Posted by: yudhos | May 13, 2008

Supply Chain Management

Supply chain merupakan suatu sistem dimana organisasi/perusahaan
menyalurkan produk yang dapat berupa barang maupun jasa kepada para
pelanggannya. Dalam proses ini tentu tidak semudah yang dibayangkan,
mungkin jika anda hanya mengambil sebuah ruang lingkup yang kecil atau
boleh jadi sebuah usaha bisnis yang sederhana konsep supply chain tidak
akan begitu terasa berat, contoh toko sembako, toko kelontong dan lain
sebagainya, meskipun mereka termasuk dalam lingkungan supply chain
namun tidak ada keterlibatan khusus dalam pengambilan keputusan
penyaluran barang atau jasa, hal ini tentu berbeda dengan perusahaan induk
yang tentunya harus memikirkan mulai dari hulu sampai ke hilir tentang
produksi hingga produk jadi dan sampai ke customer sehingga isu supply
chain akan sangat terasa di organisasi ini.
Dalam supply chain elemen yang terlibat bukanlah hanya dalam internal
organisasi atau perusahaan, tetapi merupakan sebuah hubungan/ network
yang sangat luas dan beragam, sehingga dengan keragaman tersebut
masalah yang muncul semakin kompleks, untuk dapat memahami tentang
pengelolaan supply chain atau yang biasa disebut supply chain management
kita harus melihat kepada definisi berikut :
“supply chain management is the coordination of all supply chain activities of an
organization from its suppliers and partners to its customers” (Dave Chaffey)
Dari definisi diatas dapat dengan jelas telihat bahwa supply chain
management merupakan koordinasi dari aktifitas aktifitas yang ada pada
sebuah organisasi dengan melibatkan suppliers dan rekanan lainya dengan
tujuan untuk menghantarkan kepada customer. Dalam proses penghantaran
maupun produksi dalam supply chain ada keterlibatan logistik yang perlu di
perhatikan,tidak akan sempurna sebuah konsep manajemen supply chain
tanpa melibatkan isu logistik di dalamnya, sehingga untuk melengkapi
definisi pertama ditambahkan pengertian kedua sebagai berikut :
‘Supply chain management is a set of approaches utilized to efficiently integrate
suppliers, manufacturers, warehouses, and stores, so that merchandise is
produced and distributed at the right quantities, to the right locations, at the right
time, in order to minimize systemwide costs while satisfying service level
requirement’ (David Simchi-Levi)
David Simchi et al, berpendapat bahwa manajemen supply chain
adalah sekumpulan dari pendekatan tentang utilisasi yang efisien dengan
menyatukan para supplier, manufaktur, gudang dan retail, sehingga akan
tercapai produk jual yang di produksi dan didistribusikan dengan jumlah
yang tepat, lokasi yang tepat pada waktu yang tepat.
Jika disimpulkan, dari pendapat kedua tersebut, ada sebuah benang
merah bahwa salah satu tujuannya adalah mencapai cost leadership dengan
model make to order sehingga biaya tidak membengkak karena
penumpukan barang sangat berlebih digudang, dan perencanaan produksi
kurang tepat dikarenakan permintaan tidak terprediksi dengan jelas.

untuk contoh komprehensif, silahkan berkunjung ke http://www.dell.com/techcenter


Responses

  1. saya mahasiswa teknik industri upi yai,yang sedang menjalani skripsi tentang pemetan aliran nilai.
    mohon bantuannya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: