererta tersebut akan dapat terulang kembali? wau tak tahulah. Ini adalah sedikit oleh-oleh dari saya ketika masih mengalami naik ka patas Purbaya masa kecil berbagi rasa dengan para railfans.

    Makasih dalam salam dari saya untuk semua.

  28. edisi mendatang saya akan mencoba menulis ka Patas Argopuro trayek Yogyakarta Jember di era PJKA

  29. ingin tahu sejarah keretaapi Mutiara Utara di era PJKA, silahkan buka situs “Hadiansyah Rizqi@yahoo.com

  30. ka mutiara utara era pjka

    Ka Mutiara utara adalah layanan lintas utara di era PJKA dari surabaya pasar turi berhenti di stasiun Babat Bojonegaro Cepu Semarang Tawang Cirebon Jatinegara Gambir.

    Sebelum menjadi nama ka Mutiara Utara adalah dengan sebutan ka Limexs (Limited Exspres), barulah di tahun 70an namanya berubah menjadi Ka Mutiara Utara

    Ka Mutiara Utara adalah ka ekspres dengan interior kereta AW AC berwarna oranye putih terdiri dari 6 rangkaian, 1 kereta makan, 1 kereta pembangkit, 1 kereta barang yang ditarik dengan lokomotif seri BB 301 BB 200 atau CC 201. Sedangkan interior bagian dalam kereta tempat duduk yang nyaman dan klambu berwarna oranye dengan motif bunga. Bilamana di saat liburan panjang rangkaian tersebut ditambah dengan BW venn

    Sedangkan fasilitas yang lain dimiliki oleh ka tersebut terdiri dari pramugari dan pramugara yang siap melayani penumpangnya, ilustrasi musik klasik dan barat oldies, bilamana tiba waktu santap malam para petugas mempersilahkan penumpangnya untuk pindah ke kereta makan karena di sana siap tersaji makan makanan di atas meja yang tertata apik serasa layaknya di restoran. Tentu saja dilakukan secara bergantian.

    Pelayanan makanan semacam ini juga sama halnya di Ka Biru Malam ka tidur.

    Wah terasa nyaman rasanya.
    Itulah seklumit yang dapat saya sampaikan selama pengalaman saya sewaktu kecil di ajak oleh alm ayah saya yang juga pecinta keretaapi untuk dapat menikmati perjalanan keretaapi yang tak terlupakan adalah Bima si Biru Malam dan Mutiara Utara yang kini sudah alm.

    Bilamana ada kesalahan dan kekurangan dalam menyampaikan makalah ini mohon dimaafkan

    Gambar interior Ka Mutira Utara ada di wtcaspoorcenter

  31. bilamana anda para railfans pecinta keretaapi yang ingin mengetahui secara detail sejarah beroperasinya Ka Ekspres Mutiara Timur, dapat anda baca di website “hadiansyahrizqi@yahoo.com”

  32. Berkut seperti yang pernah saya janjikan untuk mengupas kejayaan “Keretaapi Patas Argopuro” trayek Yk – Jr lewt SB

    Jadi jelasnya Ka Patas Argopuro beroperasi hampir bersamaan dengan keretaapi patas yang ada di Jawa. Interior Ka Patas Argopuro sama dengan interior Ka Patas Tumapel Sb – Ml yang ditarik dengan lokomotif seri BB 301 atau BB 203 dengan warna rangkaian Biru bergaris tengah putih. Tentu didampingi dengan petugas pramugari dengan ilustrasi lagu2 Indonesia yang siap mengantar sampai dengan tujuan.
    Ka Patas Argopuro terdiri dari 6 rangkaian CW.

    Ka Patas Argopuro didalam perjalanannya berhenti mulai dari Stasiun Tugu Yogya – Klaten – Solo Balapan – Sragen – Madiun – Nganjuk – Kertosono – Jombang – Mojokerto – Sb. Gubeng – Sb. Kota.
    Sb – Kota – Sb. Gubeng – Sidoarjo – Bangil – Pasuruan – Probolinggo – Jember

    Itulah sekelumit gambaran Ka Patas Argopuro yang pernah berjaya dimasa PJKA yang tidak kita jumpai saat ini

  33. Semut ireng says:

    Kalau ingin tahu tentang depo lokomotip babat bisa http://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=30

  34. Semut ireng says:

    Maaf mas ralat sedikit untuk link melihat sedikit gambaran tentang stasiun dan dipo babat http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=3328&highlight=Babat+riwayatmu+kini.

  35. Adji Rahardjo says:

    Tahun ini saya ada kegiatan audit teknologi lokomotif yang obyeknya Balai Yasa Pengok dan depo Poncol. Intinya melihat sampai sejauh mana kesiapan PTKA dalam merawat dan menyediakan lokomotif untuk kenyamanan perjalanan KA di Indonesia. Moga moga hasilnya bisa membantu memajukan perkeretaapian di Indonesia.

  36. yudho says:

    Amien, semoga tambah membaik dari segi layanan dan kenyamanan.

  37. yudhos says:

    oke deh..kesana yuk

  38. martono says:

    wah kang menarik,,,nti saya sedangcoba buat web dipo jatinegara…..isinya tentang berbagai jenis lokomotif yang ada disana dan pemeliharaan p1.p3.p6 sampai p12 serta berita2 aktual and new flash about kereta api…hehehehehhedoian youuuuuuuuuoooo..hehehehehehe

  39. yudho says:

    Bravo mas Martono, salam kenal..saya tunggu ya..

  40. hery kurniawan says:

    untuk semua pegawai dipo lok jng….terima kasih atas bimbinganyaatas pelaksanaan praktek kerja lapangan…..untuk kpal bengkel bpk.sadiono dan kepala dipo lok jng bpk.sugiyono

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: