Posted by: yudhos | May 19, 2008

IT Outsource paradigm

Outsource, sebagian kita tidak asing lagi mendengar istilah tersebut, outsource merupakan sebuah kegiatan yang mempercayakan sebuah proses terhadap pihak diluar perusahaan, sesuai dengan definisi outsource yang dikutip dari http://en.wikipedia.org/wiki/Outsourcing yaitu “ Outsourcing is subcontracting a process, such as product design or manufacturing, to a third-party company.[1] The decision to outsource is often made in the interest of lowering firm costs, redirecting or conserving energy directed at the competencies of a particular business, or to make more efficient use of labor, capital, technology and resources. Outsourcing became part of the business lexicon during the 1980s”, dari definisi outsource di atas terlihat bahwa outsource itu dilakukan atas dasar pertimbangan biaya dan kualitas, namun ada beberapa tentang kegiatan yang tidak bisa selamannya di outsource, yaitu core bisnis, apakah itu ? core bisnis merupakan inti dari rahasia bisnis perusahaan atau usaha anda, bagaimana mungkin anda bisa meng outsource kan inti bisnis anda yang pastinya akan menjadi senjata anda bersaing, lalu bgaimana dengan IT ? paradigma outsource sudah sangat terasa semenjak tahun 2003 di indonesia, banyak sekali bermunculan agensi yang menjual tenaga IT fresh graduate maupun professional, itulah sebabnya tidak heran jika begitu banyak perusahaan percaya pada para agensi ini, satu sisi bagi perusahaan mereka sangat untung akan hal tersebut, namun bagi para pekerja IT ada sedikit ketidak beruntungan tentang pasive income yang di dapatkan karena tipikal dari agensi ini hanya bersifat kontrak/ jangka pendek.

Cheers


Responses

  1. Ada beberapa penelitian bahwa dalam jangka panjang, total outsourcing IT mungkin dapan menurunkan produktivitas perusahaan, karena ketergantungan yang sangat tinggi. Selain itu, pertanggung-jawaban atas informasi rahasia perusahaan juga dipertanyakan dalam outsourcing IT/IS.

    http://ardialisa.blogstudent.mb.ipb.ac.id/

  2. Terima kasih atas informasi mengenai paradigma dari IT Outsorcing, bahwa outsource atas dasar pertimbangan biaya dan kualitas, namun ada beberapa tentang kegiatan yang tidak bisa selamannya di outsource, yaitu core bisnis.

  3. Terlihat dari tulisan yang Anda buat bahwa Anda sangat pro dengan penerapan outsourcing sistem informasi di perusahaan. Saya rasa outsourcing yang dilakukan tersebut juga masih memiliki berbagai kelemahan sehingga perlu disiasati oleh perusahaan sebelum dan sesudah terjadinya masalah yang ditimbulkan akibat penerapan hal tersebut.

  4. Pengembangan IT outsource, menurut saya masih memiliki kelemahan kelemahan sehingga perlu ada pengembangan dalam mensiasati IT outsource

  5. Perlu pertimbangan yang matang dari sisi kompleksitas SI yg akan dibangun, ketersediaan tenaga SI/TI internal dan kemampuannya, serta biaya sebelum perusahaan memutuskan apakah akan melakukan outsourcing atau insourcing


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: