Posted by: yudhos | October 14, 2008

Pengantar Teknologi Informasi Sesi 5

Abstraksi :

Software Aplikasi dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan user, software berevolusi untuk melengkapi kekurangan yang ada, sehingga performa terbaik dapat diraih. evolusi software ditandai dengan identitas khusus pada setiap produk. untuk lebih jelasnya silahkan unduh file pada link berikut –> pengantar-teknologi-informasi-sesi-5


Responses

  1. pak kmrn tgsnya yg d suruh nyari JAVA,PHP,NET.
    Di baca ja pa hrs di kirim???

  2. Istilah komputer pribadi atau PC mempunyai beberapa arti:

    * Istilah umum yang merujuk pada komputer yang dapat digunakan dan diperoleh orang dengan mudah.
    * Istilah umum yang merujuk kepada mikrokomputer yang sesuai dengan spesifikasi IBM.
    * Komputer pribadi yang pertama kali dikeluarkan oleh IBM dan secara tidak langsung mencetuskan penggunaan istilah PC (Personal Computer) – lihat PC IBM.

    Generasi mikrokomputer yang pertama hanya dijual dalam jumlah kecil kepada orang yang mampu membeli(membuat dan merakit sendiri), dan mengoperasikannya, yaitu: para insinyur dan penggemar bidang elektronika. Mikrokomputer generasi kedua lebih dikenal sebagai komputer rumah (home computer).

    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  3. Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

    Sejarah

    Istilah komputer pribadi pertama kali digunakan di majalah New Scientist pada tahun 1964 dalam artikel berseri yang berjudul “The World in 1984” (Dunia pada Tahun 1984). Dalam “The Banishment of Paper Work” (Hilangnya Pekerjaan Tulis-Menulis), Arthur L. Samuel dari Pusat Penelitian Watson (Watson Research Center) nya IBM menulis, “Meskipun mungkin saja kita dapat memperoleh pendidikan di rumah melalui PC orang tersebut sendiri, sifat asli manusia tetap tak akan berubah.”

    Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70an. Namun begitu, ia tidak berkemampuan tinggi, dan kurang cakap dibandingkan dengan komputer bisnis (Business Computer) pada waktu itu, sehingga hanya digunakan oleh peminat komputer, atau hanya untuk permainan elektronik serta penggunaan bulletin board system. Seperti pada komputer modern di era chip silikon PC menggunakan mikrokomputer sebagai Unit Pemroses Pusat . Mikroprosesor yang pertama dipakai pada PC IBM adalah Intel4004 yang dikeluarkan pada 15 November 1971.

    Mikrokomputer menjadi alat perniagaan ketika program spreadsheet VisiCalc diluncurkan untuk mesin Apple II, dan kemudian untuk kelompok 8-bit Atari, Commodore PET, dan PC IBM yang menjadi program aplikasi terpopuler. Pada sekitar tahun 1980an, harga komputer pribadi yang rendah menjadi sebab utama kepopularannya untuk kegunaan di rumah serta bisnis. Pada tahun 1982, majalah Time memberikan “Komputer Pribadi” gelar “Man of the Year”.

  4. stilah komputer pribadi atau PC mempunyai beberapa arti:

    * Istilah umum yang merujuk pada komputer yang dapat digunakan dan diperoleh orang dengan mudah.
    * Istilah umum yang merujuk kepada mikrokomputer yang sesuai dengan spesifikasi IBM.
    * Komputer pribadi yang pertama kali dikeluarkan oleh IBM dan secara tidak langsung mencetuskan penggunaan istilah PC (Personal Computer) – lihat PC IBM.

    Generasi mikrokomputer yang pertama hanya dijual dalam jumlah kecil kepada orang yang mampu membeli(membuat dan merakit sendiri), dan mengoperasikannya, yaitu: para insinyur dan penggemar bidang elektronika. Mikrokomputer generasi kedua lebih dikenal sebagai komputer rumah (home computer).

    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  5. Sejarah

    Istilah komputer pribadi pertama kali digunakan di majalah New Scientist pada tahun 1964 dalam artikel berseri yang berjudul “The World in 1984” (Dunia pada Tahun 1984). Dalam “The Banishment of Paper Work” (Hilangnya Pekerjaan Tulis-Menulis), Arthur L. Samuel dari Pusat Penelitian Watson (Watson Research Center) nya IBM menulis, “Meskipun mungkin saja kita dapat memperoleh pendidikan di rumah melalui PC orang tersebut sendiri, sifat asli manusia tetap tak akan berubah.”

    Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70an. Namun begitu, ia tidak berkemampuan tinggi, dan kurang cakap dibandingkan dengan komputer bisnis (Business Computer) pada waktu itu, sehingga hanya digunakan oleh peminat komputer, atau hanya untuk permainan elektronik serta penggunaan bulletin board system. Seperti pada komputer modern di era chip silikon PC menggunakan mikrokomputer sebagai Unit Pemroses Pusat . Mikroprosesor yang pertama dipakai pada PC IBM adalah Intel4004 yang dikeluarkan pada 15 November 1971.

    Mikrokomputer menjadi alat perniagaan ketika program spreadsheet VisiCalc diluncurkan untuk mesin Apple II, dan kemudian untuk kelompok 8-bit Atari, Commodore PET, dan PC IBM yang menjadi program aplikasi terpopuler. Pada sekitar tahun 1980an, harga komputer pribadi yang rendah menjadi sebab utama kepopularannya untuk kegunaan di rumah serta bisnis.

    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  6. 1.Ms.vista
    Microsoft berencana akan merilis service pack yang baru untuk Office 2007, antara bulan Februari hingga April 2009. Menurut Microsoft Office Sustained Engineering Team, pihalnya telah secara lugas dan transparan mengabarkan hal ini sesuai permintaan pelanggan, mengingat pada peluncuran system operasi Office 2003 SP3 dan Office 2007 SP1, Microsoft juga memberikan pelayanan yang sama.

    Tim Microsoft tersebut kemudian membeberkan sedikit detail dari fitur baru Office 2007 SP2. Seperti contoh performance outlook dan improvisasi perbaikan calendar, dan juga menambah model object yang digunakan untuk Power Point dan dokumen Word. Chart untuk aplikasi Excel juga akan ditambah dengan fitur baru. Office 2007 SP2 ini juga akan support dengan kriptografi yang akan selalu di-update sehingga software tersebut akan support dengan semua algoritma kriptografi dari system oeprasi tersebut.

    Selain itu, juga terdapat sebuah tool dari sistem administrator untuk meng-uninstall software Office 2007 SP2 tersebut, terutama jika terjadi konflik software. Sedangkan bagian Enterprise Content Management juga semakin ditingkatkan, seperti proses status approval dari Office Project Web Access ke Office Project Professional 2007. Sementara SharePoint Services juga akan ditulis dalam kode baru.

    “Microsoft mengembangkan service pack kedua ini untuk Windows Vista (Windows Vista SP2) dan Windows Server 2008. Service pack merupakan bagian dari lingkaran kehidupan software, sesuatu yang kami buat untuk semua produk Microsoft sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus melanjutkan improvisasi, dan hal tersebut adalah sudah standard-nya. Kami akan membagikan detailnya lebih lengkap pada beberapa bulan mendatang.

    2.software yang free
    menurut saya : software yang free adalah software yang harus di update kurang lebih 2 minggu kalau tidak diupdate software tersebut tidak berfungsi lagi,kalau software yang proprietary saya kurang tahu tahu pak..^_^

  7. 1.jenis software yang terdapat pada Laptop :

    1. Microsoft Office adalah sebutan untuk paket aplikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang terkenal adalah Excel, Word dan Powerpoint.

    2. Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

    Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.

    Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

    3. Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan terakhir ini adalah Adobe Photoshop CS3 (Creative Suite).

    Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

    2. Dukungan software yang free

    Perangkat lunak bebas
    Perangkat lunak bebas (Inggris: free software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation [1] yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun.
    Untuk menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983, bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna komputer.
    Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi.
    Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti “perangkat lunak sumber terbuka” (open-source software), “software libre”, “FLOSS”, dan “FOSS”.
    Dewasa ini umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun/dikembangkan oleh suatu paguyuban terbuka. Anggota-anggota paguyuban tersebut umumnya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak tersebut.
    Sejarah
    Pada 1950-an, 1960-an dan 1970-an, suatu perangkat lunak dapat dibagi penggunaannya secara bebas oleh pengguna-pengguna komputer. Industri perangkat keras sangat diuntungkan karena dengan dibuatnya suatu perangkat lunak yang berjalan di atas perangkat keras yang mereka buat, menjadikan perangkat keras mereka berguna. Pada 1970-an dan akhir 1980-an, perusahaan-perusahaan pembuat perangkat lunak mulai menggunakan hak cipta untuk melarang penggunaan perangkat lunak berbagi, dan mulai menyebarkan perangkat lunak dalam format biner (format terkompilasi) dan bukannya dalam kode sumber untuk mencegah perangkat lunak untuk dapat dipelajari atau dimodifikasi.
    Pada 1983, Richard Stallman meluncurkan proyek GNU setelah merasa frustasi dengan efek yang ditimbulkan dari perubahan budaya industri komputer dan pengguna-penggunanya. Pengembangan perangkat lunak sistem operasi GNU dimulai pada Januari 1984, dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas (FSF) didirikan pada Oktober 1985. Ia memperkenalkan definisi perangkat lunak bebas dan “copyleft”, yaitu sebuah model lisensi yang memastikan kebebasan dalam hal penggunaan perangkat lunak bebas bagi semua orang.[2]
    Perangkat lunak bebas merupakan upaya besar dari dunia internasional untuk menghasilkan perangkat lunak yang digunakan oleh individu, perusahaan besar dan lembaga pemerintah. Perangkat lunak bebas memiliki penetrasi pasar yang tinggi dalam aplikasi server Internet seperti Apache HTTP Server, sistem basisdata MySQL, dan bahasa skrip PHP. Paket besar perangkat lunak bebas juga tersedia seperti GNU/Linux dan FreeBSD. Pengembang-pengembang perangkat lunak bebas juga telah membuat versi bebas dari aplikasi-aplikasi dekstop yang umum digunakan seperti penjelajah web, paket perkantoran dan pemutar multimedia. Tetapi perlu dicatat bahwa dalam banyak kategori, perangkat lunak bebas yang digunakan untuk pengguna-pengguna individu atau pengguna rumahan hanya memiliki porsi kecil dari pasar yang lebih banyak dikuasai oleh perangkat lunak berbayar. Kebanyakan perangkat lunak bebas didistribusikan secara online dan gratis, atau secara off-line dengan dikenai sejumlah biaya untuk distribusi.
    Keuntungan ekonomis dari model perangkat lunak bebas telah diakui oleh beberapa perusahaan besar seperti IBM, Red Hat, dan Sun Microsystems. Banyak perusahaan yang bisnis intinya tidak berada dalam sektor teknologi informasi memilih perangkat lunak bebas sebagai solusi Internet mereka karena investasi yang rendah dan kebebasan untuk kustomisasi.
    [sunting] Contoh perangkat lunak bebas
    Beberapa perangkat lunak bebas yang dikenal secara internasional:
    • Sistem operasi: GNU/Linux, BSD, Darwin, dan OpenSolaris
    • Kompilator GCC, GDB debugger dan C libraries
    • Server: BIND name server, Sendmail mail transport, Apache HTTP Server, dan Samba file server
    • RDBMS: MySQL dan PostgreSQL
    • Bahasa pemrograman: Perl, PHP, Python, Ruby dan Tcl
    • GUI: X Window System, GNOME, KDE, dan Xfce
    • Paket perkantoran OpenOffice.org, Mozilla dan penjelajah web Firefox serta penyunting grafis GIMP
    • Sistem dokumen TeX dan LaTeX
    • Alat bantu UNIX untuk otomatisasi skrip dan pengujian: Expect
    • Alat bantu UNIX untuk layanan pemantauan jaringan: Nagios
    • Sistem manajemen konten MediaWiki
    • ogg: tipe berkas perangkat lunak bebas yang fungsinya menyerupai MP3 atau MP4
    • Lihat pula: Kategori:Perangkat lunak bebas
    Direktori Perangkat Lunak Bebas (Free Software Directory) adalah proyek dari Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan UNESCO yang memantau basisdata yang besar dari perangkat lunak bebas.
    Definisi
    Untuk membantu membedakan antara perangkat lunak bebas dan perangkat lunak gratis, Richard Stallman, pendiri gerakan perangkat lunak bebas, menjelaskan: “Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya, Anda harus memikirkan ‘bebas’ seperti dalam “kebebasan berpendapat”, bukan ‘bebas’ dalam “bir gratis”..[3]
    Menurut Richard Stallman dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas, suatu perangkat lunak dikatakan perangkat lunak bebas jika pengguna yang menerima salinan perangkat lunak tersebut memiliki empat kebebasan yaitu:
    • Kebebasan 0: Bebas untuk menjalankan perangkat lunak untuk tujuan apapun.
    • Kebebasan 1: Bebas untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak.
    • Kebebasan 2: Bebas untuk menyalin perangkat lunak, sehingga Anda dapat membantu tetangga Anda.
    • Kebebasan 3: Bebas untuk memajukan perangkat lunak, dan merilisnya ke publik, sehingga komunitas dapat menikmati keuntungan tersebut.
    Kebebasan 1 dan 3 membutuhkan akses atas kode sumber, karena tidak mungkin untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak tanpa kode sumbernya.
    Kelompok lainnya telah mempublikasikan definisi lain yang menggambarkan hal yang hampir sama tentang perangkat lunak bebas. Panduan Perangkat Lunak Bebas Debian (Debian Free Software Guidelines) dan Definisi Sumber Terbuka (Open Source Definition) adalah contohnya.
    Penamaan
    Beberapa pengguna menggunakan istilah “libre” untuk menghindari disambiguasi dari kata free. Istilah tersebut kebanyakan ditemui di gerakan perangkat lunak bebas.
    Istilah lainnya yang digunakan adalah “perangkat lunak sumber terbuka” (“open source software”) yang tercantum dalam Panduan Perangkat Lunak Bebas Debian yang dibuat pada tahun 1998
    Lisensi
    Baik Yayasan Perangkat Lunak Bebas maupun Inisiatif Sumber Terbuka mempublikasikan daftar lisensi yang cocok dengan definisi perangkat lunak bebas dan perangkat lunak sumber terbuka. (Lihat: Daftar lisensi perangkat lunak yang disetujui FSF dan Daftar lisensi perangkat lunak yang disetujui OSI).
    Beberapa lisensi perangkat lunak bebas yang umumnya dipakai adalah:
    • GNU General Public License
    • GNU Lesser General Public License
    • BSD License
    • Mozilla Public License
    • MIT License
    • Apache License
    Lisensi permisif dan copyleft
    FSF mengelompokkan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas ke dalam:
    • Lisensi-lisensi copyleft, adalah GNU General Public License yang paling menonjol. Lisensi-lisensi ini mengakui hak cipta oleh penciptanya dan mengijinkan pendistribusian dan modifikasi dengan beberapa syarat yang memastikan bahwa semua versi yang telah dimodifikasi tetap bebas selama waktu yang diinginkan penciptanya.
    • Lisensi-lisensi BSD, dimana umumnya perangkat lunak yang berlisensi ini didistribusikan dengan sistem operasi BSD. Penciptanya memegang hak cipta dan mengharuskan atribusi pada versi-versi yang dimodifikasi, tetapi tetap mengijinkan pendistribusian dan modifikasi selama waktu yang diinginkan penciptanya.
    • Perangkat lunak domain publik – Pencipta meninggalkan hak ciptanya. Karena perangkat lunak domain publik tidak memiliki perlindungan hak cipta, perangkat lunak lisensi ini dapat secara bebas digunakan dalam bentuk apapun termasuk ke dalam bentuk berbayar. Penciptanya dalam kondisi apapun tidak bisa lagi menetapkan pembatasan-pembatasan apapun setelah dirilis dan diedarkan.
    Dampak
    Perangkat lunak bebas memainkan sejumlah peranan dalam pengembangan Internet, World Wide Web dan infrastruktur dari perusahaan-perusahaan dot-com. Perangkat lunak bebas menyebabkan pengguna-pengguna dapat bekerja sama dalam memperbaiki dan memajukan program yang mereka gunakan sehingga menjadikan perangkat lunak bebas sebagai barang publik dan bukannya barang pribadi.
    Dalam model bisnis perangkat lunak bebas, pembuat dapat mengenakan biaya untuk distribusi dan menawarkan dukungan berbayar serta kustomisasi perangkat lunak. Perangkat lunak tak bebas (proprietary software) menggunakan model bisnis yang berbeda, di mana pengguna harus membayar lisensi sebelum dapat menggunakan perangkat lunak. Terkadang beberapa jenis dukungan purna jual termasuk dalam lisensi perangkat lunak tak bebas tersebut, tetapi tidak banyak perangkat lunak berbayar mengenakan biaya tambahan untuk dukungan.
    Perangkat lunak bebas pada umumnya tersedia secara gratis atau dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan harga perangkat lunak tak bebas. Dengan perangkat lunak bebas, pebisnis dapat menyesuaikan perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan dengan mengubah perangkat lunak. Perangkat lunak bebas pada umumnya tidak memiliki garansi dan tidak mengenakan kewajiban legal kepada siapa pun. Walaupun demikian, garansi terkadang dibuat antara dua belah pihak tergantung perangkat lunak dan penggunaannya berdasarkan persetujuan terpisah dari lisensi perangkat lunak bebas yang bersangkutan.
    Banyak pihak memperdebatkan segi keamanan dari perangkat lunak bebas yang dianggap lebih rentan dari perangkat lunak berbayar. Pihak pengguna perangkat lunak bebas mengklaim angka celah keamanan perangkat lunak bebas yang lebih banyak dibandingkan celah keamanan yang ditemukan pada perangkat lunak berbayar disebabkan karena kode sumber perangkat lunak bebas dapat diakses siapa pun termasuk pihak-pihak yang menggunakannya secara ilegal. Mereka juga mengklaim walaupun perangkat lunak berbayar tidak mempublikasikan celah keamanan, tetapi celah tersebut ada dan kemungkinan diketahui oleh para peretas. Di segi lain, ketersediaan kode sumber dari perangkat lunak bebas menyebabkan banyak pengguna dapat menganalisa kode sumber tersebut dan menjadikan tingkat kemungkinan tinggi bagi seseorang untuk menemukan suatu celah dan membuat perbaikannya.
    Kontroversi
    Kode sumber terbuka merupakan keharusan dalam perangkat lunak bebas. Ada beberapa kontroversi yang disebabkan oleh beberapa bagian dari perangkat lunak bebas yang bertentangan dengan semangat kode sumber terbuka:
    Binary blobs
    Pada tahun 2006, OpenBSD memulai kampanye pertama menentang penggunaan binary blobs, binary large objects, dalam kernel. Blobs merupakan device driver yang secara didistribusikan secara bebas untuk perangkat keras dimana kode sumbernya tidak dirilis oleh pembuatnya. Hal ini membatasi kebebasan pengguna untuk mengubah perangkat lunak tersebut. Blobs juga tidak didokumentasikan dan dapat memiliki bug, sehingga memiliki risiko keamanan terhadap kernel yang menggunakannya. Sasaran dari kampanye menentang blobs adalah untuk mengumpulkan dokumentasi perangkat keras yang dapat mendukung pengembang untuk menulis driver yang bebas.
    Isu blobs dalam kernel Linux dan device driver lainnya memotivasi beberapa pengembang di Irlandia untuk meluncurkan gNewSense, sebuah distro Linux yang tidak memiliki binary blobs. Proyek ini menerima dukungan dari FSF.
    BitKeeper
    BitKeepeer adalah sebuah perangkat lunak pengontrol versi buatan Larry McVoy. Ia kemudian membuat proyek-proyek perangkat lunak bebas yang menggunakan BitKeeper, dengan maksud untuk menarik para pengguna. Pada tahun 2002 sebuah keputusan kontroversial dibuat untuk menggunakan BitKeeper dalam pengembangan kernel Linux yang notabene merupakan proyek perangkat lunak bebas. Berikut kutipan dari sebuah tulisan di Newsforge oleh Richard Stallman yang menggambarkan kenapa ini menjadi sumber utama kontroversi.
    Gerakan perangkat lunak bebas telah mengatakan “Pikirkan kebebasan berpendapat, dan bukannya bir gratis” selama 15 tahun. McVoy mengatakan hal yang sebaliknya; ia mengundang para pengembang untuk memfokuskan pada kurangnya harga dan bukannya kebebasan. Aktivis perangkat lunak bebas seharusnya meninggalkan ide ini, tetapi beberapa orang dalam komunitas kita yang menilai keuntungan teknis di atas kebebasan dan komunitas terpengaruh olehnya….
    Sebuah kernel bebas, bahkan sebuah sistem operasi secara keseluruhan, tidaklah cukup untuk menggunakan komputer Anda secara bebas; kita membutuhkan perangkat lunak bebas untuk hal-hal lainnya. Aplikasi bebas, driver bebas, BIOS bebas: beberapa proyek tersebut menghadapi kendala besar — yaitu kebutuhan untuk melakukan rekayasa terbalik atau menekan perusahaan agar membuat dokumentasi yang diperlukan, atau untuk bekerja dalam ancaman paten. Kesuksesan membutuhkan kekuatan dan determinasi. Kernel yang lebih baik tentu saja dibutuhkan, tetapi tidak atas suatu harga yang akan melemahkan kekuatan untuk membebaskan dunia perangkat lunak yang tersisa.” [4]
    Sehubungan dengan rekayasa terbalik atas protokol-protokol BitKeeper yang dilakukan kemudian, McVoy akhirnya menarik penggunaan gratis untuk proyek-proyek perangkat lunak bebas.
    Kesepakatan paten
    Pada November 2006, Microsoft dan Novell mengumumkan sebuah kerjasama kontroversial yang antara lain berisi tentang proteksi paten untuk beberapa pelanggan Novell dalam beberapa kondisi tertentu. [5]

    Dukungan software yang proprietary

    Pada pendekatan pengembangan OSS ini, pengembangan sistem aplikasi dilakukan sendiri oleh internal dengan menggunakan sumber daya (aplikasi dan SDM/innovator) yang dimiliki, dalam konteks pengguna disini adalah network and service providers (telcos operators). Dari hasil pengamatan pemilihan pengembangan sistem yang dilakukan secara in-house merupakan suatu solusi yang baik dipergunakan apabila didukung oleh kemampuan yang memadai. Pembuatan solusi melalui cara ini memerlukan usaha dalam hal kebutuhan keahlian, pengalaman, sumber daya yang dimiliki, waktu yang tersedia, dan komitmen pihak manajemen untuk mendukung penerapan dan pemberdayaan sistem yang dikembangkan tersebut. Faktor penentu yang sifatnya dari luar seperti tuntutan penerapan OSS dalam waktu yang singkat dan mempunyai nilai tambah terhadap layanan yang diberikan sangat menentukan kelayakan untuk memutuskan pengembangan melalui solusi ini.

    Pada akhirnya keputusan solusi yang diambil tentunya harus didasarkan dari beberapa faktor diatas serta dianalisa dan diambil berdasarkan keputusan yang paling menguntungkan dari aspek pengguna (operator), yang dalam hal ini harus berdasarkan trade-off antara keuntungan dengan kerugian dilihat dari aspek seperti besar biaya yang diperlukan, waktu yang diperlukan untuk implementasi, sumber daya yang dimiliki, kesiapan aplikasi OSS eksisting, nilai tambah yang diberikan, dan faktor-faktor lain yang diperlukan.

    Beberapa keuntungan dari internal development adalah:

    v Biaya relatif lebih murah, karena mulai dari pengembangan skenario operasi (management operation scenario), pendefinisian persyaratan, desain, pengembangan, testing dan quality assurance, sampai implementasi dilakukan oleh resource internal.

    v Independen terhadap vendor tertentu, sehingga sangat memenuhi akan kebutuhan pengguna akan sistem aplikasi yang upgradable, modular, expandable, dan flexible, terutama untuk biaya dukungan pasca implementasi akan lebih efisien karena tetap dipelihara secara internal

    v Proses integrasi lebih lancar, dikarenakan vendor cenderung lebih terbuka kepada pihak netral seperti operator/service providers. Akan berbeda situasinya bila pengembangan atau penyedia solusi dari vendor lain apalagi dari kompetitor langsung vendor tersebut

    v Meningkatkan kompetensi SDM internal, dengan mempunyai pengalaman dan keahlian untuk mengembangkan solusi suatu OSS akan dapat diperluas untuk area pengembangan system aplikasi OSS lainnya

    Sedangkan kekurangan dari internal development adalah:

    v Waktu implementasi relatif lebih lama, dengan timeframe koordinasi antar kegiatan, pendefinisian persyaratan, terutama pada saat tahap pengembangan dan uji coba integrasi/interoperability.

    v Usaha yang sangat besar, karena mengerjakan semua aplikasi OSS secara internal (Fulfillment, Billing system, dan Assurance) adalah pekerjaan yang sangat besar dan sulit dan sangat membutuhkan sumber daya dalam jumlah yang besar pula.

    v Kehandalan sistem belum teruji, karena akan banyak proses evaluasi, uji trial & error, perbaikan dan pengembangan lebih lanjut

    v Memakan banyak resource SDM yang kompeten khususnya di bidang IT, untuk terlibat dalam tim mulai dari perancangan, pengembangan, implementasi, sampai dengan pemeliharaan.

    v Membutuhkan komitmen dan dukungan manajemen terhadap kebijakan organisasi, karena opsi pengembangan internal ini mempunyai resiko yang sangat besar bila tidak berhasil maka target rencana perusahaan mengenai kelengkapan fasilitas aplikasi IT untuk operasional dan pemeliharan tidak akan tercapai tepat waktu (mempengaruhi daya kompetitif perusahaan).

    OSS Komersial (COTS Procurement)

    Pendekatan pengembangan ini berbentuk total paket sistem aplikasi OSS yang dihasilkan oleh satu atau lebih vendor software atau dengan melibatkan juga unit atau perusahaan yang berperan sebagai system integrator. Para vendor atau pengembangan tersebut mengembangkan produk dimana produk tersebut sudah meliputi seluruh aspek komponen aplikasi OSS yang diperlukan untuk proses manajemen operasional telekomunikasi (Fulfillment, Billing system, dan Assurance). Integrasi setiap komponen (mediasi dengan aplikasi OSS) dilakukan didalam sistem yang ditawarkan dan sudah direncanakan secara proprietary oleh para vendor tersebut. Dengan demikian operator seperti TELKOM tidak memerlukan rincian spesifikasi antarmuka untuk keperluan integrasi tetapi lebih kepada rincian kebutuhan teknis perangkat secara keseluruhan dalam arti kemampuan diintegrasikan dengan sistem informasi majamen lain seperti untuk hubungan dengan sistem Customer Care, Sistem Manajemen Fraud, Billing System, dsb. Vendor yang memberikan solusi ini akan memberikan rincian kemampuan aplikasi OSS yang sudah dikembangkan sebelumnya didalam kemampuan dan fungsi-fungsi aplikasi yang diberikan oleh perangkat. Dengan demikian biasanya keterlibatan secara aktif user menentukan kemampuan sistem perangkat sangat terbatas.

    Oleh karena itu proses yang sangat berperan dalam mengembangkan aplikasi OSS dengan solusi ini adalah seberapa jauh vendor dapat melakukan kustomisasi produk untuk memenuhi spesifik kebutuhan user. Selanjutnya mengenai kelancaran bantuan permasalahan operasi dan kebutuhan pemeliharaan akan sangat bergantung kepada vendor yang akan dilakukan melalui mekanisme pelayanan jasa yang biasanya ditentukan sebelumnya dalam paket kontrak pembelian perangkat.

    Beberapa keuntungan dari penggunaan OSS komersial atau Commercial Off-The-Shelf (COTS):

    v Waktu pengembangan dan implementasi relatif lebih cepat, karena komponen solusi OSS yang sudah jadi dan siap ada di pasaran.

    v Dengan adanya contract specification agreements (interface definitions) yang sudah terstandarisasi dengan jelas akan mempercepat proses testing integrasi dan sangat membantu dalam plug and play operation.

    v Secara dinamis dapat melakukan perubahan proses bisnis dengan adanya pemanfaatan external workflow engine, hal ini juga dikaitkan dengan adanya kebutuhan untuk merubah regulasi dan policy terhadap system aplikasi sehingga sistem dapat lebih mudah dan cepat untuk direkonfigurasi.

    v Kehandalan sistem sudah teruji dengan skala implementasi yang besar, yang tentunya dengan persyaratan adanya proses seleksi ketat terhadap kualitas produk dari vendor aplikasi OSS yang akan diikutsertakan.

    v Efisien dalam pemanfaatan resource SDM, pengguna hanya dikonsentrasikan/ fokus untuk operasi dan pemeliharaan aplikasi saja.

    v Resiko proyek lebih kecil dari sisi operator, karena adanya risk sharing/mitigation dengan pihak-pihak yang lebih kompeten dan berpengalaman di bidangnya yaitu para vendor penyedia solusi OSS dan system integrator.

    Sedangkan beberapa sisi kelemahan dari penggunaan OSS komersial atau Commercial Off-The-Shelf (COTS) adalah:

    v Biaya sudah jelas pasti jauh lebih mahal, karena sebagian besar proses pengembangan dilakukan oleh pihak vendor atau system integrator. Selain itupula akan melibatkan multi party yang akan menyediakan berbagai aplikasi OSS sesuai framework eTOM.

    v Ketergantungan terhadap vendor tertentu yang juga akan membawa konsekuensi biaya untuk setiap kebutuhan pengguna dalam hal upgradability, modularity, expandability, dan flexibility.

    v Proses integrasi terkadang tidak dapat berjalan lancar, terutama bila disebabkan dengan belum adanya standarisasi untuk contract specification agreement (interface definition) yang harus diacu oleh pihak-pihak yang produk aplikasinya akan diintegrasikan.

    v Kelemahan pendefinisian requirement system dari user akan mengakibatkan salah dalam pemilihan COTS, sehingga kemampuan COTS tidak sesuai dengan yang diharapkan

    Pemilihan Platform dan Komponen

    OSS dengan Proprietary Software Component

    OSS dengan menggunakan komponen proprietary bisa dikategorikan sebagai model software yang dibangun dari beberapa entitas komersial, dan memerlukan biaya lisensi kepada pengguna atau customernya. Terminologi proprietary bisa juga dikatakan tidak terbuka (tertutup) sehingga komponen proprietary yang di-assemble dalam membangun sebuah OSS juga dengan sendirinya menerapkan biaya tersendiri bagi pengembangnya. Biaya pengembangan atau R&D yang tidak kecil inilah yang membuat OSS komersial juga terkesan mahal. Namun pengembang atau penyedia software juga biasanya selalu membungkus biaya lisensi penggunaan dengan menyediakan bantuan teknis, pelatihan, dan updates/patches serta layanan lainnya yang diperlukan customer. Source code dari OSS komersial dapat tersedia untuk pengguna tertentu melalui lisensi atau perjanjian khusus (tidak akan dipublikasikan kepada umum atau dimodifikasi tanpa ada persetujuan license-owner).

    Produk OSS dalam bentuk software komersial telah lama berada di pasaran untuk menawarkan pelanggannya berbagai macam fungsional komputasi dan dukungan untuk peningkatan produktivitas dalam skala besar. OSS komersial juga dapat dibangun dengan 2 pendekatan: generic atau customizable. OSS yang dapat dikastemisasi saat ini lebih dibanyak disukai terutama untuk perusahaan besar karena lebih dapat fleksibel dan akomodatif menjawab kebutuhan. Karena itu biaya R&D untuk membangun OSS yang menggunakan komponen proprietary juga sangat besar karena mereka selalu berusaha membuat OSS software yang semakin inovatif dengan artian semakin mudah digunakan (karena pengguna cenderung tidak mau terlalu dipersulit dengan metode teknis yang kompleks), kaya akan berbagai macam fungsi, dan memenuhi persyaratan performansi dan reliabilitas.

    Sedangkan dari perspektif pelanggan, nilai yang mereka dapatkan dengan menggunakan produk OSS software komersial biasanya mempunyai korelasi dengan licensing fee, software functionality dan product support. Selain itupula pelanggan dapat mengandalkan vendornya untuk dukungan penuh dan akuntabilitas terhadap kualitas serta pengembangan produk OSS selanjutnya. Khususnya isu tentang akuntabilitas software tersebut masih menjadi handicap bagi OSS software yang dibangun berdasarkan open source (tidak adanya pemilik yang jelas dari open source).

    OSS berbasis Open Source Software

    Seperti yang kita ketahui bahwa software open source adalah model software yang lisensi/royaltinya bebas untuk setiap pengguna, untuk bebas dalam melakukan redistribusi, modifikasi dan penambahan. Namun saat ini sudah makin banyak pula vendor software yang berbasiskan open source yang menyediakan berbagai macam layanan (training support, updates/kastemisasi dll) atau bahkan model software licensing di dalam suatu kesepakatan komersial, walaupun revenue yang mereka dapatkan tidak akan sebesar OSS dengan software yang menggunakan proprietary source code. Semangat dari komunitas open source adalah bahwa software seharusnya dapat dipergunakan siapa saja secara bebas, dan revenue tidak dapat dieksploitasi dari penjualan software saja. Walaupun sifat komunitas ini lebih pada sukarela tapi saat ini makin banyak kontribusi dan kolaborasi dari para programmer open source yang selalu ingin meningkatkan kualitas software source code agar dapat dipergunakan atau dijadikan referensi oleh masyarakat luas. Perusahaan software komersial juga berkontribusi kepada komunitas open source dalam hal menyediakan waktu para programmernya untuk membangun beberapa program yang berbasis open source code, misalnya Real Networks dengan Helix project, SAP dengan release OpenDB dan Microsoft dengan Shared Source Licensing Program (seperti Windows CE), dan Apple MacOSX. Sehingga terlihat jelas pendekatan yang akan diambil oleh customer: menggunakan OSS software dengan proprietary component dengan dukungan penuh dari vendor nya, atau menggunakan open source software yang memberikan kebebasan untuk modifikasi software namun dengan dukungan terbatas (akuntabilitas tidak sebesar OSS vendor proprietary). Biasanya pengguna open source software adalah dari kalangan akademik/riset atau korporasi yang memang mempunyai sumber daya dalam hal kemampuan pemrograman.

    Bila OSS komersial (COTS) sudah banyak pemain/vendor yang berpengalaman dalam menawarkan solusi (dari vendor perangkat telekomunikasi seperti Siemens, Alcatel, Huawei atau IT solutions providers seperti Clarity, Agilent, HP), tidak demikian halnya dengan OSS berbasis open source. Untuk saat ini kita baru melihat OpenNMS sebagai salah satu dari sedikit aplikasi open source khusus untuk OSS pada telekomunikasi. Fungsi dan fitur yang ditawarkanpun masih terbatas retrieval data dan event notifikasi. Hal ini dikarenakan sangat kompleksnya sistem manajemen terhadap perangkat telekomunikasi yang melakukan full functionality (seperti provisioning dan service configuration). Vendor open source atau programmer open source harus melakukan kolaborasi yang lebih komprehensif dalam melakukan riset untuk mengembangkan OSS dengan komponen open source, yang membutuhkan resource dan fasilitas riset yang tidak kecil. Handicap ini yang membuat mereka belum dapat bersaing dengan vendor OSS komersial yang sudah mapan (OSS dapat disediakan oleh vendor telco sebagai EMS/NMS integrator terhadap perangkat mereka masing-masing atau dari IT solution provider sebagai pihak ketiga).

    Agar vendor open source dapat juga bersaing dengan vendor proprietary, akan lebih baik bila kita juga mengulas bagaimana model bisnis yang dapat diterapkan oleh kalangan penggemar open source software. Hal ini dimaksudkan agar kita dapat memperoleh gambaran bahwa programmer atau ahli komputer yang berkecimpung dalam komunitas open source pun dapat memperoleh insentif/reward atau penghasilan atas kontribusi dan kolaborasi mereka, yang secara manusiawi tentunya menginginkan nilai yang sebanding dengan koleganya yang bekerja pada perusahaan software yang sudah mapan (seperti Microsoft, Oracle, atau IBM Lotus dll.). Vendor open source dapat menghasilkan pendapatan dari layanan support dan paket hardware yang membungkus software open source, misalnya menjual PC atau server yang mem-bundling mengandung OS atau komponen open source lainnya ditambah lagi menerapkan charge kepada customer dalam memberikan layanan agar hardware dan software dapat bekerja/interoperable. Model bisnis lain adalah system integrator yang membuat solusi yang dapat dikastemisasi dengan menggunakan existing open source software sebagai titik awal, selanjutnya pelanggan membayar service fee untuk melakukan kastemisasi sesuai dengan kebutuhan user. Pada kasus lain adalah menyediakan free-download open source software bagi pengguna namun menerapkan biaya tambahan (additional charging) bila customer berminat untuk mendapatkan full-feature version dari software tersebut. Pada intinya kompetensi resources yang dimiliki oleh vendor open source dapat dijual dan mendatangkan keuntungan selain paket software open source nya sendiri, khususnya dalam mendukung pengembangan suatu teknologi baru yang akan dipergunakan secara komersial.

    Perbandingan Alternatif Pengembangan

    Berbagai metode pendekatan pengembangan OSS yang telah dijelaskan diatas memberikan kita gambaran bahwa pasti ada sisi-sisi keunggulan dan kekurangan dari masing-masing pendekatan tersebut. Parameter pembanding yang paling jelas bisa terlihat dari sisi biaya/lisensi, development effort, waktu implementasi, resource yang dibutuhkan, dan lain-lain.Kesimpulan komparasi secara head-to-head dari masing-masing pendekatan tersebut dapat dilihat di Tabel 1., sehingga paling tidak operator seperti TELKOM dapat melihat pendekatan mana yang relatif lebih realistis dibanding yang lainnya dan memberikan resiko total paling minimal.

    Dari hasil komparasi opsi-opsi pada Tabel 1., maka secara umum user atau telco seperti TELKOM masih dapat mempertimbangkan berbagai macam pendekatan. Melakukan pengembangan sendiri (internal development) atau pembelian COTS atau kombinasi antara keduanya dengan menggabungkan juga komponen-komponen software untuk OSS apakah proprietary atau open source, akan memberikan keuntungan atau dampak dan resiko masing-masing. Petimbangan pemilihan tentu saja harus melihat dari berbagai sisi dan bobot mana yang paling diutamakan, apakah dari sisi cost, resources, support, waktu pelaksanaan dan sebagainya. Bagaimanapun users atau perusahaan harus benar-benar menghitung bahwa investasi yang besar pada OSS agar benar-benar bermanfaat dan meningkatkan produktifiktas kinerja dari perusahaan.

    Khususnya dalam memilih antara menggunakan software open source atau komersial, maka hal-hal berikut ini perlu dipertimbangkan:

    v Biaya (Cost): Biaya harus diperhitungkan secara total cost of ownership, yaitu seluruh elemen biaya yang berpotensi agar dapat memberdayakan software sehingga berfungsi secara maksimal. Dengan kata lain, mempergunakan software yang sudah teruji akan lebih mengurangi resiko walaupun lebih mahal terutama pada initial investment cost. Perusahaan dapat saja mempertimbangkan untuk situasi tertentu misalnya mission critical systems, public safety systems, atau situasi dimana tenaga manusia jauh lebih mahal dibandingkan menggunakan otomatisasi komputer, maka faktor biaya pembelian software komersial seperti OSS tidak akan diberikan bobot paling besar.

    v Tenaga pengembang (Development resources): dalam melakukan pengembangan dan implementasi software seperti OSS, kebutuhan total manpower tidak dapat diabaikan. Opsi bagi user/telco adalah memperkerjakan tenaga terampil dan kompeten bidang IT atau mendapatkan dari outsource vendor. Ketersediaan tenaga kerja untuk mendukung proyek harus dipertimbangkan dalam analisa dan seleksi software platform (misalnya, bila cukup banyak ahli IT maka menggunakan komponen open source akan lebih efisien karena masih bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan). Tenaga kerja yang harus dipersiapkan adalah orang-orang yang mampu mengawal proyek mulai dari tahapa pengembangan, pemeliharaan dan operasional, pelatihan, konversi dan migrasi data, integrasi dengan legacy systems, pengembangan aplikasi lanjutan, mengelola sistem-sistem yang tidak kompatibel, f dll.

    v Kehandalan sistem (Performance & Reliability): Agar aplikasi software dapat dimanfaatkan secara aman dan handal maka harus ada pembagian tanggung jawab atau akuntabilitas antara user dan software provider. Software provider bertanggung jawab menyediakan produk yang teruji (best practices) dan memenuhi standard mutu yang dipersyaratkan, memberikan upgrade atau patches bila memang diperlukan (dan harus disediakan secara berkala dan sistematis untuk menjamin performansi produk), serta dukungan pada saat instalasi dan sesudahnya. Sedangkan users harus dapat pula menyediakan tenaga yang handal untuk implementasi, mengoperasikan dan memelihara software.

    v Keamanan (Security): Khususnya berkaitan dengan software yang didapatkan secara bebas atau source code yang diberikan (open), harus ada analisa dan review keamanan oleh expert yang memahami karakteristik source code dari komponen software yang akan di-deploy. Dengan kata lain, bukan berarti source code yang dipublikasi secara terbuka sudah dijamin pasti akan aman.

    v Fleksibilitas (Flexibility): Kemampuan untuk secara fleksibel dan modular dalam melakukan modifikasi. Dal hal software OSS perlu dipertimbangkan juga apakah user/telco memang mempersyaratkan bahwa mandatory harus dapat diberikan fleksibilitas ini atau tidak (cukup mengandalkan outsouce vendor untuk pengembangan lanjutan). Selain itupula fleksibilitas ini nantinya akan berpengaruh terhadap akuntabilitas vendor software (terutama open source), yaitu dalam hal dukungan pemeliharaan jangka panjang terhadap software yang sudah dimodikasi sendiri oleh users (tidak distandardkan, atau diluar rekomendasi vendor).
    Berdasarkan ulasan diatas maka dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat dijadikan intisari, sekaligus pesan yang perlu dicermati. Bagian ini merupakan penegasan kembali mengenai seberapa perlunya open source software menjadi basis dalam pengembangan OSS, khususnya di TELKOM.

    * Pola pengembangan OSS ada 2 pendekatan besar: internal/in-house development atau procurement COTS, dimana masing-masing pendekatan dapat mempergunakan software berbasiskan proprietary atau open source. Untuk kasus dimana TELKOM mempunyai jumlah resources yang memadai dan cukup kompeten maka dapat diupayakan OSS dengan pendekatan in-house development yang berbasis open source. Namun alternatip lain dapat diambil terutama bila budget untuk IT investment memadai dan ada project time constraint, yaitu dengan COTS procurement menggunakan open source (bila sudah market ready dan well-proven)

    * OSS untuk skala perusahaan besar seperti telco merupakan aplikasi yang dikategorikan mission critical, oleh karena itu pengembangan dan deployment-nya harus membutuhkan platform software yang sudah sangat teruji, handal (high-performance), dan secure. TELKOM sendiri dengan KD No.40/HK-290/ITS-30/2006 tentang “Pedoman dan Kebijakan Umum Pengelolaan Teknologi Informasi Perusahaan” sudah merekomendasikan bagaimana pendekatan dalam hal pengembangan dan penggunaan aplikasi OSS ini.

    * OSS sebagai aplikasi IT juga sudah mengalami evolusi dari yang menganut paradigma lama (OSS legacy) menjadi NGOSS (New Generation Operations Systems and Software – sebuah spesikasi dari TeleManagement Forum), dan bahkan sekarang sudah mulai ramai dipropagandakan OpenOSS (OSS berbasis open source yang juga inistiatif dari TeleManagement Forum). Pada intinya pada setiap tahapan evolusi banyak pihak yang akan terlibat atau pendukung bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dalam proyek tersebut, sehingga bila model aplikasi tersebut mulai dipakai secara luas akan dijamin sudah teruji secara layak dilapangan sebelumnya. Evolusi OSS yang berkembang di pasaran internasional sebaiknya dapat dimanfaatkan oleh lingkungan TELKOM untuk mengadopsi roadmap model pengembangan aplikasi tersebut untuk masa depan

    * Untuk menerapkan aplikasi berbasiskan open source software banyak faktor yang harus dipertimbangkan, diantaranya: komponen-komponen software open source yang sudah field-proven; kesiapan perusahaan pengguna dalam hal ini telco seperti TELKOM; dukungan regulasi atau komunitas; kesiapan resources ICT local; sebagai suatu perusahaan yang dinamis dengan berbagai level organisasi seperti TELKOM; dan hambatan atau keterbatasan open source software (downsides). Sehingga untuk mulai mengadopsi OSS untuk berbasiskan open source software perlu secara selektif memilah aplikasi mana saja yang dapat mulai diujicobakan atau dimigrasikan, tanpa harus mengambil resiko berdampak kepada kepentingan operasional.

    * Aplikasi OSS yang telah dikembangkan, misalnya oleh TELKOM RDC, bila diputuskan akan dibuka source code nya ke open source community sebagai bagian dari kontribusi kepada industri dalam negeri, maka perlu dibuatkan juga business model yang mengiringinya, misalnya: bahwa TELKOM RDC juga dapat menyediakan kontrak maintenance support dan jasa upgrade/modifikasi/ konfigurasi untuk software tersebut sebagai salah satu revenue TELKOM atau bentuk insentif atas effort yang telah dicurahkan oleh para developer (dari internal TELKOM).

    Ahmad Yasser, Penulis bertugas di Lab TMN – R&D Center TELKOM. Saat ini tergabung dalam tim yang sedang melakukan pengkajian mengenai pengembangan sistem/aplikasi manajemen telekomunikasi untuk berbagai network domain, meliputi pengkajian atas network management requirement, standard interfaces dan protocols serta desain dan pengembangan arsitektur Operation Support System (OSS). Penulis juga aktif terlibat dalam tim standarisasi pada forum internasional bidang TMN di Study Group 4 ITU-T.

  8. Ass. pak??ni comment saya bwat pti sesi 5

    Software atau perangkat lunak adalah semua program yang digunakan untuk menjalankan komputer atau perangkat lainnya. Secara umum, ada dua jenis software. Pertama adalah software aplikasi. Software aplikasi adalah software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik, contohnya Notepad untuk teks editor, Winamp untuk memutar file audio, dan sebagainya. Kedua adalah software sistem. Software sistem adalah software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan . Contohnya adalah Microsoft
    Jenis yang kedua adalah shareware. Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta. Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.

    Ketiga, propietary software. Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.

    Jenis keempat yang mulai populer adalah open source software. Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.

  9. Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

    1. Keluarga Microsoft Windows – yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
    2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
    3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

    Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

    pada handphone:
    GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Sering disebut pula dengan teknologi 2,5G

    Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM.

  10. ni lanjutannya pak..
    perbedaan software free dengan software proprietary

    Dalam perkembanganya tersebut telah memunculkan dua kubu, yakni kubu proprietary software (piranti lunak berbayar atau piranti lunak kode tertutup) dengan kubu free software/open source software (piranti lunak bebas/kode terbuka) atau FOSS.

    Perbedaan mendasar pada keduanya terletak pada bagaimana pengembangan source code (kode sumber) –berupa kernel– itu dikembangkan dan didistribusikan, serta bagaimana source code mereka itu dimiliki dan dilisensikan.

    Kubu proprietary akan mempatenkan (copyright) source code yang telah mereka ciptakan, kembangkan, dan dimodifikasi untuk kemudian dilisensi dan atau dimiliki secara individu, kelompok, maupun korporasi. Lisensi yang mereka patenkan atau miliki tersebut sudah pasti dilindungi oleh hukum atau undang-undang yang berlaku, yang diberi nama EULA (End User License Agreement).Dengan demikian para pengembang (developer) proprietary software harus menutup atau membatasai source code-nya itu dari publik atau masyarakat luas, agar tidak terjadi pencurian atau pembajakan. Berbeda dengan proprietary, kubu FOSS justru membuka source code yang mereka ciptakan dan kembangkan, dengan harapan agar publik terlibat penuh dalam proses pengembangan lanjut (redevelop) dan terlibat aktif pula dalam proses distribusinya.

    Dalam prakteknya jika publik ingin menyalin, menggunakan, menjalankan, menyebarluaskan produk dengan copyright tersebut, maka publik harus membayar royalty (sebesar nilai/harga tertentu) dalam bentuk pembelian lisensi sekali beli dan/atau renewal setiap waktu tertentu (umumnya per tahun). Berbeda dengan kubu FOSS yang menganut 4 (empat) kebebasan dalam piranti lunak, yakni kebebasan menjalankan program untuk tujuan apapun; kebebasan untuk mempelajari bagaimana program tersebut berjalan dan mengadaptasinya untuk kebutuhan; kebebasan untuk mendistribusikan salinan ulang untuk dapat membantu sesama manusia; serta kebebasan untuk memperbaiki program dan merilis perbaikan tersebut ke publik. Tapi Bebas disini bukan berarti Gratis. Bebas (Free) disini lebih berkait kepada Kebebasan (Freedom/Libre), tidak berkonotasi pada harga atau gratis.
    Dengan dimotori oleh Richard M. Stallman, kubu FOSS pada tahun 1985 mendirikan sebuah yayasan, bernama Free Software Foundation (FSF / http://www.fsf.org), yang berjuang dan mengkampanyekan semangat untuk berbagi ilmu pengetahuan. Mereka pun mendorong masyarakat, agar mempublikasikan produk-produk ciptaannya (software maupun non-software) dengan lisensi GNU (GNU is Not Unix / http://www.gnu.org), dimana lisensi yang digunakan adalah copyleft, bukan copyright.

    Perkembangan FOSS di Indonesia, selama satu dasa warsa ini cukup pesat. Terutama sejak disahkannya UU HaKI yang dilanjutkan dengan penerapan (law enforcement) pada masyarakat oleh aparat penegak hukum, dalam bentuk sweeping terhadap penjual dan pengguna software ilegal/bajakan. Masyarakat dan badan-badan usaha kemudian mencari alternatif lain dalam menggunakan piranti lunak secara bebas, dimana sebagian besar dari mereka memilih GNU/Linux sebagai sistem operasi dan program aplikasi untuk diinstalasikan di komputer-komputer mereka. Selain karena alasan bebas (free), masyarakat akhirnya juga melihat bukti, bahwa GNU/Linux jauh lebih stabil serta aman (secure) dan tahan banting terhadap gangguan virus, trojan, spyware, phishing, dan gangguan cracking lainnya, ketimbang proprietary software.

  11. Jenis-jenis Software
    • System Software:
    1. Operating System (OS) : Windows, MacOS, Linux, BSD, Darwin
    2. Programming Languages : asembly, pascal, C, C++, .. perl, php, java
    3. System Utility : scandisk, fdisk, ..
    • Application Software
    a) Custom-made Software / Custom Software / Tailor-made Software
    b) Commercial Software / Package Software :
    1. wordprocessor,
    2. desktop publishing,
    3. spareadsheet,
    4. database management system,
    5. graphics software, dsb

    Perbedaan FreeSoftware dengan PropietarySoftware adalah:
    • Propietary software
    Propietary software adalah perangkat lunak yang tidak bebas atau semi bebas dan tidak terbuka. Pengguna dilarang atau minta ijin atau dikenakan pembatasan lainnya jika menggunakan, mengedarkan atau memodifikasinya. Source code normalnya tidak tersedia. Contoh dari propietary software adalah sistem operasi windows. Jenis software ini yang paling banyak dikenai razia oleh pihak yang berwajib.
    • Free Software
    Definisi dari Free Software mengarah pada kebebasan untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak. Ada empat jenis kebebasan bagi para pengguna perangkat lunak, yaitu :
    1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja
    2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
    3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama pengguna.
    4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarluaskan ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya.

  12. Jenis-jenis Software
    • System Software:
    o Operating System (OS) : Windows, MacOS, Linux, BSD, Darwin
    o Programming Languages : asembly, pascal, C, C++, .. perl, php, java
    o System Utility : scandisk, fdisk, ..
    • Application Software
    o Custom-made Software / Custom Software / Tailor-made Software
    o Commercial Software / Package Software :
    a) wordprocessor,
    b) desktop publishing,
    c) spareadsheet,
    d) database management system, graphics software, dsb
    Perbedaan dari free dan Propietary Software sbb:
    Free Software
    Definisi dari Free Software mengarah pada kebebasan untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak. Ada empat jenis kebebasan bagi para pengguna perangkat lunak, yaitu :
    1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja
    2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
    3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama pengguna.
    4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarluaskan ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya.

    Propietary software
    Propietary software adalah perangkat lunak yang tidak bebas atau semi bebas dan tidak terbuka. Pengguna dilarang atau minta ijin atau dikenakan pembatasan lainnya jika menggunakan, mengedarkan atau memodifikasinya. Source code normalnya tidak tersedia. Contoh dari propietary software adalah sistem operasi windows. Jenis software ini yang paling banyak dikenai razia oleh pihak yang berwajib.

    (Hanya ini yang saya tau,pak!!!! ‘;’)

  13. Komputer

    Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

    Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang memproses informasi” atau “sistem pengolah informasi.”

    HP

    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  14. software pada PC

    Dari berbagai jenis permainan adalah permainan laptop permainan balap adalah satu pilihan yang selalu menarik untuk bermain. Dan dari banyak permainan yang balap laptop Perlu Untuk Kecepatan adalah salah satu lomba permainan terbaik adalah yang paling populer di kalangan gamer. Oleh karena itu laptop tidak mengherankan jika Perlu Untuk Kecepatan kemudian dibuat dalam berbagai versi sistem laptop dari desktop PC laptop PlayStation laptop MAC dan sebagainya.
    Seri ras permainan ini terus berkembang laptop dari serangkaian Perlu Untuk Speed Carbon laptop Underground laptop Most Wanted laptop dan terus berkembang hingga saat ini adalah seri terbaru laptop Perlu Untuk Speed Prostreet. Dari sudut pandang laptop Perlu Untuk Speed Prostreet menawarkan serangkaian rinci visualisasi tentu saja laptop lebih baik dibanding seri sebelumnya. Namun laptop secara rinci kemajuan visualisasi tentu saja laptop harus dibayar mahal dengan spesifikasi komputer yang coverflow laptop karena Tinggi-akhir PC juga penurunan frame menilai masalah masih terjadi laptop sehingga gamer dapat yakin bahwa spesifikasi PC yang sudah hampir tidak akan menemukan lebih banyak masalah.
    Salah satu yang ditawarkan Perlu Untuk Speed Prostreet dari pengembangan visualisasi rinci dari setiap visualisasinya sudah rusak atau bahkan lecet mobil yang mempengaruhi kondisi mobil. Tentu saja hal ini merupakan tantangan bagi PEMAIN laptop karena ini akan membuat pemain lebih berhati-hati dalam uji coba mobil. Setiap kerusakan yang terjadi dapat diperbaiki laptop asalkan pemain rela menyelam ‘kocek’ laptop atau mengambil kartu tertentu yang diperoleh dari perlombaan laptop hadiah laptop atau bahkan membelinya.
    Dari segi permainan laptop ada sedikit perubahan mendasar dalam aturan Perlu Untuk Speed Prostreet ini laptop karena pemain tidak lagi disuguhi arena balap liar di jalan-jalan laptop yang telah diperolehi oleh browsing berbagai sudut kota. Dalam Prostreet laptop pemain akan langsung masuk dalam acara yang disebut lagu laptop yang merupakan rangkaian perlombaan yang terangkum dalam satu hari. Jenis lomba yang sebenarnya masih relatif sama dengan Diperlukan Untuk Kecepatan versi sebelumnya laptop seperti Drift laptop Tarik laptop grip laptop Sprint laptop dan lain-lain. Untuk jenis terbaru balapan yang Prostreet adalah Wheelie Persaingan.
    Dari sudut cerita laptop Perlu Untuk Speed Prostreet cenderung mengalami penurunan kualitas laptop karena ini dalam rangkaian kegiatan eksplorasi laptop kota laptop melarikan diri dari kejaran polisi untuk mencari bonus-bonus tersembunyi dihapus. Dengan cerita yang disajikan hanya sekitar bagaimana untuk menjadi pemenang dalam persaingan. Tentu saja hal ini akan menjadi kurang menarik dan membosankan jika dimainkan terlalu lama. (DNA)

    store laptop 2008 laptop eee laptop toshiba laptop acer laptop ion laptop second laptop toshiba l40 laptop hp 520 website laptop hp mini laptop laptop hp laptop notebook laptop asus laptop gratis free laptop laptop sony baterai laptop laptop compaq laptop note book laptop vaio laptop a note laptop fujitsu laptop ibm laptop acer 4720 lcd laptop service laptop battery laptop laptop 12 laptop acer 2920 laptop acer 4710 laptop acer 4920 laptop hp 2133 laptop online tips laptop laptop price laptop review wifi laptop best laptop info laptop keyboard laptop laptop acer 4720z laptop bag laptop kohjinsha memory laptop software laptop hardisk laptop laptop 7 laptop apel laptop forsa laptop hp520 laptop second toshiba laptop toshiba m600 list laptop skin laptop buy laptop forum laptop laptop 10 laptop 2nd laptop accer laptop bali laptop hp compaq new laptop upgrade laptop harddisk laptop laptop bandara laptop case laptop centrino laptop com laptop computer laptop game laptop second acer laptop toshiba tecra monitor laptop razia laptop casing laptop charger laptop laptop anote laptop dan notebook laptop lokal laptop mati laptop secon part laptop processor laptop repair laptop stiker laptop adaptor laptop cheap laptop driver laptop hp gaming laptop laptop 8 laptop black market laptop toshiba portege model laptop solo laptop spare part laptop type laptop ubuntu laptop laptop a * note laptop acer indonesia laptop advan laptop computers laptop hp pavilion laptop toshiba m200 laptop tosibha motherboard laptop spec laptop upgrade vga laptop www laptop adapter laptop hdd laptop laptop bags laptop compac laptop macbook laptop xware sparepart laptop baterai laptop acer baterai laptop toshiba fan laptop laptop 13 laptop china laptop compact laptop gratis 2008 laptop hewlett packard laptop hp presario sticker laptop wallpaper laptop cms laptop credit laptop laptop 17 laptop compaq v3000 mainboard laptop mouse laptop batery laptop cicil laptop dvd rw laptop harga battery laptop laptop 11 laptop gateway laptop hitachi promo laptop raja laptop laptop 9 laptop anoa laptop keren laptop reviews laptop tipis laptop del laptop zirex,laptop magazine

    ____________________________________
    perbedaan software free dengan propretary
    ____________________________________

    Free Software License, Open Source License dan Freeware

    Penggunaan terminologi free software license dan open source license sering dipergunakan secara bergantian, meskipun sebenarnya terdapat perbedaan pada maknanya. Menurut Richard Stallman (pelopor Free Software Movement): “Free software berbicara soal kebebasan (freedom) dan bukan soal harga (price)”. Atau dengan kata lain, free software berarti bahwa pengguna komputer memiliki kebebasan untuk penggunaan dan pengendalian atas program komputer tersebut. Menurutnya, sebuah program komputer disebut sebagai free software apabila program komputer tersebut secara bebas dapat dipergunakan, diperbanyak, dipelajari, dimodifikasi dan untuk kemudian diedarkan kembali. Free software tidak selalu berarti gratis !

    Secara umum sebuah program komputer digolongkan sebagai “Open Source” apabila telah mendapatkan persetujuan dari sebuah organisasi yang bernama Open Source Initiative. Open Source merupakan praktek dalam produksi dan pengembangan aplikasi dimana akses ke kode program diberikan kepada pengguna. Mengacu kepada pengertian free software seperti tersebut di atas, hampir semua program Open Source adalah juga free software.

    Sebutan “Freeware” (free beer software) diberikan kepada program komputer yang gratis, akan tetapi, tetap tidak bisa dimiliki oleh pengguna (proprietary), karena pengguna tidak dapat secara bebas mempergunakan, memperbanyak, mempelajari, mengubah dan mengedarkan kembali. Kode program dari sebuah Freeware mungkin saja tidak dipublikasikan dan modifikasi atas program komputer tersebut mungkin saja tidak diperbolehkan. Winamp dan Acrobat Reader adalah contoh-contoh program komputer yang terkategori sebagai freeware.

    Closed Source/Proprietary dan Shareware

    Pada model lisensi Closed Source/Proprietary terdapat pembatasan-pembatasan (oleh pemilik program komputer tersebut). Pembatasan untuk penggunaan, penggandaan ataupun pengubahan program tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme teknis dan hukum. Secara teknis berarti pemilik program komputer hanya memberikan kode-kode biner (machine-readable binary) kepada pengguna, tapi tidak memberikan kode program yang bisa dibaca (human-readable). Sedangkan melalui mekanisme hukum dapat dilakukan melalui lisensi program, hak cipta dan paten.

    Contoh yang paling tepat untuk menggambarkan model lisensi ini adalah produk-produk dari Microsoft (Sistem Operasi Windows, Microsoft Office, Visio, Microsoft Project, dll.)

    Produk Microsoft mengenal 3 macam jenis lisensi:

    OEM (Original Equipment Manufacturer)
    Dijual secara paket (pre-installed) dengan perangkat keras saat pembelian desktop/notebook. Sebagai bukti kepemilikan lisensi, produk yang kita beli (baik desktop/notebook) akan dilengkapi dengan End User License Agreement (EULA), Certificate of Authenticity (COA) yang ditempelkan pada chasis produk ybs., CD media asli, manual (bila ada), serta invoice atau bukti pembelian.
    Retail atau Full Packaged Product (FPP)
    Dijual secara satuan pada toko-toko retail ataupun reseller Microsoft. Sebagai bukti kepemilikan, produk FPP yang dibeli akan dilengkapi dengan End User License Agreement (EULA), CD media asli, manual (bila ada), serta invoice atau bukti pembelian.
    Volume Licensing
    Pilihan ini biasanya ditawarkan kepada pengguna dalam satuan besar seperti perusahaan-perusahaan karena alasan ekonomis (dengan harga khusus) dan hanya dijual melalui Large Account Reseller (LAR). Pada Volume Licensing juga terdapat pilihan Open License (di atas 5 unit), Select License (di atas 250 unit) dan Enterprise Agreement (di atas 250 unit, standarisasi lisensi)
    Istilah Shareware (demoware, trialware) adalah metode pemasaran program komputer dimana versi percobaan suatu program komputer dibagikan secara gratis (biasanya dapat di-download secara gratis dari internet ataupun berupa bonus CD dari majalah) kepada kepada pengguna. Pengguna dipersilakan untuk mencoba program komputer tersebut sebelum membeli. Biasanya waktu penggunaan program ini dibatasi (misalnya: 30 hari) dan setelah batas waktu penggunaan program tersebut lewat, program itu akan terkunci.

    Sebagai Pengguna, Apa yang Perlu Kita Perhatikan?

    Sebagaimana disebutkan di atas, saat ini UU HAKI hanya diberlakukan pada penggunaan program komputer untuk kepentingan komersial. Dengan kata lain, untuk sementara penggunaan program komputer untuk kepentingan pribadi dan pendidikan “masih diperbolehkan”. Namun demikian, untuk menghindari risiko terjadinya tuntutan hukum beberapa hal berikut patut diperhatikan saat akan melakukan pembelian komputer atau instalasi program komputer pada komputer Anda:

    Tentukan tujuan penggunaan komputer Anda; apabila untuk penggunaan pribadi atau pendidikan, Anda masih bisa “berlega hati”. Paling tidak untuk saat ini. Apabila komputer tersebut Anda pergunakan untuk kepentingan komersial, Anda harus memastikan semua program yang terpasang pada komputer Anda telah berlisensi dan telah sesuai dengan End User License Agreement (EULA).

    Pastikan Anda telah mendapatkan dokumen-dokumen resmi sebagai bukti pendukung kepemilikan lisensi pada saat melakukan pembelian desktop/notebook; Bila Anda membeli desktop/notebook sekaligus dengan aplikasi yang berbasis Windows didalamnya, selalu cek keberadaan stiker hologram Certificate of Authenticity (COA). Tapi ingat, COA itu hanya untuk Sistem Operasi. Anda masih perlu membeli lisensi untuk Microsoft Office dan aplikasi-aplikasi lainnya.

    Selalu cek jenis lisensi sebelum melakukan instalasi sebuah program komputer pada desktop/notebook Anda; Perhatikan apakah program tersebut termasuk freeware, shareware, free software/open source ataukah proprietary.

    Baca dokumentasi End User License Agreement (EULA) dari program komputer tersebut, perhatikan mana yang boleh dan mana yang tidak. Utamanya mengenai batasan penggunaan dan penggandaan. Usahakan untuk mematuhi ketentuan-ketentuan tersebut.

  15. asalamualikum pak yudhos,,,,
    nie tugas saya:

    Arti istilah computer dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut

    Alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer.

    Istilah Computer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik.

    Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan.

    Bentuk komputer yang dulu cukup besar untuk mengoperasikan sebuah program, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan mengoperasikan program yang beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan program (perangkat lunak/software) telah menjadikan sebuah komputer menjadi benda yang berguna.

    Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software saja tidak akan berfungsi. Dengan ada keduanya maka komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna.

    Sistem komputer juga dapat dikembangkan untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah rangkaian elektronik buatannya, maka komputer biasa bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Adanya kecenderungan pemanfaatan komputer untuk kontrol seperti ini dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna seperti robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.

    Berdasarkan data yang diolahnya, komputer terdiri dari:
    – Komputer analog
    – Komputer digital
    – Komputer hibrid

    Berdasarkan penggunaannya, komputer dibagi menjadi:
    – Special purpose computer
    – General purpose computer

    Berdasarkan skala kemampuannya, komputer dibagi menjadi:
    – Small scale computer
    – Medium scale computer
    – Large scale computer

    Klasifikasi komputer terbagi atas tujuh, yaitu:
    1. Microcontroller
    2. Microcomputer
    3. Engineering workstation
    4. Minicomputer
    5. Mainframe
    6. Supercomputer

    Telepon Bergerak Selular Menuju Generasi Ketiga
    Bisnis telepon seluler bergerak (mobile) kini telah mencapai sukses yang sangat fenomenal baik bagi pabrik-pabrik pembuatnya maupun para operatornya. Untuk GSM sekarang ini secara global di seluruh dunia seorang pelanggan baru tersambung ke jaringan setiap tiga detik.
    Menurut ETSI (Institusi Standar Telekomunikasi Eropa), jumlah pelanggan layanan telekomunikasi bergerak akan menyusul jumlah pelanggan telepon biasa (fixed telephone) mendekati tahun 2010 dengan estimasi sebesar 1,4 milyar. Seiring dengan itu pula, peran multimedia bergerak yang baru sudah akan tampak.

    Dengan lalu lintas komunikasi bergerak yang demikian padat jauh melampaui estimasi pada mulanya, para operator yang dibatasi oleh pita (band) frekuensi yang tetap akan mengalami kesulitan dalam menambah jumlah pelanggannya. Selain itu perkembangan dunia bisnis maupun telekomunikasi yang pesat mendorong pelanggan kini ingin menggabungkan mobilitas dengan aplikasi-aplikasi multimedia. Oleh sebab itu perkembangan industri komunikasi bergerak sekarang dapat diibaratkan sebuah permainan catur yang para pemainnya sedang terlibat dalam arena permainan yang seru, sehingga diperlukan strategi cermat dan mencari posisi dari mana mulai menyerang. Akhir permainan tentu saja berupa keuntungan lisensi untuk menciptakan sistem generasi ketiga.

    Migrasi dalam Frekuensi
    Telepon bergerak seluler generasi kedua dengan teknologi yang lebih baru menawarkan efisiensi yang lebih baik dalam hal penggunaan spektrum frekuensi maupun kemampuan menyediakan keamanan yang lebih menjamin serta rentang fasilitas yang lebih luas kepada para pelanggannya.
    Secara historis, untuk sistem radio bergerak digunakan dua pita frekuensi pokok yakni 900MHz di Eropa dan 800MHz di Amerika Utara. Sebagian besar negara-negara di Asia menggunakan keduanya. Standar analog yang dominan untuk frekuensi 900MHz yang dipakai di Eropa adalah untuk TACS, walaupun beberapa negara Eropa mengunakan standar lain. GSM yang merupakan sistem digital dalam pita frekuensi 900MHz telah diadopsi sebagai standar umum di Eropa serta digunakan banyak negara lain di dunia, yang menawarkan fasilitas-fasilitas yang sangat bermanfaat dalam hal penjelajahan (roaming). Standar GSM juga telah diimplementasikan pada frekuensi 1800MHz (DCS 1800). Beberapa negara memisahkan jaringan 1800MHz sementara yang lainnya bermaksud untuk menggunakan pita frekuensi tersebut guna menaikkan kapasitas GSM yang dimilikinya. Karena protokol yang sama digunakan dalam kedua frekuensi tersebut, maka sekarang ini menjadi umum untuk menggunakan terminologi GSM900 dan GSM1800 dibanding dengan penggunaan istilah GSM dan DCS1800.

    Pada frekuensi 800MHz, standarnya didominasi oleh AMPS. Migrasi yang dimungkinkan pada AMPS adalah ke IS-88 NAMPS, IS-54 US-TDMA, dan IS-95 CDMA. NAMPS merupakan sistem gabungan analog/digital dengan kapasitas yang lebih tinggi menggunakan kanal 10kHz dibanding 30kHz pada AMPS. Sedang US-TDMA dan CDMA keduanya digital. CDMA diharapkan akan menjadi teknologi digital yang dominan di Amerika Serikat, yang juga telah dibuatkan alokasi frekuensinya pada 1900MHz, dan beberapa operator menggunakan GSM pada frekuensi ini; pada jaringan PCS.

    Jepang memiliki alokasi frekuensi sendiri, dengan dua teknologi analog yang berbeda serta sistem digital PDC-nya. CDMA juga direncanakan guna mengakomodasi laju pertumbuhan yang lebih dari satu juta pelanggan per bulan.

    Pilihan teknologi untuk migrasi hampir secara ekslusif merupakan suatu fungsi dari pita frekuensi yang telah digunakan. Indikasi terhadap teknologi seluler digital yang nantinya akan bersifat dominan, yang dapat diketahui dari sekarang adalah GSM, CDMA dan PDC. Hanya Industri Motorola yang menyediakan infrastruktur untuk ketiga teknologi tersebut.

    Migrasi seluler dapat dibagi ke dalam empat skenario yakni; penggunaan jaringan yang terpisah, jaringan pita ganda, jaringan mode ganda, jaringan pita ganda/mode ganda.

    Untuk mode penggunaan jaringan yang terpisah, migrasi yang berat untuk dilakukan adalah jika kedua jaringan benar-benar terpisah tetapi berbagi frekuensi dalam spektrum yang sama. Misalnya pada sebuah jaringan GSM dalam suatu pita yang secara penuh ditempati oleh TACS, ini merupakan situasi yang umum terjadi di Eropa. Migrasi seperti ini akan lebih mudah jika disediakan spektrum frekuensi untuk GSM sehigga memungkinkan GSM memulai layanan tanpa menimbulkan dampak yang berarti pada sistem TACS yang telah ada.

    Sebuah sistem GSM membutuhkan minimum 2,4MHz untuk memulai layanan dengan menggunakan sebuah carrier GSM tunggal dengan pola penggunaan frekuensi ulang dalam pola empat kali tiga. Dalam lingkup medan RF yang sulit, kebutuhannya dapat dinaikkan menjadi 3,2MHz atau lebih.

    Migrasi TACS ke GSM yang telah berhasil adalah di Hongkong oleh Hutchison Telecommunications selama periode tahun 1994-1996, dari kondisi awal frekuensi 7,5MHz pada pita yang secara penuh ditempati oleh TACS dan tak ada penempatan spektrum untuk GSM. Migrasi awalnya untuk memulai GSM adalah 3,2MHz. Pada tahap awal sekelompok pelanggan dilayani melalui sistem GSM, pada fase berikutnya pelanggan TACS yang masih ada dipindahkan ke GSM sampai sistem TACS mati di tahun 1996. Akhirnya sistem GSM mendapat warisan spektrum sebesar 7,5MHz secara penuh.

    Sebaliknya di Inggris, dua operator GSM; Cellnet dan Vodafone mengoperasikan TACS dan GSM secara paralel dengan rencana penghentian TACS tak sampai abad mendatang. Strateginya adalah tarif GSM dibuat lebih menarik daripada TACS serta dengan harga perangkat genggam (handset) yang disubsidi akan menyebabkan para pelanggannya berpindah secara pelan-pelan. Dengan 30.000 pelanggan yang bermigrasi dari layanan analog TACS ke digital GSM900 setiap bulan, Cellnet harus mengolah frekuensi yang dimilikinya untuk memperluas jumlah spektrum radio yang disediakan bagi GSM dalam pita 900MHz. Kondisi tersebut menghasilkan dua masalah. Pertama adalah Cellnet hanya mempunyai spektrum 2 x 5MHz yang dialokasikan untuk layanan GSM dibandingkan dengan 2 x 7,5MHz untuk TACS yang analog. Oleh sebab itu diperlukan spektrum tambahan untuk menambah cakupan jaringan GSM sehingga terpaksa akan mengorbankan layanan analognya itu sendiri. Kedua, ketika frekuensi TACS pada awalnya dialokasikan 13 tahun yang lalu, Cellnet tidak ditawari spektrum frekuensi sebagai suatu blok yang sifatnya berdampingan tetapi bersisip-sisipan dengan frekuensi operator saingannya, Vodafone. Dari sini Cellnet menempuh jalan negosiasi sehingga dapat memindah frekuensi untuk membuat lokasinya berdampingan. Dengan demikian, kedua operator tersebut dapat bekerja secara independen dalam menyebarkan jaringan frekuensi mereka masing-masing.

    Kini Cellnet telah memiliki 2 x 2MHz untuk GSM, memperkecil alokasi TACSnya menjadi 2 x 5,5MHz. Akhir tahun 1997 lebih jauh lagi 2 X 1MHz diubah guna menyediakan 2 x 10MHz secara penuh untuk GSM. Para pelanggan analog sisanya akan dipaksa berada pada sebuah blok frekuensi yang dirancang sebagai Extended TACS (E-TACS).

    Migrasi dengan cara pita ganda (dual-band network) merupakan suatu strategi yang umumnya dikaitkan dengan gabungan antara GSM dengan DCS1800 karena standar-standar yang ada untuk kedua pita frekuensi menggunakan teknologi GSM untuk beroperasi sebagai sebuah sistem tunggal. Pita ganda sesungguhnya memperluas spektrum DCS1800 yang digunakan guna menambah kapasitas pada jaringan GSM yang telah ada.

    Aspek yang paling berarti dari migrasi jenis ini adalah kemampuan sistem DCS1800 dan GSM900 untuk berbagi dalam perangkat pengidentifikasi PLMN (Public Land Mobile Network) dan pengidentifikasi jaringan GSM yang sama.

    Dengan adanya pita ganda ini sebuah telepon genggam dapat dipakai untuk jaringan GSM900 dan GSM1800, sehingga memungkinkan spot cakupan di lingkungan industri dalam daerah frekuensi 1800MHz, di saat daerah urban yang dibangun dengan pesat menyebabkan masalah dalam hal kapasitas untuk frekuensi GSM900.

    Untuk Migrasi ke jaringan mode ganda, kejadiannya umumnya adalah di Amerika Utara pada pita 800MHz. IS-88 NAMPS, IS-54/IS-136 US-TDMA dan IS-95 CDMA, yang kesemuanya menggunakan spesifikasi mode ganda AMPS analog sehingga telepon genggam mode ganda akan memproses panggilan sebagai seorang pelanggan AMPS biasa ketika ia berada di dalam daerah yang hanya memiliki cakupan AMPS.

    Tujuan pokok di belakang setiap spesifikasi mode ganda adalah untuk menaikkan kapasitas sistem dalam suatu daerah yang seringkali macet komunikasinya karena demikian padatnya lalulintas komunikasi yang terjadi. Caranya dengan menggunakan sistem overlay (yang ditumpang-tindihkan) dalam suatu daerah inti seperti di sebuah kota besar. Di bagian tepi dari sistem overlay ini, komunikasi dapat dipindahkan (hand-off) ke sel analog AMPS.

    NAMPS dan sistem IS-54 US-TDMA menggunakan perangkat kanal-kanal persinyalan yang sama seperti AMPS. Sistem tersebut memilih apakah menggunakan kanal pada AMPS atau sistem overlay-nya tergantung kepada kemampuan telepon genggamnya, seraya melaporkan ke base station nya pada saat penciptaan hubungan.

    CDMA dan IS-136 US-TDMA menggunakan kanal persinyalan yang terpisah dengan AMPS. Telepon seorang pelanggan akan selalu berusaha untuk mencari dan mengunci ke sistem digital. Jika tidak menemukan sistem digital maka ia akan di-default ke AMPS. Dalam cara yang seperti ini, semua telepon genggam dalam daerah yang memiliki baik layanan digital maupun analog akan menggunakan yang digital secara otomatis.

  16. Telepon Genggam dan Ahli Jiwa

    TEKNOLOGI selalu mengandung paradoks. Beberapa daerah di Amerika-terakhir Marlboro, New Jersey-seperti diberitakan harian International Herald Tribune melarang penggunaan handphone atau telepon genggam bagi pengendara mobil. Belum ada riset memadai seberapa jauh bertelepon sambil mengemudi menjadi penyebab kecelakaan, tetapi-persis seperti tajuk rencana koran itu-akal sehat kita tahu belaka betapa berisikonya perbuatan itu. Sedikitnya, betapa jengkel melihat ulah orang entah ibu-ibu, pria bergaya eksekutif, yang mengemudi sembari berte-lepon, dengan pembicaraan yang barang-kali cuma berkisar soal ember, dan tanpa perduli dengan keadaan sekitarnya telah membuat mobil-mobil lain terhambat karena dia mengemudi dengan lambat.

    Paradoks teknologi (dari mesin faks sampai telepon genggam) pernah ditulis dengan nada berseloroh oleh filsuf Umberto Eco yang suka mengamati masalah-masalah seperti ini. Sebuah teknologi yang efektif, segera hilang efektivitasnya begitu digunakan secara luas. Bayangkanlah, betapa menjengkelkan mesin faks (yang ada di kamar) yang terus-menerus menerima pesan-pesan tidak bermutu, padahal si empunya tengah bercinta di tempat tidur…

    Begitupun telepon genggam. Menurut Eco, ada beberapa kategori pemakai telepon genggam. Pertama, orang cacat (baik cacatnya kelihatan atau tidak) yang harus siap berkontak dengan dokter atau pelayanan kesehatan selama 24 jam. Terpujilah penemuan teknologi ini untuk mereka. Kedua, mereka yang secara profesional harus bisa dikontak kalau sewaktu-waktu keadaan darurat, seperti misalnya petugas pemadam kebakaran, dokter kandungan, atau juga orang sepenting Gus Dur (kalau Gus Dur tidak terkontak pada situasi-situasi khusus, jangan-jangan keberuntungan jatuh ke Amien Rais). Bagi mereka, meski telepon genggam boleh jadi tak menyenangkan, tetapi harus. Bagi mereka pula, bisa ditolerir kalau teleponnya berdering pas mereka melongok peti jenazah pada saat melayat.

    Ketiga, ini bagian dari seloroh Eco, adalah para peselingkuh. Telepon genggam memungkinkan seseorang dikontak tanpa risiko dipotong anggota keluarga, istri, suami, dan lain-lain.

    Lalu, ada dua kategori lagi di mana keberadaan telepon genggam di tangan mereka bakal semata-mata mengganggu orang sekitarnya. Pertama adalah manusia yang di mana-mana tangannya tak bisa lepas dari telepon genggamnya (dengan telepon genggam-istilah persilatannya-mereka menjadi “manusia berlengan tunggal”, karena tangan yang satu khusus untuk teleponnya). Mereka seperti resah kalau tidak bisa berkontak dengan siapa saja. Dalam diri mereka ada kekosongan, dan ada dorongan luar biasa dalam diri untuk terus-menerus berinteraksi. Telepon mereka bisa berdering dimana saja, di gedung bioskop, ruang seminar, acara peluncuran buku cerpen, dan lain-lain.

    Kategori yang ini bisa sangat mengganggu orang di sekitarnya-termasuk kita-meski kita harus buru-buru menyukuri diri dan memaafkan mereka, bahwa kita tidak mengalami problem kekosongan yang solusinya mustinya bukan telepon genggam itu, melainkan ahli jiwa.

    Perusahaan penyedia hardware terkemuka, Hewlett Packard atau HP resmi meluncurkan Personal Computer (PC) dengan sistem tenaga dan display warna yang baru, dengan hasil desain yang diperuntukan bagi pembeli setia HP yang gemar akan perangkat keras fashion.

    HP Pavilion Verde edisi spesial a6645f dan HP Pavilion Phoenix Edisi Spesial a6655f merupakan produk HP terbaru tersebut. PC ini telah menggunakan energi AMD untuk mengefisiensi prosesor dan dapat di isi ulang.

    Dilansir dari PC Magazine, Selasa (21/10/2008), PC Pavillion edisi spesial ini diklaim bahwa sistem energi yang mereka gunakan telah menerima penilaian rating silver dari Electronic Product Environmental Assessment Tool atau EPEAT, ini artinya energi yang dihasilkan oleh PC ini cukup hemat, dan ramah lingkungan.

    Untuk harganya sendiri, PC Pavilion Phoniex edisi khusus a6655f, yang di dalamnya ‘diisi’ Processor Quad Core AMS Phenum X4 0250e, dengan kapasitas Hard Driver 640 Gigabyte, serta DVD burner, konsumen harus mengeluarkan dana USD659 atau sekira Rp6 juta. Namun sayang, harga ini belum termasuk monitor.

    Dan untuk HP Pavilion Verde Edisi Spesial a6645f, tanpa monitor, dibanderol dengan harga USD579 atau sekira Rp5 Juta, dengan spesifikasi Processor Dual Core AMD Athlon X2 4850e, dan geberan kapasitas Hard Drive 500 Gigabite.

    Produk teranyar HP ini sendiri akan dijual ke pasaran pada tanggal 9 November mendatang, dan oleh HP nanti Verde Edition ini akan menjadi PC ekslusif, dengan desain dari inspirasi yang natural di panelnya.

    Pada kesempatan yang sama pula, HP mengumumkan HP w2558hc dengan ukuran 25.5 Inchi dalam tampilan warna menawan disertai dengan web kamera, serta 15 in 1 Card Reader Digital Media.

    Ada isu yang berkembang, yang menyatakan bahwa HP akan mengeluarkan laptop 233137, yang trendi, dan stylish, dengan harga USD1000, produk ini bahkan disebut-sebut akan menjadi laptop yang terbaik sepanjang masa. (srn)

    Berita Terkait: HP
    Service Center HP Kini Lebih Personal
    HP Mulai Gelontorkan PC ‘Green’ Terbaru
    Jajaran Virtualisasi HP Dukung Data Center Perusahaan
    Serikat Buruh HP Tuntut Hak Karyawan
    Solusi Data Storage Tahan Bencana dan Ramah Lingkungan dari HP
    HP iPAQ 912 Gadget Untuk Mobilitas Tinggi
    Alumni Tarumanegara Duduki Posisi IPG-HP Indonesia
    HP Dorong CIO Pertimbangkan Kembali Virtualisasi Untuk Bisnis
    Meski Marak, Virtualisasi Belum Dimaksimalkan
    HP Akuisisi EDS senilai USD13,9 Miliar
    Next

  17. Linux untuk Telepon Genggam
    Author: Administrator | Published: 23rd February 2007
    Category: Linux Aplikasi

    Generasi handphone, cellular phone atau telepon genggam yang keluar belakangan sangat penuh dengan pernakpernik. Mulai fungsi penyimpanan nomor telepon relasi dan famili yang bisa ratusan, sampai mampu menayangkan gambar melalui kamera kecil yang ditempel di bagian telepon genggam tersebut. Yang menarik adalah tersedianya satu sistem operasi yang sifatnya terbuka untuk setiap pengembang aplikasi dan khusus dirancang untuk telepon genggam dengan Linux sebagai sistem operasi dasarnya, sehingga di masa mendatang, kita dapat membuat sendiri aplikasi untuk mengoptimalkan telepon genggam yang mengikuti standar tersebut.

    Kebutuhan komputer pribadi untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan sudah tidak dapat dipungkiri, seperti mengerjakan tugas-tugas dari sekolah (SMP dan SMA), tugas-tugas kampus (Mahasiswa) atau pekerjaan kantor yang harus dikerjakan di rumah (karyawan atau pegawai).

    Pada buku merawat dan merakit komputer ini, dapat dijadikan sebagai buku panduan untuk melakukan perawatan pada komputer pribadi, sehingga proses belajar dan melakukan perawatan dapat dilakukan dan dikuasai sedikit demi sedikit.

    Biasanya yang banyak menggunakan komputer dalam waktu yang cukup lama dalam satu hari dari jam 7 pagi sampai dengan 12 siang, kemudian dilanjutkan dari jam 14 siang sampai dengan 24 malam adalah yang menekuni bidang profesional seperti penulis buku komputer “Tutorial” yang membahas penggunaan software untuk animasi, desain arsitektur gambar 3 dimensi atau penggunaan software-software lain untuk pembuatan aplikasi serta tenaga-tenaga profesional yang menekuni bidang desain, seperti animasi, arsitektur dan interior. Beban pemakaian komputer oleh dua kelompok profesional ini, dimana komputer pribadi harus mampu dengan baik membaca dan memproses gambar 3 dimensi serta menggerakkannya (animasi) atau melakukan proses rendering material pada desain arsitektur 3 dimensi (desain arsitektur dan interior).

    Dengan tingginya pemakaian komputer, baik jumlah waktu pemakaian maupun beban komputer untuk membaca dan memproses data atau gambar menjadi output data yang diinginkan, maka diperlukan tambahan pengetahuan bagi pemakai komputer dengan kondisi penggunaan komputer seperti itu.

    Dengan membaca serta mengenal bagian-bagian dari komputer, maka pada saat terjadi kemacetan pada komputer dan dibawa ke teknisi, paling tidak komunikasi dengan teknisi akan jadi lancar pada saat diberitahu bagian peralatan komputer yang rusak.

  18. Assalammualaikum pak………

    Saya Mawaddah panggil jah wawa nak xl 0812502425

    jwbn pti sesi 5:

    – Software yd terdapat pd pc saya: Menggunakan software Ms.Windows Xp dgn berbagai office banyak bgt adalh ms.windows,ms.visual basic versi 6.0, Ms.Web Publishing dan msh bnyk lg….

    – Software yg Free: Tidak membayar/tidak mendapatkan support atau dukungan dr si pembuat software tersebut dan jika ada kerusakan ditanggung sendiri oleh pedownload tersebut….

    – Software yg Proprietary: Ada dukungan atau support dari si pembuat software tersbt dan jika ada kerusakan di tanggung oleh si pembuat software tersebut……

    Maap y pak klo jwbnnya slh…..

    Wassalam….

  19. Perangkat lunak bebas memainkan sejumlah peranan dalam pengembangan Internet, World Wide Web dan infrastruktur dari perusahaan-perusahaan dot-com. Perangkat lunak bebas menyebabkan pengguna-pengguna dapat bekerja sama dalam memperbaiki dan memajukan program yang mereka gunakan sehingga menjadikan perangkat lunak bebas sebagai barang publik dan bukannya barang pribadi.

    Dalam model bisnis perangkat lunak bebas, pembuat dapat mengenakan biaya untuk distribusi dan menawarkan dukungan berbayar serta kustomisasi perangkat lunak. Perangkat lunak tak bebas (proprietary software) menggunakan model bisnis yang berbeda, di mana pengguna harus membayar lisensi sebelum dapat menggunakan perangkat lunak. Terkadang beberapa jenis dukungan purna jual termasuk dalam lisensi perangkat lunak tak bebas tersebut, tetapi tidak banyak perangkat lunak berbayar mengenakan biaya tambahan untuk dukungan.

    Perangkat lunak bebas pada umumnya tersedia secara gratis atau dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan harga perangkat lunak tak bebas. Dengan perangkat lunak bebas, pebisnis dapat menyesuaikan perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan dengan mengubah perangkat lunak. Perangkat lunak bebas pada umumnya tidak memiliki garansi dan tidak mengenakan kewajiban legal kepada siapa pun. Walaupun demikian, garansi terkadang dibuat antara dua belah pihak tergantung perangkat lunak dan penggunaannya berdasarkan persetujuan terpisah dari lisensi perangkat lunak bebas yang bersangkutan.

    Banyak pihak memperdebatkan segi keamanan dari perangkat lunak bebas yang dianggap lebih rentan dari perangkat lunak berbayar. Pihak pengguna perangkat lunak bebas mengklaim angka celah keamanan perangkat lunak bebas yang lebih banyak dibandingkan celah keamanan yang ditemukan pada perangkat lunak berbayar disebabkan karena kode sumber perangkat lunak bebas dapat diakses siapa pun termasuk pihak-pihak yang menggunakannya secara ilegal. Mereka juga mengklaim walaupun perangkat lunak berbayar tidak mempublikasikan celah keamanan, tetapi celah tersebut ada dan kemungkinan diketahui oleh para peretas. Di segi lain, ketersediaan kode sumber dari perangkat lunak bebas menyebabkan banyak pengguna dapat menganalisa kode sumber tersebut dan menjadikan tingkat kemungkinan tinggi bagi seseorang untuk menemukan suatu celah dan membuat perbaikannya.

  20. perbedaan lapto dengan hp?
    Laptop (dikenal juga dengan istilah notebook/powerbook) adalah komputer portabel (kecil dan dapat dibawa ke mana-mana dengan mudah) yang terintegrasi pada sebuah casing. Beratnya berkisar dari 1 hingga 6 kilogram tergantung dari ukuran, bahan dan spesifikasi. Sumber listrik berasal dari baterai atau A/C adaptor yang dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai dan menyalakan laptop itu sendiri. Baterai Laptop pada umumnya dapat bertahan sekitar 1 hingga 6 jam bergantung pada cara pemakaian, spesifikasi, dan ukuran baterai.

    Sebagai komputer pribadi, Laptop memiliki fungsi yang sama dengan Komputer Desktop meskipun dengan kemampuan yang lebih rendah. Komponen yang terdapat didalamnya adalah sama dengan yang terdapat pada Komputer Desktop dengan ukuran yang diperkecil, lebih ringan, tidak panas dan irit listrik. Laptop kebanyakan menggunakan layar LCD (Liquid Crystal Display) berukuran 10 inci hingga 17 inci bergantung dari ukuran laptop itu sendiri. Selain itu, keyboard yang terdapat pada Laptop juga dilengkapi dengan touchpad atau dikenal juga sebagai trackpad yang berfungsi sebagai penggerak kursor mouse. Keyboard dan Mouse tambahan dapat dipasang melalui soket USB.

    Berbeda dengan komputer desktop (PC) laptop atau yang sering juga disebut notebook memiliki komponen-komponen pendukung yang didesain secara khusus. Komponen tersebut didesain untuk mengakomodasi portabilitas dari laptop sendiri. Sifat utama yang dimiliki oleh komponen penyusun laptop adalah ukuran yang kecil, hemat konsumsi energi, dan efisien. Laptop harganya lebih mahal tergantung pada merk dan spesifikasi pemakaian

    handphone
    Handphone adalah alat komunikasi, baik jarak dekat maupun jarak jauh. Alat ini merupakan komunikasi lisan atau tulisan yang dapat menyimpan pesan dan sangat praktis untuk dipergunakan sebagai alat komunikasi karena biasa dibawa kemana saja.

    Handphone atau Telepon seluler atau yang lebih dikenal dengan ponsel dari dulu sampai sekarang telah mengalami perubahan baik teknologinya yang dulu hanya dapat untuk berbicara sekarang sudah dapat dipakai untuk bertukar data atau bahkan untuk memotret, sedangkan dari bentuk fisiknya mulai dari berat dan besar hingga yang seukuran korek api. Dari semua perkembangan tersebut tetap saja dipertahankan teknologi dasarnya yaitu bagaimana ponsel menerima sinyal dan mengirim sinyal.

  21. Malware Ancam Telepon Genggam
    Lompat ke Komentar

    Para ahli keamanan sejauh ini mengidentifikasi sebanyak 500 virus atau jenis lain malware atau kerentanan keamanan yang mengincar telepon genggam. Telepon memang rentan terhadap jenis ancaman keamanan yang sama dari malware dengan yang dihadapi personal komputer. Malware (singkatan dari istilah Bahasa Inggris: malicious software, yang berarti perangkat lunak yang mencurigakan) adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan merupakan program yang mencari kelemahan dari software (perangkat lunak).

    Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau sistem operasi.
    Makin banyak telepon itu dapat melakukan fungsi yang sama dengan yang dilakukan komputer pribadi, makin besar peluang benda tersebut memiliki kerentanan serupa.

    Barangkali virus penyerang telepon genggam yang paling terkenal ialah Commwarrior-A, malware yang diidentifikasi pada 2005 dan menyebar ke telepon yang menggunakan versi sistem operasi saat itu Symbian melalui teks pesan, kata surat kabar tersebut.

    Jumlah malware telepon genggam yang dideteksi sejak itu telah berkembang, kata media tersebut. Banyak ahli mengatakan ada segala cara malware telepon genggam itu dapat membuat gangguan. Peretas (hacker) sudah membuat telepon bertukar teks pesan dengan operator merah yang membebani biaya tinggi per pesan.

    Banyak ahli keamanan khawatir peretas dapat segera menggunakan tampilan GPS yang dibuat di dalam banyak telepon genggam guna melacak lokasi pemiliknya. Satu generasi baru spyware yang diberi nama snoopware akhirnya dapat digunakan untuk menghidupkan mikrofon atau kamera di satu telepon, sehingga memungkinkan peretas mendengarkan pembicaraan pemilik telepon atau melihat sekitar mereka, kata surat kabar tersebut.

    Spyware adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada salah satu bentuk perangkat lunak mencurigakan (malicious software/malware) yang menginstalasi dirinya sendiri ke dalam suatu sistem untuk mencuri data milik pengguna. Secara umum, ancaman malware telepon genggam berkembang sebagian karena ‘telepon pintar’ tersebar makin luas.

    Perangkat tersebut terdiri atas satu segmen pasar telepon genggam yang berkembang paling cepat dan kini menjadi tempat penjualan 12 persen dari seluruh telepon yang dijual setiap tahun. Ancaman itu juga meningkat karena peralatan itu telah menjadi lebih kuat dan pengguna memanfaatkan kemampuan barunya, kata surat kabar tersebut. (kl/mar) (JPNN)

  22. PENGERTIAN HANDPHONE
    Handphone adalah alat komunikasi, baik jarak dekat maupun jarak jauh. Alat ini merupakan komunikasi lisan atau tulisan yang dapat menyimpan pesan dan sangat praktis untuk dipergunakan sebagai alat komunikasi karena biasa dibawa kemana saja.

    Handphone atau Telepon seluler atau yang lebih dikenal dengan ponsel dari dulu sampai sekarang telah mengalami perubahan baik teknologinya yang dulu hanya dapat untuk berbicara sekarang sudah dapat dipakai untuk bertukar data atau bahkan untuk memotret, sedangkan dari bentuk fisiknya mulai dari berat dan besar hingga yang seukuran korek api. Dari semua perkembangan tersebut tetap saja dipertahankan teknologi dasarnya yaitu bagaimana ponsel menerima sinyal dan mengirim sinyal.

    LAPTOP?

  23. Telephone genggam:

    Para ahli keamanan memperingatkan kerentanan mulai mengincar para pengguna telepon genggam di seluruh dunia. Sejauh ini, mereka mengidentifikasi sebanyak 500 virus atau malware (malicious software) lainnya yang menyerang telepon genggam.

    Telepon dinilai rentan terhadap jenis ancaman keamanan yang sama dari malware seperti yang dihadapi personal komputer. Malware adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan merupakan program yang mencari kelemahan dari software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software, misalnya sistem operasi ponsel.

    “Makin banyak telepon itu dapat melakukan fungsi yang sama dengan yang dilakukan komputer pribadi, makin besar peluang benda tersebut memiliki kerentanan serupa,” demikian laporan tersebut. Virus penyerang telepon genggam yang paling terkenal ialah Commwarrior-A, malware yang diidentifikasi pada 2005 dan menyebar ke telpon yang menggunakan sistem operasi Symbian melalui teks pesan.

    Banyak ahli mengatakan ada segala cara malware telepon genggam itu dapat membuat gangguan. Banyak ahli keamanan khawatir hacker segera dapat menggunakan GPS yang dibuat di dalam banyak telepon genggam untuk melacak lokasi pemiliknya.

    Satu generasi baru jenis spyware yang diberi nama snoopware menyusup ke telepon gengam dan dapat menghidupkan mikrofon atau kamera. Dengan ini hacker dapat mendengarkan pembicaraan pemilik telefon atau melihat sekitar mereka.

    Secara umum, ancaman malware di telepon genggam berkembang sejak smartphone tersebar makin luas. Perangkat tersebut terdiri atas satu segmen pasar telepon genggam yang berkembang paling cepat dan kini memiliki pangsa pasar 12 persen dari seluruh telepon yang dijual setiap tahun. (ant)

    Komputer pribadi:

    Arti istilah computer dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut

    Alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer.

    Istilah Computer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik.

    Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan.

    Bentuk komputer yang dulu cukup besar untuk mengoperasikan sebuah program, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan mengoperasikan program yang beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan program (perangkat lunak/software) telah menjadikan sebuah komputer menjadi benda yang berguna.

    Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software saja tidak akan berfungsi. Dengan ada keduanya maka komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna.

    Sistem komputer juga dapat dikembangkan untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah rangkaian elektronik buatannya, maka komputer biasa bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Adanya kecenderungan pemanfaatan komputer untuk kontrol seperti ini dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna seperti robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.

    Berdasarkan data yang diolahnya, komputer terdiri dari:
    – Komputer analog
    – Komputer digital
    – Komputer hibrid

    Berdasarkan penggunaannya, komputer dibagi menjadi:
    – Special purpose computer
    – General purpose computer

    Berdasarkan skala kemampuannya, komputer dibagi menjadi:
    – Small scale computer
    – Medium scale computer
    – Large scale computer

    Klasifikasi komputer terbagi atas tujuh, yaitu:
    1. Microcontroller
    2. Microcomputer
    3. Engineering workstation
    4. Minicomputer
    5. Mainframe
    6. Supercomputer

  24. Asalamualikum pak yudhos,,,,,,,,

    Penggunaan telepon genggam yang semakin meluas di dunia, diiringi dengan peningkatan rancangan telepon genggam kearah miniatur dan berteknologi tinggi. Arah rancangan tersebut lebih banyak dibuat dengan prinsip product adjustment, yaitu perancangan dibuat berdasarkan kondisi individu rata-rata. Prinsip perancangan produk tersebut membuat adanya dikriminasi bagi pengguna dengan keterbatasan tertentu, salah satunya adalah lansia. Dari hasil studi yang telah dilakukan sebelumnya dan berdasarkan observasi awal, didapatkan bahwa sebagian besar lansia mengalami kesulitan saat harus menggunakan telepon genggam yang ada sekarang. Kesulitan tersebut terkait dengan interface produk, pengoperasian produk, dan juga teknologi yang harus dimengerti.

    Penggunaan telepon genggam di kalangan lansia diperkirakan akan meningkat seiring dengan peningkatan jumlah lansia yang masih aktif bekerja dan mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri (data WHO dan BPS). Oleh karenanya diperlukan rancangan telepon genggam yang mampu memperhatikan keterbatasan dan karakteristik lansia saat menggunakan telepon genggam. Rancangan yang dibuat dengan memperhatikan keterbatasn lansia tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi sosial lansia dalam masyarakat.

    Dalam penelitian ini dicoba untuk dibuat suatu usulan rancangan telepon genggam dengan memperhatikan karakteristik pengguna lansia. Rancangan yang diusulkan hanya meliputi aspek interface produk dan usulan teknologi yang mungkin dikembangkan dari produk sebelumnya. Rancangan ulang dibuat berdasarkan performansi produk awal, yaitu telepon genggam Nokia 6585.

    Keterbatasan dan karakteristik lansia dalam menggunakan telepon genggam dilihat lewat serangkaian pengujian yang dilakukan terhadap lansia. Pengujian tersebut meliputi pengujian tactile, visual, dan usability (kemampupakaian). Pengujian tactile dan visual dilakukan untuk melihat performansi lansia dari sisi sensori, yang diperlukan untuk berinteraksi dengan produk telepon genggam dari sisi interface-nya. Dalam pengujian ini performansi lansia akan dibandingkan dengan pengguna usia muda (20 – 30 tahun), yang dianggap sebagai pengguna dengan kemampuan sensori terbaik. Perbandingan ini dilakukan untuk mengarahkan rancangan interface produk agar memungkinkan bagi lansia berinteraksi dengan produk seperti golongan usia muda tersebut. Pengujian kemampupakaian dilakukan untuk melihat apakah produk telepon genggam Nokia 6585 dapat mampu pakai jika digunakan oleh lansia. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengguna lansia dengan usia muda dalam kemampuan sensori dan permasalahan kemampupakaian produk, seperti kesalahan penekanan tombol, tidak mengerti prosedur mengoperasikan produ, dan lain sebagainya. Hasil pengujian ini selanjutnya dipakai untuk menentukan karakteristik rancangan interface telepon genggam. Usulan rancangan ulang telepon genggam meliputi rancangan bentuk dan ukuran tombol, kejelasan dan ukuran teks, bentuk dan ukuran telepon genggam, display, dan fitur tambahan, sperti pengatur volume dan penerangan. Analisis perbandingan interface awal dan usulan menunjukkan bahwa usulan interface lebih dapat memudahkan lansia untuk menjalankan fungsi produk, namun bentuknya yang besar tidak terlalu baik dilihat dari aspek estetika.

    Komputer pribadi :

  25. PERSONAL COMPUTER

    Istilah komputer pribadi atau PC mempunyai beberapa arti:

    * Istilah umum yang merujuk pada komputer yang dapat digunakan dan diperoleh orang dengan mudah.
    * Istilah umum yang merujuk kepada mikrokomputer yang sesuai dengan spesifikasi IBM.
    * Komputer pribadi yang pertama kali dikeluarkan oleh IBM dan secara tidak langsung mencetuskan penggunaan istilah PC (Personal Computer) – lihat PC IBM.

    Generasi mikrokomputer yang pertama hanya dijual dalam jumlah kecil kepada orang yang mampu membeli(membuat dan merakit sendiri), dan mengoperasikannya, yaitu: para insinyur dan penggemar bidang elektronika. Mikrokomputer generasi kedua lebih dikenal sebagai komputer rumah (home computer).

    Sejarah

    Istilah komputer pribadi pertama kali digunakan di majalah New Scientist pada tahun 1964 dalam artikel berseri yang berjudul “The World in 1984” (Dunia pada Tahun 1984). Dalam “The Banishment of Paper Work” (Hilangnya Pekerjaan Tulis-Menulis), Arthur L. Samuel dari Pusat Penelitian Watson (Watson Research Center) nya IBM menulis, “Meskipun mungkin saja kita dapat memperoleh pendidikan di rumah melalui PC orang tersebut sendiri, sifat asli manusia tetap tak akan berubah.”

    Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70an. Namun begitu, ia tidak berkemampuan tinggi, dan kurang cakap dibandingkan dengan komputer bisnis (Business Computer) pada waktu itu, sehingga hanya digunakan oleh peminat komputer, atau hanya untuk permainan elektronik serta penggunaan bulletin board system. Seperti pada komputer modern di era chip silikon PC menggunakan mikrokomputer sebagai Unit Pemroses Pusat . Mikroprosesor yang pertama dipakai pada PC IBM adalah Intel4004 yang dikeluarkan pada 15 November 1971.

    Mikrokomputer menjadi alat perniagaan ketika program spreadsheet VisiCalc diluncurkan untuk mesin Apple II, dan kemudian untuk kelompok 8-bit Atari, Commodore PET, dan PC IBM yang menjadi program aplikasi terpopuler. Pada sekitar tahun 1980an, harga komputer pribadi yang rendah menjadi sebab utama kepopularannya untuk kegunaan di rumah serta bisnis. Pada tahun 1982, majalah Time memberikan “Komputer Pribadi” gelar “Man of the Year”.

  26. Telepon Genggam

    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  27. komputer pribadi :
    Jika kamu termasuk pengguna komputer yang aktif, belum punya komputer pribadi, suka pindah-pindah komputer, atau suka nongkrong di warnet, maka jadikan flashdisk kamu sebagai komputer pribadi dengan menggunakan PortableApps Suite™. Tinggal masukkan ke flashdisk dan tak perlu diinstall. Jadi, jalan-jalan kemanapun kamu cukup membawa flashdisk saja!

  28. Telephone genggam:

    Para ahli keamanan memperingatkan kerentanan mulai mengincar para pengguna telepon genggam di seluruh dunia. Sejauh ini, mereka mengidentifikasi sebanyak 500 virus atau malware (malicious software) lainnya yang menyerang telepon genggam.

    Telepon dinilai rentan terhadap jenis ancaman keamanan yang sama dari malware seperti yang dihadapi personal komputer. Malware adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan merupakan program yang mencari kelemahan dari software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software, misalnya sistem operasi ponsel.

    “Makin banyak telepon itu dapat melakukan fungsi yang sama dengan yang dilakukan komputer pribadi, makin besar peluang benda tersebut memiliki kerentanan serupa,” demikian laporan tersebut. Virus penyerang telepon genggam yang paling terkenal ialah Commwarrior-A, malware yang diidentifikasi pada 2005 dan menyebar ke telpon yang menggunakan sistem operasi Symbian melalui teks pesan.

    Banyak ahli mengatakan ada segala cara malware telepon genggam itu dapat membuat gangguan. Banyak ahli keamanan khawatir hacker segera dapat menggunakan GPS yang dibuat di dalam banyak telepon genggam untuk melacak lokasi pemiliknya.

    Satu generasi baru jenis spyware yang diberi nama snoopware menyusup ke telepon gengam dan dapat menghidupkan mikrofon atau kamera. Dengan ini hacker dapat mendengarkan pembicaraan pemilik telefon atau melihat sekitar mereka.

    Secara umum, ancaman malware di telepon genggam berkembang sejak smartphone tersebar makin luas. Perangkat tersebut terdiri atas satu segmen pasar telepon genggam yang berkembang paling cepat dan kini memiliki pangsa pasar 12 persen dari seluruh telepon yang dijual setiap tahun. (ant)

  29. Assalamu’alaikum wr.wb

    secara ringkas program komputer yang telah dihakciptakan dan memiliki lisensi dikelompokkan dalam dua model besar lisensi; yaitu open source/free software dan closed source/proprietary. Perlu juga dicatat di sini bahwa tidak semua program komputer memiliki lisensi ataupun hak cipta. Sebuah program komputer dapat saja dipublikasikan tanpa disertai lisensi (biasa disebut License-Free Software), meski dalam hal ini tetap saja berhak cipta sehingga pengedarannya juga harus mengikuti aturan yang berlaku. Atau sebuah program komputer dapat juga dipublikasikan begitu saja kepada umum (public domain) yang dalam hal ini tidak dihakciptakan dan tidak pula berlisensi.

    Free Software License, Open Source License dan Freeware

    Penggunaan terminologi free software license dan open source license sering dipergunakan secara bergantian, meskipun sebenarnya terdapat perbedaan pada maknanya. Menurut Richard Stallman (pelopor Free Software Movement): “Free software berbicara soal kebebasan (freedom) dan bukan soal harga (price)”. Atau dengan kata lain, free software berarti bahwa pengguna komputer memiliki kebebasan untuk penggunaan dan pengendalian atas program komputer tersebut. Menurutnya, sebuah program komputer disebut sebagai free software apabila program komputer tersebut secara bebas dapat dipergunakan, diperbanyak, dipelajari, dimodifikasi dan untuk kemudian diedarkan kembali. Free software tidak selalu berarti gratis !

    Secara umum sebuah program komputer digolongkan sebagai “Open Source” apabila telah mendapatkan persetujuan dari sebuah organisasi yang bernama Open Source Initiative. Open Source merupakan praktek dalam produksi dan pengembangan aplikasi dimana akses ke kode program diberikan kepada pengguna. Mengacu kepada pengertian free software seperti tersebut di atas, hampir semua program Open Source adalah juga free software.

    Sebutan “Freeware” (free beer software) diberikan kepada program komputer yang gratis, akan tetapi, tetap tidak bisa dimiliki oleh pengguna (proprietary), karena pengguna tidak dapat secara bebas mempergunakan, memperbanyak, mempelajari, mengubah dan mengedarkan kembali. Kode program dari sebuah Freeware mungkin saja tidak dipublikasikan dan modifikasi atas program komputer tersebut mungkin saja tidak diperbolehkan. Winamp dan Acrobat Reader adalah contoh-contoh program komputer yang terkategori sebagai freeware.

    Closed Source/Proprietary dan Shareware

    Pada model lisensi Closed Source/Proprietary terdapat pembatasan-pembatasan (oleh pemilik program komputer tersebut). Pembatasan untuk penggunaan, penggandaan ataupun pengubahan program tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme teknis dan hukum. Secara teknis berarti pemilik program komputer hanya memberikan kode-kode biner (machine-readable binary) kepada pengguna, tapi tidak memberikan kode program yang bisa dibaca (human-readable). Sedangkan melalui mekanisme hukum dapat dilakukan melalui lisensi program, hak cipta dan paten.

    Contoh yang paling tepat untuk menggambarkan model lisensi ini adalah produk-produk dari Microsoft (Sistem Operasi Windows, Microsoft Office, Visio, Microsoft Project, dll.)

  30. a. Komputer Mikro (Personal Computer)
    Pada awalnya, komputer jenis ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan per-orangan (personal). Kebutuhan per-orangan dalam hal menyimpan ataupun memproses data, tentunya tidak sebanyak kebutuhan sebuah perusahaan. Dikarenakan hal tersebut, kemampuan dan teknologi yang dimiliki oleh Personal Komputer pada awalnya memang sangat terbatas.

    Pada awalnya, memory yang dimiliki oleh sebuah personal komputer hanya berkisar antara 32 hingga 64 KB (Kilo Byte). Tetapi dalam perkembangannya, banyak personal komputer yang kini memiliki memory hingga 8 ataupun 32 MB (Mega Byte). Komputer personal model Apple II merupakan pelopor dari kelahiran personal komputer yang ada pada saat sekarang.

    Karena harganya relatif murah, bentuknya kecil dan teknologi yang dimiliki diangap sudah memadai, maka personal komputer menjadi begitu cepat populer. Personal komputer kini tidak hanya digunakan oleh perorangan tetapi pada akhirnya banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyelesaikan pelbagai masalah yang ada diperusahaan.

    Pada umumnya personal komputer hanya mampu bekerja untuk melayani satu orang pemakai (single-user), tetapi dalam perkembangannya dengan menggunakan konsep LAN (Local Area Network) personal komputer juga dapat digunakan untuk melayani banyak pemakai dalam saat yang bersamaan (konsep multi user).

    Pada konsep LAN yang merupakan sebuah jaringan, terdapat sebuah otak/pengendali yang disebut sebagai server dan beberapa anggota yang disebut sebagai terminal. Secara pisik bentuk server ataupun terminal tidak berbeda dengan bentuk sebuah PC. Hubungan server dan terminal, dilakukan melalui sebuah kabel. Data yang berasal dari pelbagai terminal, akan disimpan secara terpusat oleh server.

    Personal komputer pada saat ini juga mampu melakukan komunikasi data dengan personal komputer lainnya ditempat yang saling berjauhan. Dengan menggunakan sebuah modem, maka data yang berasal dari komputer akan dirubah menjadi gelombang suara, dan suara inilah yang kemudian dikirim melalui kabel telpon. Modem yang ada ditempat lain, akan menangkap gelombang suara ini dan merubah bentuknya menjadi gelombang yang bisa diproses oleh komputer.

    Perbedaan konsep antara LAN dan Modem adalah, LAN hanya bisa digunakan untuk tempat yang tidak terlalu jauh (saat ini diartikan sebagai: tidak lebih dari 9.000 meter), dan biasanya masih terbatas dalam satu gedung. Selebihnya diperlukan modem. Kabel yang digunakan pada LAN adalah kabel digital, sehingga data bisa langsung dikirim tanpa perlu merubah bentuk seperti halnya yang dilakukan oleh modem.

    Pada tahun 1960-an, IBM memperkenalkan komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor.

    Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan baik yang bersifat ilmiah ataupun komersial. Karena kecepatan dan kemampuan yang dimilikinya, menyebabkan IBM 7090 menjadi sangat popular. Komputer generasi kedua lainnya adalah: IBM Serie 1400, NCR Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800.

    Note-book juga mampu melakukan komunikasi data dengan sesama note-book ataupun dengan komputer lainnya dilokasi yang saling berjauhan.

    b. Komputer Mini
    Komputer mini mempunyai kemampuan berapa kali lebih besar jika dibanding dengan personal komputer. Hal ini disebabkan karena micro-pocessor yang digunakan untuk memproses data memang mempunyai kemampuan jauh lebih unggul jika dibanding dengan micropocessor yang digunakan pada personal komputer. Ukuran pisiknya dapat sebesar almari kecil.

    Komputer mini pada umumnya dapat digunakan untuk melayani lebih dari satu pemakai (multi user). Dalam sistem multi user ini, pada akhirnya personal komputer banyak digunakan sebagai terminal yang berfungsi untuk memasukkan data. Contoh Komputer mini: IBM AS-400

    c. Komputer Mainframe
    Ciri utama yang membedakan pengertian antara mini komputer dengan mainframe adalah, mainframe memiliki processor lebih dari satu. Dengan demikian, dari segi kecepatan proses mainframe jauh lebih cepat jika dibanding dengan mini komputer.

    Kecepatan kerja mainframe mencapai 1 milyar operasi perdetik (1 giga operations per-seconds = 1 GOPS). Kecepatan semacam ini sangatlah diperlukan, karena mainframe biasanya digunakan untuk memproses data-data yang mempunyai kapasitas sangat besar, dan disamping itu, mainframe biasanya juga digunakan oleh puluhan hingga ratusan pemakai yang bekerja secara bersama-sama.

    Suatu teknik atau cara yang memungkinkan banyak orang pada pelbagai terminal dapat meng-access pada satu komputer pada saat yang bersamaan, dikenal dengan time-sharing. Didalam pengertian time sharing sendiri, CPU dalam memberikan perhatiannya sebenarnya hanya kepada satu pemakai pada satu saat, dan kemudian dilanjutkan dengan pemakai berikutnya. Tetapi karena memiliki kecepatan yang sangat tinggi, maka jarak pemakaian waktu antara satu pemakai dan lainnya tidaklah nampak secara jelas.

    Mainframe secara umum membutuhkan ruangan khusus dimana faktor lingkungan yang terdiri dari temperatur, kelembaban udara ataupun gangguan asap dapatlah dimonitor. Hal ini disebabkan karena nilai komputer serta nilai dari informasi yang tersimpan didalamnya sangatlah mahal. Ruangan yang ada biasanya juga dilengkapi dengan pelbagai sistem pengamanan elektronik.

    d. Super-komputer
    Sesuai dengan namanya, super komputer memiliki ciri khas, yaitu kecepatan proses yang tinggi serta memiliki kemampuan menyimpan data yang jauh lebih besar apabila dibanding dengan main-frame. Harga super komputer sangatlah besar dan mahal. Salah satau contoh super komputer adalah Cray-2. Pengguna super komputer biasanya negara-negara yang sudah maju ataupun perusahaan-perusahaan yang sangat besar, seperti misalnya industri pesawat terbang Nurtanio.

    Dikarenakan kemampuannya yang sangat luar biasa dan diantaranya memiliki kemampuan untuk membaca/menyadap pelbagai data dari satelit, maka untuk pembelian sebuah super komputer harus mendapat persetujuan secara langsung dari presiden. Permintaan Indonesia pernah ditolak oleh presiden Amerika ketika Nurtantio menginginkan untuk membeli sebuah super komputer dari Amerika.

  31. Pengertian Handphone

    Handphone adalah alat komunikasi, baik jarak dekat maupun jarak jauh. Alat ini merupakan komunikasi lisan atau tulisan yang dapat menyimpan pesan dan sangat praktis untuk dipergunakan sebagai alat komunikasi karena biasa dibawa kemana saja.

    Handphone atau Telepon seluler atau yang lebih dikenal dengan ponsel dari dulu sampai sekarang telah mengalami perubahan baik teknologinya yang dulu hanya dapat untuk berbicara sekarang sudah dapat dipakai untuk bertukar data atau bahkan untuk memotret, sedangkan dari bentuk fisiknya mulai dari berat dan besar hingga yang seukuran korek api. Dari semua perkembangan tersebut tetap saja dipertahankan teknologi dasarnya yaitu bagaimana ponsel menerima sinyal dan mengirim sinyal.

    Teknologi seluler merupakan gabungan teknologi dari beberapa penemuan teknologi-teknologi sebelumnya. Antara lain dari penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, sedangkan radio oleh Nikolai Tesla (1880) yang kemudian pada tahun 1894 secara formal dikenalkan orang Italia bernama Guglielmo Marconi.

    Kenapa Disebut Telepon Seluler?

    Ponsel bekerja dengan mengandalkan sinyal yang dipancarkan dari sebuah pemancar dengan frekuensi tertentu. Untuk membagi-bagi daerah agar terdapat frekuensi yang merata pada daerah tersebut maka sebuah daerah atau kota dibagi menjadi seperti sebuah irisan yang digambarkan sebagai irisan berbentuk hexagonal atau disebut dengan sel (cell). Masing-masing sel tersebut dapat mempunyai frekuensi sebanyak 800 dan mempunyai cakupan kisaran sekitar 26 kilometer bujur sangkar. Masing-masing sel mempunyai suatu menara dan suatu bangunan kecil yang berisi peralatan. Saat kita sedang berjalan dengan mengendarai kendaraan, sinyal akan dipancarkan dari sel ke sel oleh suatu tower atau menara dari tiap sel tersebut.

    Kode Pada Ponsel
    Semua ponsel mempunyai kode khusus yang berhubungan dengan pemiliknya atau operator teleponnya. Secara umum terdapat 3 pokok kode yang terdapat pada ponsel antara lain:
    1. Electronic Serial Number (ESN), suatu nomor 32-bit yang unik diprogramkan ke dalam telepon saat dibuat (kita kenal dengan istilah nomor IMEI)
    2. Mobile Identification Number (MIN), l0 digit nomor dari nomor telepon
    3. System Identification Code (SID), 5 digit nomor yang dikeluarkan oleh badan resmi dunia yang menangani bidang telekomunikasi (FCC)

    ROAMING
    Istilaih roaming biasa kita sebut saat menggunakan ponsel. Biasanya istilah roaming dihubungkan dengan penerimaan panggilan saat kita berada diluar area nomor telepon kita, hal tersebut biasanya dihitung dengan biaya tertentu. Roaming dapat terjadi karena System Identification Code (SID) pada telepon kita tidak sesuai dengan SID yang dikenal pada pengendali saluran saat kita berada. Hal tersebut membuat Mobile Telephone Switching Office (MTSO) atau kantor operator seluler terdekat mengontak MTSO asal nomor kita dan mencocokkan dengan data yang ada di MTSO asal dan segera melacak keberadaan posisi kita dengan cepat.

    PROTOKOL KOMUNIKASI
    Ada tiga teknologi umum yang digunakan oleh jaringan ponsel untuk memancarkan informasi:
    A. Frequency Division Multiple Access ( FDMA)
    B. Time Division Muluple Access ( TDMA)
    C. Code Division Multiple Access ( CDMA)

    A. Frequency Division Multiple Access ( FDMA)
    Untuk memahami FDMA, bisa dianalogikan tentang stasiun radio, stasiun radio mengirimkan sinyalnya pada frekuensi yang berbeda pada kanal yang tersedia kepada tiap-tiap pengguna ponsel. FDMA digunakan sebagian besar untuk transmisi analog. Saat untuk membawa informasi digital, FDMA sudah tidak efisien lagi.

    B. Time Division Muluple Access ( TDMA)
    Penggunaan saluran frekuensi menggunakan batasan waktu. Suara yang masuk kedalam saluran/kanal dikompresi kedalam format digital dan mempunyai ukuran yang kecil. Secara kapasitas TDMA mempunyai daya tampung menerima panggilan yang lebih luas dibanding mode1 analog pada FDMA. TDMA beroperasi pada frekwensi 800 MHz atau 1900 MHz.
    TDMA sama dengan GSM. Teknologi TDMA kadang disebut juga dengan Global System for Communication Mobile (GSM). GSM menggunakan enkripsi pada pemakaiannya sehingga lebih terjamin keamanannya. GSM beroperasi pada 900 – 1800 MHz. Pengguna GSM cukup menggunakan SIM (subscriber identification mobile).

    C. Code Division Multiple Access ( CDMA)
    Sebuah ponsel mengirimkan data (voice) yang masuk kedalam saluran/kanal dan akan dipecah-pecah menjadi potongan yang kecil-kecil dan masuk kedalam saluran frekuensi yang terpisah-pisah, kemudian paket data yang kecil-kecil tersebut akan disebarkan dengan kode yang unik dan hanya dapat diterima pada penerima yang mempunyai kesesuaian data yang akan diambil.

    APLIKASI HANDPHONE

    Berbagai inovasi terus dikembangkan dalam dunia ponsel, perkembangan inovasi tersebut akhirnya memungkinkan ponsel tak lagi hanya berfungsi untuk komunikasi suara, namun juga bisa berfungsi untuk berbagai keperluan antara lain:

    1. SMS (Short Message Service)
    2. MMS (Multimedia Message Service)
    3. Video Streaming

    1.

    SMS/MMS

    SMS merupakan salah satu aplikasi pengiriman pesan yang ditetapkan oleh standart ETSI (www.etsi.org), pada dokumentasi GSM 03.40 dan GSM 03.38. Aplikasi SMS ataupun MMS mempunyai cara kerja yang sama hanya terdapat perbedaan jenis data yang dibawa SMS pesan yang bersifat text sedangkan MMS dapat berisi suara, gambar, movie (multimedia).

    Bagaimana SMS/MMS bekerja?
    Saat kita menerima pesan SMS/MSM dari handphone (mobile originated) pesan tersebut tidak langsung dikirimkan ke handphone tujuan (mobile terminated), akan tetapi dikirim terlebih dahulu ke SMS Center (SMSC) yang biasanya berada di kantor operator telepon, baru kemudian pesan tersebut diteruskan ke handphone tujuan.
    Dengan adanya SMSC, kita dapat mengetahui status dari pesan SMS yang telah dikirim, apakah telah sampai atau gagal. Apabila handphone tujuan dalam keadaan aktif dan dapat menerima pesan SMS yang dikirim, ia akan mengirimkan kembali pesan konfirmasi ke SMSC yang menyatakan bahwa pesan telah diterima. Kemudian SMSC mengirimkan kembali status tersebut kepada si pengirim. Jika handphone tujuan dalam keadaan mati, pesan yang kita kirimkan akan disimpan pada SMSC sampai period-validity terpenuhi. Period-validity artinya tenggang waktu yang diberikan si pengirim pesan sampai pesan dapat diterima oleh si penerima, hal ini dapat kita atur pada ponsel kita mulai dari 1 jam – lebih dari 1 hari.

    3. Video Streaming
    Aplikasi ini merupakan teknologi terkini yang diusung oleh sebuah ponsel. Dengan adanya layanan yang diberikan oleh operator seluler, informasi yang sifatnya real time dapat kita peroleh semisal berita dari televisi atau bahkan kondisi lalu lintas ditempat-tempat tertentu. Aplikasi inimerupakan gambaran teknologi seluler yang orang kadang menyebutnya dengan teknologi 2,5G. Video streaming merupakan layanan multimedia yang dapat diakses oleh pengguna ponsel dengan teknologi komunikasi data bergerak

    Bagaimana Video Streaming Bekerja?
    Aplikasi ini kalau dalam teknologi komputer dikategorikan sebagai jaringan client-server. Artinya client (pengguna ponsel) melakukan permintaan (request) kepada server (operator) untuk dikirimi data dalam hal ini materi yang bersifat multimedia (audio, video). Materi (content) dari operator atau penyedia jasa layanan memasang materinya kedalam aplikasi-aplikasi layanannya yang kemudian dapat diakses oleh ponsel pengguna. Materi ini dapat berupa file audio video yang bersifat real time artinya kejadiannya berlangsung juga saat diakses seperti kondisi lalu lintas di jalan raya di Jakarta yang telah dipasang kamera dan dipancarkan ke kantor operator yang kemudian diakses oleh pengguna ponsel. Untuk dapat mengaksesnya diperlukan ponsel dengan sistem operasi seperti symbian, ada aplikasi GPRS dan RealOne Flayer, dan registrasi ke operator ponsel seperti IM3.

    FITUR HANDPHONE

    Untuk melengkapi kebutuhan penggunanya ponsel saat ini dilengkapi dengan fitur-fitur yang mengagumkan Dari ponsel yang hanya dipakai untuk komunikasi sekarang ponsel dapat untuk mengakses internet bahkan dapat juga dipakai untuk merekam gambar tak ubahnya sebuah kamera atau handycam. Beberapa litur ponsel yang menjadi trend terkini antara lain :

    1. GPRS
    2. Bluetooth
    3. Infra Red
    4. Game Java
    1. General Packet Radio Services (GPRS)
    Merupakan teknologi komunikasi data yang melengkapi network GSM dan memungkinkan komunikasi data pada kecepatan maksimal 115 kbps. GPRS dapat digunakan sebagai media mengakses beberapa service, antara lain: WAP (Wireless Application Protocol), Internet, MMS (Multimedia Messaging Service) dan SMS. Dalam penggunaan GPRS untuk koneksi ke internet lewat ponsel, model perhitungan biaya yang dilakukan tidak berdasarkan pada durasi atau lama waktu pemakaian tetapi besamya data yang didownload (hitungan kilobyte). Agar bisa koneksi ke internet melalui GPRS, ada 3 hal yang perlu diperhatikan:
    1. Operator
    Operator telekomunikasi yang dipakai harus bisa mendukung (support) teknologi GPRS. Saat ini semua operator GSM di Indonesia sudah mcndukung layanan GPRS untuk kartu pascabayar.

    2. Handphone
    Handphone yang digunakan tentu harus mendukung GPRS. Coba lihat buku manualnya atau bisa tanya ke penjual handphone.

    3. Registrasi dan konfigurasi
    Jika handphone dan operator sudah mendukung, kemudian perlu meregistrasi nomor agar bisa mendapat layanan GPRS. Setelah itu perlu mengkonfigurasi di ponsel sesuai petunjuk dari tiap operator. Ada yang meminta mengkonfigurasi secara manual atau secara otomatis hanya dengan mengirimkan sms ke nomor operator. Masing-masing operator memiliki cara tersendiri.

    2. Bluetooth
    Bluetooth adalah sebuah microchip yang dilengkapi transmiter radio yang dapat mengrimkan data dalam jumlah besar, di antara piranti-piranti yang sesuai. Bluetooth adalah nama yang berasal dari raja Norwegia yang menyatukan Swedia dan Denmark, ide penyatuan tersebut menjadi dasar penamaan bluetooth sebagai perangkat yang dapat saling menyatukan dengan perangkat lain dan saling berkomunikasi. Dengan mengaktifkan bluetooth pada ponsel maka pada radius 10 meter bahkan 100 meter, semua perangkat seperti ponsel, PDA, laptop, pc yang dilengkapi dan diaktifkan bluetoothnya akan terdeteksi pada ponsel kita. Setelah itu kita dapat melakukan komunikasi dengan mereka. Dengan mengaktifkan bluetooth pada ponsel dengan GPRS terkoneksi ke internet serta bluelooth pada laptop maka kita dapat browsing internet lewat laptop kita. Adapun kelebihan dan kekurangan bluetooth:
    Kelebihan:

    1.

    Bisa transfer file secara gratis
    2.

    Jangkauan lumayan luas yaitu sampai radius 10m selama tidak ada penghalang berupa tembok atau gangguan elektromagnetis
    3.

    Dapat dimanfaatkan untuk multiplayer pada game-game tertentu
    4.

    Dapat digunakan untuk transfer file dari komputer ke handphone dan sebaliknya

    Kekurangan:

    1.

    Terkadang, transfer file dari handphone merk A ke handphone merk B berjalan lambat. Pada kesempatan lain, transfer file dari handphone merk B ke merk A bisa berjalan dengan kecepatan transfer hingga dua kali lipat kecepatan transfer A ke B. Contoh : Transfer file dari HP Nokia ke HP Sony Ericsson misalnya 676kb/menit, tapi transfer file Nokia ke Sony ericsson bisa sampai 1 MB/menit. Dengan kata lain, kecepatan transfer bluetooth tidak tetap dan tergantung dari perangkat yang mengirim dan yang menerima.
    2.

    Terkadang lagi, pada transfer file, terdapat yang menyusup ke dalam file yang hendak dikirim, sehingga selain mendapatkan file, handphone penerima juga mendapatkan virus. Tips: Seringkali dicirikan dengan pesan ” Terima pesan bluetooth dari perangkat tak dikenal?” Untuk meminimalkan kemungkinan mendapat virus, lebih baik tidak usah menerima pesan dari perangkat yang dikenal.

    3. Infra Red
    Infra red merupakan salah satu fitur yang didapat pada hampir semua ponsel. Secara fungsional infra red tidak ubahnya seperti bluteooth, hanya saja perbedaanya infra red hanya dapat saling berkomunikasi dengan 1 perangkat saja semisal ponsel dengan laptop, ponsel dengan ponsel dan tidak mengenal perangkat lain yang tidak kita arahkan langsung. Dari sisi jarak infra red mempunyai kisaran untuk dapat saling berkomunikasi dari 1-100 cm, adapun kecepatan transfernya kecepatan infra red: 115.2 KB, 57.6 KB , 38.4 KB, 19.2 KB, 9.6 KB. Untuk mengetahui ada tidaknya infra red pada ponsel kita, dapat dilihat dari fisik ponsel yaitu dengan ditandai adanya lampu yang berbentuk oval, kecil, dan berwarna merah. Untuk mengaktifkannya tinggal diseting dari menu ponsel. Ada banyak hal yang dilakukan dengan infra red antara lain:

    – Edit / update / syncronize phonebook antara komputer dan handphone (Syncronize ke MS Outlook and Outlook Express)
    – SMS Editor dan menambah signature pada SMS
    – Kirim hasil photo dari ponsel ke komputer dan sebaliknya
    -Transfer lagu seperti MP3, WAV dari komputer ke ponsel
    -Transfer video/movie dari komputer ke ponsel
    -Install games, aplikasi, image
    -Mengirim pesan ke handphone pribadi / handphone lain, berupa SMS, Ringtone, Picture Message, Logo Operator
    -Ringtone Composer (Monophonic Tones / Polyphonic Tones)
    -Untuk internet connection via notebook / PC

    4. JAVA
    Nama JAVA sudah banyak dikenal sebagai bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan orang. Nama JAVA dipakai oleh penemunya (http://www.sun.com/) dari ketidaksengajaan saat mereka akan memberikan aplikasi yang sedang mereka kerjakan disuatu kedai kopi, mereka menyebut kopi dengan kata JAVA dan akhimya memberi nama aplikasi tersebut dengan JAVA, versi lain mengatakan JAVA adalah nama depan dari nama mereka. JAVA terkenal karena kehandalannya untuk menjalankan aplikasi mulai dari perangkat sekelas server hingga peralatan mikro antara lain ponsel. Orang banyak menyebut program JAVA pada ponsel dengan midlet (http://www.midlet.org/), beberapa aplikasi yang sering dijumpai pada perangkat mobile seperti ponsel antara lain game, koneksi internet atau aplikasi lainnya.

  32. a. Komputer Mikro (Personal Computer)
    Personal Computer

    Personal Computer

    Pada awalnya, komputer jenis ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan per-orangan (personal). Kebutuhan per-orangan dalam hal menyimpan ataupun memproses data, tentunya tidak sebanyak kebutuhan sebuah perusahaan. Dikarenakan hal tersebut, kemampuan dan teknologi yang dimiliki oleh Personal Komputer pada awalnya memang sangat terbatas.

    Pada awalnya, memory yang dimiliki oleh sebuah personal komputer hanya berkisar antara 32 hingga 64 KB (Kilo Byte). Tetapi dalam perkembangannya, banyak personal komputer yang kini memiliki memory hingga 8 ataupun 32 MB (Mega Byte). Komputer personal model Apple II merupakan pelopor dari kelahiran personal komputer yang ada pada saat sekarang.

    Karena harganya relatif murah, bentuknya kecil dan teknologi yang dimiliki diangap sudah memadai, maka personal komputer menjadi begitu cepat populer. Personal komputer kini tidak hanya digunakan oleh perorangan tetapi pada akhirnya banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyelesaikan pelbagai masalah yang ada diperusahaan.

    Pada umumnya personal komputer hanya mampu bekerja untuk melayani satu orang pemakai (single-user), tetapi dalam perkem bangannya dengan menggunakan konsep LAN (Local Area Network) personal komputer juga dapat digunakan untuk melayani banyak pemakai dalam saat yang bersamaan (konsep multi user).

    Pada konsep LAN yang merupakan sebuah jaringan, terdapat sebuah otak/pengendali yang disebut sebagai server dan beberapa anggota yang disebut sebagai terminal. Secara pisik bentuk server ataupun terminal tidak berbeda dengan bentuk sebuah PC. Hubungan server dan terminal, dilakukan melalui sebuah kabel. Data yang berasal dari pelbagai terminal, akan disimpan secara terpusat oleh server.

    Personal komputer pada saat ini juga mampu melakukan komunikasi data dengan personal komputer lainnya ditempat yang saling berjauhan. Dengan menggunakan sebuah modem, maka data yang berasal dari komputer akan dirubah menjadi gelombang suara, dan suara inilah yang kemudian dikirim melalui kabel telpon. Modem yang ada ditempat lain, akan menangkap gelombang suara ini dan merubah bentuknya menjadi gelombang yang bisa diproses oleh komputer.

    Perbedaan konsep antara LAN dan Modem adalah, LAN hanya bisa digunakan untuk tempat yang tidak terlalu jauh (saat ini diartikan sebagai: tidak lebih dari 2.000 meter), dan biasanya masih terbatas dalam satu gedung. Selebihnya diperlukan modem. Kabel yang digunakan pada LAN adalah kabel digital, sehingga data bisa langsung dikirim tanpa perlu merubah bentuk seperti halnya yang dilakukan oleh modem.

    Jenis PC lainnya yang tengah populer pada saat ini adalah: note-book. Note-book menggunakan silikon chip yang sangat tipis yang merupakan lambang kemajuan teknologi. Komputer jenis ini mempunyai bentuk yang sangat kecil apabila dibanding dengan jenis komputer lainnya. Note-book biasanya dilengkapi dengan portable battery-power, sehingga tanpa adanya listrik-pun note-book masih bisa dioperasikan. Dengan demikian, komputer jenis ini sangat cocok digunakan bagi para pemakai yang sering berpergian.

    Karena menggunakan monitor jenis LCD (Liquid Cristal Display), note-book mempunyai bentuk yang sangat tipis. Disamping itu, note-book juga memiliki fasilitas disket ataupun hard-disk seperti hal-nya komputer PC pada umumnya. Internal memory yang dimiliki juga sangat besar, dimulai dari 4 MB yang kemudian bisa dikembangkan hingga 64 MB.

    Note-book juga mampu melakukan komunikasi data dengan sesama note-book ataupun dengan komputer lainnya dilokasi yang saling berjauhan.

    b. Komputer Mini
    Komputer Mini

    Komputer Mini

    Komputer mini mempunyai kemampuan berapa kali lebih besar jika dibanding dengan personal komputer. Hal ini disebabkan karena micro-pocessor yang digunakan untuk memproses data memang mempunyai kemampuan jauh lebih unggul jika dibanding dengan micropocessor yang digunakan pada personal komputer. Ukuran pisiknya dapat sebesar almari kecil.

    Komputer mini pada umumnya dapat digunakan untuk melayani lebih dari satu pemakai (multi user). Dalam sistem multi user ini, pada akhirnya personal komputer banyak digunakan sebagai terminal yang berfungsi untuk memasukkan data. Contoh Komputer mini: IBM AS-40.

    c. Komputer Mainframe
    Komputer Mainframe

    Komputer Mainframe

    Ciri utama yang membedakan pengertian antara mini komputer dengan mainframe adalah, mainframe memiliki processor lebih dari satu. Dengan demikian, dari segi kecepatan proses mainframe jauh lebih cepat jika dibanding dengan mini komputer.

    Kecepatan kerja mainframe mencapai 1 milyar operasi perdetik (1 giga operations per-seconds = 1 GOPS). Kecepatan semacam ini sangatlah diperlukan, karena mainframe biasanya digunakan untuk memproses data-data yang mempunyai kapasitas sangat besar, dan disamping itu, mainframe biasanya juga digunakan oleh puluhan hingga ratusan pemakai yang bekerja secara bersama-sama.

    Suatu teknik atau cara yang memungkinkan banyak orang pada pelbagai terminal dapat meng-access pada satu komputer pada saat yang bersamaan, dikenal dengan time-sharing. Didalam pengertian time sharing sendiri, CPU dalam memberikan perhatiannya sebenarnya hanya kepada satu pemakai pada satu saat, dan kemudian dilanjutkan dengan pemakai berikutnya. Tetapi karena memiliki kecepatan yang sangat tinggi, maka jarak pemakaian waktu antara satu pemakai dan lainnya tidaklah nampak secara jelas.

    Mainframe secara umum membutuhkan ruangan khusus dimana faktor lingkungan yang terdiri dari temperatur, kelembaban udara ataupun gangguan asap dapatlah dimonitor. Hal ini disebabkan karena nilai komputer serta nilai dari informasi yang tersimpan didalamnya sangatlah mahal. Ruangan yang ada biasanya juga dilengkapi dengan pelbagai sistem pengamanan elektronik.

    d. Super-komputer
    Super Komputer

    Super Komputer

    Sesuai dengan namanya, super komputer memiliki ciri khas, yaitu kecepatan proses yang tinggi serta memiliki kemampuan menyimpan data yang jauh lebih besar apabila dibanding dengan main-frame. Harga super komputer sangatlah besar dan mahal. Salah satau contoh super komputer adalah Cray-2. Pengguna super komputer biasanya negara-negara yang sudah maju ataupun perusahaan-perusahaan yang sangat besar, seperti misalnya industri pesawat terbang Nurtanio.

    Dikarenakan kemampuannya yang sangat luar biasa dan diantaranya memiliki kemampuan untuk membaca/menyadap pelbagai data dari satelit, maka untuk pembelian sebuah super komputer harus mendapat persetujuan secara langsung dari presiden. Permintaan Indonesia pernah ditolak oleh presiden Amerika ketika Nurtantio menginginkan untuk membeli sebuah super komputer dari Amerika.

  33. Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

  34. J.E.N.I. Bab 9 Optimisasi 9.1 Tujuan Setelah menyelesaikan bab ini, pelajar diharapkan menguasai : ● Mengetahui teknik yang berbeda dalam optimisasi aplikasi mobile 9.2 Optimisasi Sebelum benar-benar melakukan setiap optimisasi pada program Anda, Anda seharusnya perlu memastikan bahwa package software anda memiliki kualitas yang baik. Anda perlu meletakkan optimisasi dalam agenda Anda. Beberapa teknik yang dibahas pada bab ini seharusnya dapat membantu dalam menghindari beberapa kesalahan pemrograman. 9.3 Eksekusi program 9.3.1 Gunakan StringBuffer sebagai pengganti String. Anda perlu ingat bahwa pada Java, object String bersifat absolut atau abadi. Menggunakan method String menciptakan suatu object String terpisah. Perangkaian String yang sederhana menciptakan suatu object String ganda (kecuali jika String itu bersifat konstan dan kompiler cukup pandai untuk menggabungkan mereka pada proses compile berlangsung). Menggunakan StringBuffer tidak hanya mengoptimalkan runtime program Anda (lebih sedikit menimbulkan object runtime), itu juga mengoptimalkan pemakaian memori ( lebih sedikit object String dibuat). String String a, b, c; … String message = “a=” + a + “\n” + “b=” + b + “\n” + “c=” + c + “\n”; String a, b, c; … StringBuffer StringBuffer message = new StringBuffer(255); message.append(“a=”); message.append(a); message.append(“\n”); message.append(“b=”); Pengembangan Perangkat Mobile 1 J.E.N.I. String StringBuffer message.append(b); message.append(“\n”); message.append(“c=”); message.append(c); message.append(“\n”); 9.3.2 Gunakan clipping area dalam menggambar Menggunakan Graphics.setClip() akan mengurangi waktu eksekusi karena Anda hanya akan menggambar nomor-nomor yang optimal dari pixel-pixel di layar. Ingat, bahwa menggambar grafik pada layar meminta banyak terminologi pada waktu eksekusi. Mengurangi banyaknya pixel-pixel untuk digambar akan sangat mempengaruhi kinerja runtime program Anda. Graphics g; int x1, y1, x2, y2; … g.setClip(x1, y1, x2, y2); g.drawString(“JEDI”, x, y, Graphics.TOP | Graphics.HCENTER); // Operasi menggambar yang lainnya… 9.3.3 Hindari modifier yang sama Menggunakan modifier yang sama mengambil sesuatu tanpa diduga pada kecepatan eksekusi program Anda karena hal tersebut menimbulkan beberapa ukuran tambahan sehingga itu tidak akan diakses secara bersamaan. 9.3.4 Lewatkan parameter sesedikit mungkin Ketika memanggil suatu method, penerjemah akan mendorong semua parameter ke atas tumpukan eksekusi. Melewatkan banyak parameter akan mempengaruhi kecepatan eksekusi dan pemakaian Heap Memory. 9.3.5 Mengurangi pemanggilan method Memanggil method sebelumnya. menghabiskan Heap Memory dan waktu eksekusi. Lihat subbab 9.3.6 Menunda semua inisialisasi Untuk mempercepat awal permulaan aplikasi, tunda semua inisialisasi yang sangat besar sampai mereka dibutuhkan. Jangan meletakkan inisialisasi dalam konstruktor MIDlet atau Pengembangan Perangkat Mobile 2 J.E.N.I. method startApp. Mempercepat waktu load sebuah aplikasi akan menambah penggunaan aplikasi Anda. Kebanyakan user akan meninggalkan aplikasi ketika aplikasi tersebut membutuhkan waktu yang lama untuk start up. Ingat bahwa waktu load aplikasi anda secara langsung mempengaruhi kesan pertama pengguna aplikasi Anda. 9.3.7 Gunakan array sebagai pengganti collection Mengakses Array lebih cepat daripada menggunakan vektor 9.3.8 Menggunakan variabel lokal Hal tersebut lebih cepat mengakses variabel lokal daripada mengakses variabel instance. 9.4 Ukuran JAR 9.4.1 Gunakan Obfuscator Tujuan utama obfuscator adalah untuk mengacak file class yang dikompile sehingga sulit untuk di decompile. Tetapi proses obfuscator juga mengurangi ukuran sebuah aplikasi. Salah satu method yang digunakan oleh obfuscator adalah memberi nama baru pada class menjadi sebuah nama. Karena obfuscator melakukan hal ini berdasar kepada modifier dari methodmethod. Jika method memiliki private atau protected modifier, lalu itu dapat diasumsikan aman ketika method ini tidak akan digunakan oleh package lainnya dan oleh karena itu dapat diberi nama baru kembali. Netbeans Mobility Pack datang dengan satu obfuscator. Dia tidak diaktifkan sebagai default. Buka tab property dan klik pada cabang “Obfuscating” : Pengembangan Perangkat Mobile 3 J.E.N.I. Ada sepuluh tingkat obfuscation, dari tanpa obfuscation sampai ke obfuscation yang paling agresif. Pengembangan Perangkat Mobile 4 J.E.N.I. 9.4.2 Memadatkan file JAR Anda Pastikan bahwa sebelum mendistribusikan aplikasi Anda, Anda memampatkan file akhir JAR untuk distribusi. Sebuah file JAR adalah sebuah arsip ZIP, dan suatu arsip ZIP mempunyai beberapa tingkat tekanan (termasuk tanpa tekanan). NetBeans Mobility Pack tidak mendukung tingkat tekanan. Untuk mengatur pilihan tekanan JAR, buka halaman properti dari aplikasi dan pilih cabang “Creating JAR”. Centang radio box “Compress JAR” untuk memampatkan file JAR proyek Anda. Jangan lupa untuk membangun kembali proyek Anda. Pengembangan Perangkat Mobile 5 J.E.N.I. 9.4.3 Hindari membuat class yang tidak perlu Ini akan tampak berlawanan untuk prinsip berorientasi object, tapi apakah Anda mengetahui bahwa suatu class kosong yang sederhana seperti ini : public class EmptyClass { public EmptyClass(){} } akan dikompile menjadi file class dengan ukuran file sebesar 250kb (tanpa dimampatkan)? Anda dapat mencoba mengkompile class kosong ini dan buktikan sendiri. Netbeans Mobility Pack menyimpan package file JAR di dalam folder distribusi dibawah folder proyek. Anda dapat merubah nama file .jar menjadi file .zip dan buka dengan program ZIP favorit Anda untuk melihat ukuran dari file class yang Anda kompile. 9.4.4 Hindari membuat interfaces Teknik ini berkaitan dengan teknik sebelumnya. Memiliki banyak class dan interfaces akan menambahkan lebih ukuran file (kilobytes) dalam aplikasi Anda. Pengembangan Perangkat Mobile 6 J.E.N.I. 9.4.5 Hindari inner dan anonymous class Sama seperti diatas. Inner class adalah semua class yang sama. Anonymous class mungkin tidak memiliki nama, tetapi mereka mengambil ruang yang sama untuk definisi class. 9.4.6 Gunakan satu Listener untuk object yang ganda Ini akan mengurangi banyaknya class dalam aplikasi Anda. Buatlah MIDlet Anda mengimplementasikan CommandListener interface sehingga membantu anda memangkas package Anda oleh satu class (Dimana mengurangi 250 + byte). 9.4.7 Gunakan package default (package tanpa nama) Didalam permintaan kita untuk package berukuran kecil, memendekkan menggunakan) nama package tersebut mendukung pengurangan byte. (atau tidak 9.4.8 Batasi penggunaan dari initializer static Menggunakan inisialisasi static seperti ini : int[] tones = { 64, 63, 65, 76, 45, 56, 44, 88 }; Akan dikompile oleh kompiler Java menjadi pernyataan berikut : tones[0] = 64; tones[1] = 63; tones[2] = 65; tones[3] = 76; tones[4] = 45; tones[5] = 56; tones[6] = 44; tones[7] = 88; Contoh ini menggambarkan hanya delapan anggota array. Bayangkan jika inisialisasi ratusan nilai menggunakan statemen terpisah. Hal tersebut akan menjadikan overhead pada ukuran aplikasi Anda. Sebagai salah satu alternatif, Anda dapat menggunakan method getResourceAsStream() untuk mendapatkan nilai dari sebuah file atau menggunakan single string untuk menyimpan nilai array Anda. 9.4.9 Menggabungkan gambar ke dalam satu file Memampatkan gambar lebih baik ketika di-kelompokkan menjadi satu file gambar. Karena memampatkan format gambar (contohnya PNG) adalah lebih spesifik untuk gambar daripada memampatkan method pengarsipan JAR. Ada teknik-teknik untuk mendapatkan gambar yang Pengembangan Perangkat Mobile 7 J.E.N.I. spesifik dari sebuah gambar yang besar yaitu dengan memotongnya. 9.4.10 Bereksperimen dengan memampatkan gambar method tekanan(compressing) tidak diciptakan sama. Beberapa mungkin memampatkan lebih baik pada beberapa jenis gambar tetapi kadang memiliki rasio yang rendah dalam memampatkan jenis gambar yang lain. Pilih sebuah format gambar yang dapat meningkatkan rasio pemampatan gambar Anda. Terkadang, rasio pemampatan juga dipengaruhi oleh software pengolah gambar yang anda gunakan. Cobalah bereksperimen dengan berbagai macam jenis software pengolah gambar untuk mendapatkan ukuran gambar yang lebih baik. 9.4.11 Gunakan class yang belum diinstal Gunakan semua class yang bisa diterapkan yang tersedia pada platform yang anda gunakan. Buatlah class Anda sendiri yang tidak akan menambah ukuran aplikasi Anda, tetapi juga mengurangi stabilitas aplikasi Anda. 9.5 Jaringan 9.5.1 Gunakan thread yang terpisah Gunakan thread yang terpisah untuk jaringan Anda yang berfungsi untuk menghindari screen lockups. 9.5.2 Memampatkan data jaringan Menggunakan data yang dimampatkan untuk mengurangi lalu lintas jaringan dari aplikasi Anda. Hal ini akan membutuhkan client dan server Anda untuk menggunakan protokol dan method pemampatan yang sama. Memampatkan XML akan memberikan rasio yang lebih baik karena data XML terwakili dalam suatu format teks. 9.5.3 Mengurangi lalu lintas jaringan Karena komunikasi jaringan semakin lambat dan mahal, cobalah sebisa mungkin untuk memasukkan beberapa perintah kedalam satu permintaan jaringan. Ini akan mengurangi overhead yang dikenakan oleh protokol jaringan. 9.6 Penggunaan Memori 9.6.1 Gunakan struktur data ringkas Gunakan struktur data memory yang sering digunakan. Array jarang bisa diwakili dengan cara lain tanpa mengkonsumsi jumlah yang sama dari memory. Ada tradeoff ketika mengoptimalkan untuk ukuran dan kecepatan. Menggunakan struktur data komplek akan mempengaruhi kecepatan eksekusi program Anda. Pengembangan Perangkat Mobile 8 J.E.N.I. 9.6.2 Membebaskan collection object yang tidak terpakai untuk garbage Membebaskan object yang tak terpakai untuk garbage collection layar, koneksi jaringan, rekaman RMS. Menentukan variabel untuk menunjuk kepada object yang tak terpakai menjadi null dan akan memberi isyarat kepada garbage collector bahwa object ini aman untuk tidak diload dari memory. 9.6.3 Jangan sering menggunakan layar on-the-fly Tidak sering menggunakan object Screen (seperti Help dan about screen)on-the-fly akan banyak bebaskan banyak kebutuhan Anda yang menumpuk pada memory. Meski Anda harus membayar harga yaitu loading yang lambat untuk screen tertentu. Layar ini akan diduga menimbun pada heap memory sementara mereka tidak digunakan untuk membantu dalam penghematan memory public void commandAction(Command c, Displayable d) { if (c == helpCommand) { display.setCurrent(new HelpForm()); } } 9.7 Latihan 9.7.1 Ide optimisasi lainnya. Diskusikan ide-ide tentang optimisasi lainnya yang ada pada pikiran Anda atau teknik yang telah Anda kembangkan. Pengembangan Perangkat Mobile 9

  35. pak hari ini gk ada mata kuliah???
    kok gk masuk seh????

  36. Ini tugas dari :

    NIM :0811505726
    Nama :Yanuar Diyatmoko
    Subjek :PTI (sesi 5)

    Masa Depan dan Peluang Pengembang Aplikasi Mobile

    Di Internet, ribuan aplikasi handphone dapat dengan mudah ditemukan. Ada yang gratis juga berbayar. Sementara dari konsep bisnis ternyata tidak semua jenis aplikasi yang ada dapat memberikan keamanan bagi pengembangnya. Isu “pembajakan” masih menjadi topik hangat padahal laju permintaan aplikasi ponsel yang semakin besar.

    Tekhnologi seluler yang berkembang cepat telah menciptakan paradigma baru dalam berkomunikasi. Belakangan muncul istilah smartphone di mana arti sebuah ponsel pun menjadi semakin luas, ponsel berevolusi menjadi perangkat pintar yang dapat melakukan berbagai fungsi tambahan. Menyunting dokumen, memainkan game, berlangganan berita online hingga mentransfer sejumlah uang kini dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan memanfaatkan sebuah telepon genggam.

    Fungsi ponsel yang sudah multiguna itu tentu saja tidak lepas dari peran berbagai pihak di dalamnya. Tak hanya operator dan vendor yang merupakan pemain utama, peran para pengembang aplikasi pun menjadi semakin sentral sebab berkat tangan mereka lah kemampuan ponsel bisa semakin cerdas.

    Gayung pun bersambut, semakin banyak fungsi yang bisa dilakukan handphone, permintaan akan aplikasi pendukungnya pun kian besar. Apple online store yang merupakan pusat penjualan aplikasi iPhone, sejak peluncuran iPhone 3G dua bulan lalu telah membukukan penjualan hingga 60 juta aplikasi dengan nilai transaksi sekitar USD 1 juta setiap harinya. Menariknya, keuntungan paling besar justru akan masuk rekening pihak ketiga sebagai pengembang aplikasi sebab Apple sendiri yang hanya menarik keuntungan 30% saja.

    Bahkan Google yang notabene-nya sebagai raksasa mesin pencari di dunia maya sudah ancang-ancang dengan rencananya meluncurkan Android, yaitu sebuah sistem operasi khusus untuk telepon genggam. Tak tanggung-tanggung 33 perusahaan IT kelas dunia digandeng dalam mega project tersebut.

    Bukti pertumbuhan pasar aplikasi handset yang semakin luas itu akhirnya mendorong profesi sebagai pengembang aplikasi di ranah seluler kian menjanjikan. Masalahnya, aplikasi seperti apa yang bisa memberikan keuntungan bagi mereka? Yang tak kalah penting kemana kita akan menjual aplikasi tersebut?

    Mana yang Lebih Aman dan Menguntungkan

    Seperti halnya konsep distribusi software pada PC, pada ponsel pun setiap aplikasi yang akan dikembangkan harus merujuk pada suatu sistem operasi (OS) tertentu. Bila di layar komputer kita mengenal sistem operasi MS Windows dan Linux, di dunia seluler jumlah sistem operasi pengelola telepon genggam lebih bervariasi lagi, sebut saja Symbian, Linux, Windows Mobile, Java, Palm, MacOS dan BREW (Binary Runtime Environment for Wireless).

    Di antara sekian OS tersebut, plafform Java merupakan salah satu yang favorit dan telah banyak diadopsi berbagai merek handset. Sifatnya yang open source membuat Java mudah dikembangkan tanpa terlalu banyak aturan, pun ketika hendak menjualnya. Sayang, seperti halnya aplikasi-aplikasi bergenre Symbian dan Windows Mobile yang sudah dikenal masyrakat luas, aplikasi-aplikasi di bawah Java rawan dari ‘pembajakan’ meski sudah dibentengi dengan mensyaratkan verifikasi kata kunci pembelian ketika akan diinstalkan pada ponsel.

    Sementara sistem operasi BREW yang berfokus pada ponsel-ponsel berjaring CDMA menggunakan sistem distribusi berbeda. Pada solusi BREW aplikasi yang diinstalkan tidak disimpan pada memori ponsel, di sini aplikasi yang dibeli penggunanya akan tersimpan pada server milik operator. Dengan model seperti ini aplikasi yang dijual pun akan lebih terproteksi dari pembajakan sehingga akan memberikan rasa aman dan kenyamanann bagi pengembangnya.

    Bagi pelanggan, konsep di atas akan memberikan keleluasaan ketika hendak membeli dan menginstalkan aplikasi tanpa perlu khawatir dengan kapasitas memori dan kemampuan ponsel. Singkatnya, pada BREW ponsel low-end pun dapat menawarkan layanan mewah, dari men-download ringtone, mengakses e-mail, berlangganan berita, bermain game, hingga mencari lokasi memanfaatkan sistem navigasi GPS.

    Maka tak heran pihak Qualcomm sebagai pemilik dan pengembang BREW masih menyimpan sejuta optimisme meski OS pesaingnya yang banyak menawarkan fitur mewah termasuk rencana Android yang akan muncul beberapa minggu kedepan. “Saya kira Android tidak akan berkompetensi langsung dengan BREW. Menurut saya Android hanya akan tersedia pada ponsel-ponsel kelas atas, sedangkan BREW bisa digunakan pada berbagai tipe ponsel tak terkecuali kelas low-end. BREW merupakan aplikasi yang berbeda,” tutur Paul E Jacobs, CEO Qualcomm, ketika ditanya masa depan BREW jika OS Android yang diusung Google hadir kelak.

    Model Bisnis BREW

    Berbeda dengan konsep pemasaran pada aplikasi mobile kebanyakan, aplikasi yang akan dijual di bawah BREW harus mendapat digital signature terlebih dahulu dari Qualcomm. Pada kenyataannya hampir semua ponsel yang ber-chipset Qualcomm telah ditanamkan BREW Software Environtment yang akan mencari status legalitas setiap aplikasi yang akan diinstal. Bagi pelanggan, dengan adanya digital signature ini akan memberikan jaminan keandalan pada setiap aplikasi yang dibelinya.

    Pada prosesnya, setiap aplikasi BREW yang dikembangkan programer harus terdaftar di NSTL (http://nstl.com/brew) untuk dilakukan uji TRUE BREW. Setelah aplikasi dinyatakan lolos uji dan mendapat tandatangan digital selanjutnya aplikasi tersebut akan dipilih oleh content provider atau operator untuk ditawarkan langsung kepada pelanggan.

    Bagi operator BREW Distribution System (BDS) akan menyediakan suatu pasar virtual untuk pemilihan aplikasi dan melakukan sistem distribusi BREW kepada pelanggan. Melalui BDS ini operator akan dimudahkan dalam menjual aplikasi kepada pelanggan kemudian mengoordinasikannya dalam suatu proses pembayaran terpadu.

    Sementara besarnya keuntungan dan harga setiap aplikasi yang ditawarkan kepada pelanggan merupakan hasil kesepakatan antara operator, pengembang, Qualcomm dan (atau tanpa) content provider. Sedangkan besarnya keuntungan yang terkumpul akan berlaku ketika pelanggan membayar untuk setiap aplikasi yang dibelinya.

    Peluang Bisnis BREW di Indonesia

    Sebagus-bagusnya produk akan menjadi mubazir jika tidak ada konsumen yang akan membelinya. Bagaimana dengan pasar aplikasi BREW? Di Indonesia dengan jumlah pelanggan CDMA yang sudah mencapai 16 juta menandakan pasar BREW yang begitu gemuk dan terbuka, apalagi dengan tingkat pertumbuhan yang cukup meyakinkan (57 persen), jumlah calon pelanggan BREW sangatlah potensial.

    Di Indonesia layanan BREW baru disediakan Mobile-8 dengan nama b-live yang bisa dinikmati pada beberapa ponsel bundling kartu Fren dan Hepi seperti ZTE C300, ZTE C330, Haier C2000 dan yang terbaru Motorola W362. Sejak diluncurkan bulan Desember tahun lalu jumlah pelanggan b-live mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan dengan rata-rata tingkat pertumbuhan sekitar 30 persen setiap bulannya. Data yang terhimpun Mobile-8 hingga bulan Agustus 2008, pengguna b-live sudah mencapai 320.000 orang dari total 600.000 ponsel bundling b-live yang tersedia di pasar. Artinya setengah pemilik ponsel b-live akan atau minimal pernah mencicipi konten yang disediakan pada b-live.

    Menurut Sigit Herprabowo, Departement Head of VAS Commercial-Mobile 8 pencapaian jumlah pelanggan tersebut karena konten pada b-live yang mudah diakses, harganya bersaing, dan yang terpenting b-live ini bisa diakses oleh berbagai jenis ponsel sekalipun kelas low-end. “Dengan b-live pengguna kartu Fren dan Hepi hanya perlu menekan satu tombol saja untuk mengunduh dan menikmati berbagai aplikasi pada b-live,” tutur Sigit kepada Sinyal. “Namun inti dari kehadiran b-live adalah untuk menyediakan fitur mewah pada ponsel murah,” tandasnya.

    Dengan jumlah pelanggan Fren dan Hepi yang semakin besar, Sigit menyatakan keyakinannya akan masa depan b-live. Tidak hanya dengan menyediakan aplikasi yang semakin menarik, ke depannya pihak Mobile-8 akan menambah kerjasama dengan beberapa merek ponsel lagi untuk menyediakan handset pendukung BREW. “Apalagi melihat kecenderungan bisnis seluler di masa depan yang mengarah ke Value Added Service. Bagi kami b-live merupakan salahsatu senjata ampuh dalam menghadapi persaingan,” tukas Sigit.

    Setali tiga tiang dengan Mobile-8, pihak Jatis Mobile yang merupakan penyedia konten untuk layanan b-live memberikan apresiasi tak kalah bersemangat dalam mendukung perkembangan BREW di bumi pertiwi. Menurut Ferrij Lumoring-Chief Information Officer Jatis Mobile, dengan model bisnis pada BREW tidak ada satu pihak pun yang dirugikan. “Pada BREW aplikasi yang dijual lebih aman, semua pihak untung, kami sangat bersemangat mendukung BREW apalagi dengan dukungan Qualcomm yang ikut turun langsung di Indonesia,” tandas Ferrij.

    Mengembangkan dan Menguji

    Untuk memudahkan para programer dalam mengembangkan aplikasi, Qualcomm menyediakan BREW Software Development Kit (BREW SDK) yang dapat diunduh gratis di https://brewx.qualcomm.com/brew/sdk/download.jsp. BREW SDK ini menyediakan materi referensi, panduan pengguna, peranti debugging maupun contoh aplikasi berikut source code-nya.

    Setelah aplikasi berhasil dibuat selanjutnya kita harus melakukan beberapa tahap uji. Pertama, aplikasi harus diuji pada sebuah simulator dengan menggunakan PC. Simulator BREW ini bisa didapatkan di Jatis Mobile atau pada lima universitas yang telah menjadi penyelenggara kompetisi BREW beberapa waktu lalu, yaitu Universitas Indonesia-Jakarta, IT Telkom-Bandung, UGM Yogyakarta, IT. Surabaya dan Binus-Jakarta.

    Apabila aplikasi sudah lolos uji melalui simulator selanjutnya aplikasi tersebut harus diuji menggunakan perangkat uji sebenarnya yang dikeluarkan vendor telepon genggam. Saat ini perangkat uji tersebut sudah tersedia di lima universitas di atas, atau bagi yang tinggal di Jakarta bisa datang langsung ke kantor Jatis Mobile di kawasan Mampang, jangan lupa bawa aplikasi ciptaan Anda.

    Tahap berikutnya, setelah aplikasi lolos uji pada perangkat Anda dapat mengajukan pengesahan pada Qualcomm untuk mendapat digital signature. Kali ini tidak gratis, untuk mendapatkan digital signature Anda harus merogoh kocek sekitar USD 400 untuk paket verifikasi 100 aplikasi, USD 895 untuk 500 aplikasi, atau USD 1295 untuk 1000 aplikasi. Sebagai catatan, setiap paket yang dibeli akan berlaku selama satu tahun dan bisa dipakai dengan cara mencicil selama akun Anda masih berlaku.

    Menjual
    Seperti sudah dijelaskan di atas, BREW merupakan aplikasi tertutup dimana untuk mendapat izin dagangnya kita harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Qualcomm dalam bentuk digital signature. Sayang untuk mendapat digital signature ini tidaklah gratis. Bagaimana bila kita tidak punya cukup dana untuk melakukan digital signature? Selalu ada jalan menuju Roma bukan?

    Bila Anda sudah berhasil membuat aplikasi BREW namun tidak punya cukup uang untuk mengajukan sertifikasi atau mungkin bingung harus menjual ke mana. Nah, Anda bisa datang ke Jatis Mobile, di sana selain dapat dilakukan pengujian juga akan dibiayai semua keperluan untuk mendapatkan digital signature. Dengan memilih jalur ini maka aplikasi yang Anda buat akan berada dibawah manajemen Jatis namun tetap menjadi milik Anda.

    Setelah didapatkan sertifikasi, tahap selanjutnya adalah mengomersilkan aplikasi. Lagi-lagi Anda tidak perlu memikirkan cara menjual dan memasarkan aplikasi, di sini pihak Jatis akan mencarikan pasar yang cukup potensial untuk aplikasi yang Anda buat. Di Indonesia tujuan pasarnya tentu saja pada layanan b-live milik Mobile-8. Namun apabila aplikasi cukup layak dikonsumsi pasar luar negeri maka Jatis pun akan menjualnya dengan operator di negara tersebut, sebab untuk setiap aplikasi BREW yang sudah mendapat digital signature berhak dijual pada seluruh operator CDMA di mana pun di seluruh negara. Menarik bukan?

    Bagaimana sistem bagi-bagi hasilnya? Karena di sini aplikasi berada di bawah manajemen Jatis maka dalam prosesnya ada empat pihak yang akan terlibat, yaitu Qualcomm, operator, pengembang dan tentu saja Jatis Mobile. Sedangkan, besarnya pembagian keuntungan masih urusan ‘dapur’ yang hanya boleh diketahui keempat pihak di atas.

    Menurut Ferrij Lumoring pada kenyataannya dalam skema bagi keuntungan pihak pengembang selalu mendapat porsi paling besar. “Sedikitnya pengembang akan menerima 20 persen dari harga jual, tergantung kualitas aplikasi dan negosiasi saat kontrak,” jelas Ferrij. Sementara lamanya masa kontrak pihak Jatis biasanya menawarkan kerja sama selama satu tahun di awal kontrak dan tentu saja bisa perpanjang bila respons konsumennya masih baik. Tertarik? silahkan kunjungi http://www.brewtoday.com untuk mendapat panduan lengkap mengenai BREW.

  37. Pak, maaf saya baru bisa kasih comment hari niii………………..?

    1. software yang terdapat pada pc/handphone/laptop, menurut saya software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya window, linux,unix, dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan dia ngerti gunainnya. Serta dia juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan untuk aplikasi apa saja yang dia jalani.

    Tapi, semua itu hanyalah orang-orang yang mengerti dunia TI. Kalo orang yang tak mengenal dunia TI dia menganggap, apa salahnya ga ada bedanya dan semua itu sama.

    2. Software yang free dan yang proprietary, serta ada juga open source software (OOS).
    Saat ini ada tiga jenis software legal, yaitu Proprietary Software, Open Source Software dan Free software. Contoh Proprietary Software adalah Microsoft Windows, Corel Draw, Adobe Photoshop. Contoh Open Source Software (OSS) adalah Linux Ubuntu, Inkscape, Gimp. Sedangkan contoh Free Software adalah Winamp, Yahoo! Messenger, AVG.

    Proprietary Software
    – Lisensi berbayar
    – Jumlah user terbatas sesuai lisensi
    – Aplikasi tidak boleh digandakan
    – Kode sumber program tertutup, tidak dapat diketahui
    – Support ditangani oleh perusahaan pembuat

    Open Source Software
    – Lisensi gratis, meskipun ada yang berbayar biasanya tidak semahal Proprietary Software
    – Jumlah user tak terbatas
    – Aplikasi dapat digandakan
    – Kode sumber program terbuka, isinya dapat dilihat, dipelajari, dimodifikasi.
    – Support ditangani oleh perusahaan atau komunitas

    Kelemahan Proprietary Software
    – Harga lisensi mahal, bahkan terkadang dapat melampaui harga komputer itu sendiri.
    – Beda versi terkadang juga beda lisensi sehingga harus mengeluarkan biaya lagi.
    – Kode sumber program tertutup sehingga memungkinkan adanya trojan dalam program.
    – Tidak dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan
    – Jika pembuat software bangkrut, maka nasib layanan tidak jelas.

    Kelemahan OSS
    – Kompabilitas hardware tidak terjamin (terutama pada sistem operasi)
    – Interface terkadang tidak user friendly
    – Masih terus dalam pengembangan dan penyempurnaan

    Proprietary Software biasanya menjadi pilihan bagi orang/perusahaan yang memiliki uang dan menghendaki jaminan kualitas produk. Sedangkan OSS menjadi pilihan bagi orang/perusahaan yang memiliki anggaran terbatas, hemat, dan ingin melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhannya.
    Penggunaan Proprietary Software memiliki dampak buruk bagi masyarakat Indonesia dibandingkan dengan penggunaan OSS, beberapa diantaranya yaitu :
    – Sebagian besar perusahaan pembuat Proprietary Software berasal dari luar negeri, sehingga biaya lisensi merupakan pendapatan bagi negara asing.
    – Ketergantungan pada produk tertentu, menjadi suatu alat tekan bagi pihak asing dalam bidang politik atau ekonomi.
    – Alokasi biaya habis untuk biaya lisensi yang mahal, padahal dengan menggunakan OSS, biaya lisensi dapat dialokasikan pada biaya lainnya seperti pembelian hardware baru, pelatihan, maupun pengembangan software itu sendiri

    Sekian comment saya pak.

    Terima Kasih

  38. ASSALAMUALAIKUM PAK……………\

    pak menurut saya sofware yang da di HP dan laptop jga itu opera mini itu yang baru saya liat dan aplikasi penunjang chat lainnya!!!!!

    klo yang membedakan software free dan proprientary!!!
    yang pasti dari harga, jangka waktu pemakaian ma penanggung jawab dari software tsb klo dia ada kerusakan atau dia ga tau cara makainnya pasti sofware yang secara propritary akan ada contac personnya!

  39. Assalamualaikum pak

    Menurut saya software yang ada pada HP/PC/Laptop itu di bagi 2. Yang pertama adalah software lunak program. Software ini berupa sistem operasi seperti Windows, Mac Os, Linux, Unix, dan lain-lain. Sedangkan yang kedua berupa software lunak aplikasi. Software ini berupa aplikasi-aplikasi seperti Ms. Office, Oracle, Ms. Visual Basic, dan lain – lain.

    Sedangkan perbedaan software yang free dan proprietary adalah daripada EULA yang biasa disebut seperti End User License Agreement. Pada software free biasanya hanya bersifat TRIAL, sedangkan kalo ingin menggunakannya untuk jangka waktu yang lama harus selalu di update atau membeli yang proprietary.

    Sekian penjelasan dari saya

    Wassalamualaikum

  40. 1. Jenis program aplikasi yang ada pada computer, free software dan proprietary
    Free software :
    a. Allway Sync adalah aplikasi gratis untuk sinkronisasi file dan folder pada sistem operasi Microsoft Windows. Dengan Allway Sync, kita dapat dengan mudah menbandingkan keterkinian pada dokumen yang kita kerjakan.
    b. AVG Free Edition, AVG Free Edition versi 8. Update ini diluncurkan untuk memperbaiki beberapa bug minor.
    c. Firefox 3 ini diklaim memiliki beberapa peningkatan dari versi sebelumnya dalam hal performa, keamanan, stabilitas, dan kemudahan penggunaan. Seperti versi sebelumnya, versi 3 ini bisa digunakan secara gratis.
    d. Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
    e. Opera web Browser
    Proprietary software
    a. Microsoft Office 2007
    b. SQL Server 2005
    c. Adobe Photoshop
    d. Quick Time

    2. Informasi tentang free dan proprietary software

    a. Free Software
    Menurut pengakuan salah seorang yang telah berpengalaman mengembangkan software proprietary selama 15 tahun yang saat ini beralih di open source yaitu Jeremy (salah satu penulis Samba) mengakui bahwa programmer dari proprietary software cenderung meninggalkan “hole’ (lubang security/cacat software) daripada programmer open source. Hal ini dikarenakan pihak perusahaan software proprietary selalu ingin mengejar “dead line” dan mengejar-ngejar para programmer untuk merilis software lebih awal dari waktu rilisnya sehingga programmer bukan meng-coding dengan benar tetapi menjadi coding dengan cepat untuk mengejar dead line yang telah ditentukan. Lagipula pemikiran mereka adalah mana ada yang tahu mengenai hole ini ???

    Meskipun terbukti software proprietary banyak terdapat hole/cacat pada software mereka, para vendor proprietary software tetap mengklaim bahwa reputasi perusahaan tidak akan terpengaruh oleh masalah security. Meskipun virus seperti Code Red, Love Letter yang telah menyebabkan kerugian jutaan dolar dengan memanfaatkan cacat pada software. Tetapi dengan adanya kejadian web server di hack dengan menggunakan “bug” pada software dan kasus virus di atas, toh, Microsoft tetap jalan dengan bisnis mereka tanpa ada gangguan yang berarti. Ini membuktikan bahwa pandangan para vendor tesebut sebagian memang benar.

    b. Proprietary Software
    Mengenai proprietary software ini penulis mengambil pandangan dari Steve Lipner, manager Microsoft Security Response Center.

    Menurut Steve, software komersial cenderung lebih “secure”/aman dibandingkan dengan software open source dengan alasan yang sangat sederhana. “Anda akan dibayar sesuai dengan hasilnya”. Artinya software komersial mempunyai organisasi yang fokus pada masalah security. Mereka menggunakan tool canggih untuk mengidentifikasi cacat security pada software, dan juga melakukan testing, yang kebanyakan para pembuat open source tidak memperhatikan hal ini.

    Hal lainnya yaitu open source mempunyai keuntungan bahwa kapan saja mereka ingin menambahkan sesuatu pada software mereka itu bisa dilakukan. Tetapi untuk masalah security masih kurang diperhatikan karena kebanyakan developer/programmer masih belum begitu tahu mengenai security kecuali memang mereka dilatih untuk memperhatikana bagian ini – lain dengan software komersial vendor yang punya dana yang cukup dan motivasi untuk investasi di bidang security dan menjadi salah satu perhatian utama.

    Pihak yang mewakili vendor software proprietary juga mengklaim bahwa pada tahun 2000, pihak open source yang diwakili oleh Linux Redhat sebagai bahan perbandingan, mengeluarkan 137 buletin security dan Microsoft hanya sejumlah 100 buletin saja. Dengan kesimpulan bahwa open source lebih banyak masalah di security dibandingkan proprietary.(Catatan : untuk angka di atas, penulis belum bisa mengkonfirmasi mana yang benar, karena masing-masing pihak mengklaim mereka paling sedikit bug/cacat).

    Alasan lain yang digunakan proprietary vendor untuk menyerang open source vendor adalah bahwa untuk me-review soal security di source code program adalah pekerjaan yang berat dan sulit, hanya sejumlah kecil orang dan organisasi yang bisa melakukannya. Dan mereka yang bagus dan ahli dalam me-review source code tidak bekerja secara “Free” (gratis).

    Tidak seperti proyek open source, vendor software komersial juga akan mengoreksi lubang/bug pada software begitu diberitahu oleh pengguna untuk memproteksi nama, reputasi dan pengguna mereka. Pada vendor komersial tidak akan dengan seenaknya berkata ,” Softwarenya gratis dan kalian memiliki source code nya jadi silahkan perbaiki sendiri”.

    Microsoft sendiri sudah menyatakan perang terhadap Linux pada awal Mei yang lalu. Microsoft melihat ancaman dari open source terhadap hak cipta komersial (copyright), dimana para pengguna harus membayar atau membeli jika ingin menggunakan produk mereka. Lain halnya dengan open source yang menerapkan copyleft yaitu siapapun bisa mendistribusikan dengan atau tanpa perubahan. Yang jelas adalah open source jauh lebih murah atau boleh dikatakan gratis, bisa dimodifikasi kapan saja kalau diperlukan, bisa memprogram sendiri dari sisi security.

    Penulis tidak akan memilih dan mengatakan mana yang lebih bagus yang sehingga akan terjadi ‘flame war’. Karena kita sudah melihat plus minus masing masing dari open source maupun proprietary baik dari pihak open sourcenya sendiri maupun dari pihak proprietary. Selanjutnya bisa putuskan akan menggunakan yang mana sesuai dengan kebutuhan dan solusi yang diinginkan. Yang jelas, “Tidak ada produk satupun yang bebas dari cacat/bug”.

  41. assalammualaikum pak ….
    mau isi coment nich,,

    Bluetooth
    Bluetooth memungkinkan transmisi data tanpa kabel (wireless) diantara peralatan-peralatan seperti HP, komputer dan PDA. Protokol Bluetooth diberi nama sesuai dengan nama raja Denmark jaman dahulu, Harald Bluetooth. Bluetooth memungkinkan Anda mengirim dan berbagi data dengan peralatan lainnya dalam jarak sekitar satu meter.

    Data Connectivity
    Konektivitas data mengacu kepada kemampuan HP Anda untuk dihubungkan dengan peralatan lain seperti PC atau HP yang lain. Konektivitas data biasanya dicapai melalui protokol tanpakabel (wireless)seperti Bluetooth, atau bisa juga melalui Data Cable.

    GPRS
    GPRS adalah singkatan dari General Packet Radio Service yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data melalui jaringan handphone. Biayapenggunaan GPRS dihitung berdasakan jumlah megabyte yang di-download dan bukan dari lamanya waktu koneksi. GPRS memungkinkan para pengguna handphone untuk mengakses Internet, mengirim email, menggunakan pesan-pesan multimedia dan sebagainya.

    Memory Card
    Memory digunakan untuk menyimpan data eperti nomor telepon, gambar, dan audio pada HP Anda. Pada beberapa jenis HP tertentu, memori ini bisa di-upgrade agar bisa menyimpan lebih banyak data.

    MMS
    MMS singkatan dari Multimedia Messaging Service (layanan pengiriman pesan multimedia). Dengan fitur ini, penggunanya bisa mengirim teks, suara, gambar dan bahkan video di dalam sebuah pesan.

    Screensaver
    Screensaver adalah program komputer yang pada awalnya didisain untuk melindungi kualitas gambar dengan cara mengosongkan layar, atau mengisinya dengan gambar bergerak ketika komputer tidak digunakan. Sekarang, screensaver bisa ditemukan pada handphone. Selain karena tujuan keamanan, program ini digunakan sebagai sarana hiburan.

    SMS
    SMS adalah singkatan dari Short Message Service (Layanan Pesan Singkat) yang gunanya untuk mengirim dan menerima pesan berupa tulisan singkat, Kalo ini semua paham he..hee.

    Wi-Fi
    Kemampuan untuk terhubung ke sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) berkecepatan tinggi – biasanya terdapat pada handphone yang lebih canggih.

    Infrared
    Infrared atau infra merah memungkinkan konektivitas data tanpa kabel diantara HP dengan peralatan lain seperti laptop. Port infrared di kedua alat tersebut harus disesuaikan sebelum transfer dilakukan.

    makasih yawh pak Yudho…
    sya dah bleh isi coment’y ,,,
    mudah mudahan sya dkasih nilai bguz yawh pak …

    ” Amien …”

  42. assalammualaikum pak ….
    mau isi coment nich,,

    Bluetooth
    Bluetooth memungkinkan transmisi data tanpa kabel (wireless) diantara peralatan-peralatan seperti HP, komputer dan PDA. Protokol Bluetooth diberi nama sesuai dengan nama raja Denmark jaman dahulu, Harald Bluetooth. Bluetooth memungkinkan Anda mengirim dan berbagi data dengan peralatan lainnya dalam jarak sekitar satu meter.

    Data Connectivity
    Konektivitas data mengacu kepada kemampuan HP Anda untuk dihubungkan dengan peralatan lain seperti PC atau HP yang lain. Konektivitas data biasanya dicapai melalui protokol tanpakabel (wireless)seperti Bluetooth, atau bisa juga melalui Data Cable.

    GPRS
    GPRS adalah singkatan dari General Packet Radio Service yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data melalui jaringan handphone. Biayapenggunaan GPRS dihitung berdasakan jumlah megabyte yang di-download dan bukan dari lamanya waktu koneksi. GPRS memungkinkan para pengguna handphone untuk mengakses Internet, mengirim email, menggunakan pesan-pesan multimedia dan sebagainya.

    Memory Card
    Memory digunakan untuk menyimpan data eperti nomor telepon, gambar, dan audio pada HP Anda. Pada beberapa jenis HP tertentu, memori ini bisa di-upgrade agar bisa menyimpan lebih banyak data.

    MMS
    MMS singkatan dari Multimedia Messaging Service (layanan pengiriman pesan multimedia). Dengan fitur ini, penggunanya bisa mengirim teks, suara, gambar dan bahkan video di dalam sebuah pesan.

    Screensaver
    Screensaver adalah program komputer yang pada awalnya didisain untuk melindungi kualitas gambar dengan cara mengosongkan layar, atau mengisinya dengan gambar bergerak ketika komputer tidak digunakan. Sekarang, screensaver bisa ditemukan pada handphone. Selain karena tujuan keamanan, program ini digunakan sebagai sarana hiburan.

    SMS
    SMS adalah singkatan dari Short Message Service (Layanan Pesan Singkat) yang gunanya untuk mengirim dan menerima pesan berupa tulisan singkat, Kalo ini semua paham he..hee.

    Wi-Fi
    Kemampuan untuk terhubung ke sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) berkecepatan tinggi – biasanya terdapat pada handphone yang lebih canggih.

    Infrared
    Infrared atau infra merah memungkinkan konektivitas data tanpa kabel diantara HP dengan peralatan lain seperti laptop. Port infrared di kedua alat tersebut harus disesuaikan sebelum transfer dilakukan.

    makasih yawh pak Yudho…
    sya dah bleh isi coment’y ,,,
    mudah mudahan sya dkasih nilai bguz yawh pak …

    ” Amien …”

  43. Software pe
    Aplikasi ini merupakan sebuah program untuk memodifikasi sebuah aplikasi yang telah dicompile oleh bahasa pemrograman tertentu. bagi yang suka main-main yang namanya hacking, cracking,phreaking, dan semua yang berbau underground pasti menyukai program ini, coz dengan ini kita bisa memodifikasi software, dan seakan-akan software itu buatan kita sendiri, Wo…w, jadi nanti kita bisa numpang nama ato apapun yang bisa dalam software yang telah kita
    otak-atik tadi.

    sofware handphone
    Merupakan program yang dapat digunakan untuk menampilkan semua isi pada phonebook, mengirim logo dan SMS, mengirim lagu, dll.

    Software laptop
    menurut saya software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya window, linux,unix, dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan dia ngerti gunainnya. Serta dia juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan untuk aplikasi apa saja yang dia jalani.

    . Software yang free dan yang proprietary, serta ada juga open source software (OOS).
    Saat ini ada tiga jenis software legal, yaitu Proprietary Software, Open Source Software dan Free software. Contoh Proprietary Software adalah Microsoft Windows, Corel Draw, Adobe Photoshop. Contoh Open Source Software (OSS) adalah Linux Ubuntu, Inkscape, Gimp. Sedangkan contoh Free Software adalah Winamp, Yahoo! Messenger, AVG.
    Menurut pengakuan salah seorang yang telah berpengalaman mengembangkan software proprietary selama 15 tahun yang saat ini beralih di open source yaitu Jeremy (salah satu penulis Samba) mengakui bahwa programmer dari proprietary software cenderung meninggalkan “hole’ (lubang security/cacat software) daripada programmer open source. Hal ini dikarenakan pihak perusahaan software proprietary selalu ingin mengejar “dead line” dan mengejar-ngejar para programmer untuk merilis software lebih awal dari waktu rilisnya sehingga programmer bukan meng-coding dengan benar tetapi menjadi coding dengan cepat untuk mengejar dead line yang telah ditentukan. Lagipula pemikiran mereka adalah mana ada yang tahu mengenai hole ini ???
    Meskipun terbukti software proprietary banyak terdapat hole/cacat pada software mereka, para vendor proprietary software tetap mengklaim bahwa reputasi perusahaan tidak akan terpengaruh oleh masalah security. Meskipun virus seperti Code Red, Love Letter yang telah menyebabkan kerugian jutaan dolar dengan memanfaatkan cacat pada software. Tetapi dengan adanya kejadian web server di hack dengan menggunakan “bug” pada software dan kasus virus di atas, toh, Microsoft tetap jalan dengan bisnis mereka tanpa ada gangguan yang berarti. Ini membuktikan bahwa pandangan para vendor tesebut sebagian memang benar

  44. Nah ini Dia Perbedaanya???

    Perbedaan perangkat lunak sumber terbuka dengan perangkat lunak gratis

    Serupa dengan perangkat lunak gratis, perangkat lunak sumber terbuka merupakan perangkat lunak yang juga dapat diperoleh dan didistribusikan secara bebas. Berbeda halnya dengan perangkat lunak gratis yang belum tentu boleh dilihat kode aslinya, perangkat lunak sumber terbuka dapat dibaca kode-kode pemrograman sesuai aslinya. Kode pemrograman ini dapat juga diubah, dimodifikasi dan dikembangkan sendiri oleh kita dengan tetap memperhatikan kaidah yang berlaku sesuai dengan lisensi perangkat lunak tersebut.

    Sebagai contoh untuk memahami perbedaan antara kedua jenis perangkat ini dapat diilustrasikan misalnya perusahaan Microsoft pada suatu saat menjadikan salah satu produknya menjadi perangkat lunak gratis. Hal ini berarti siapapun dapat mendapatkannya secara gratis. Akan tetapi anda tidak diperkenankan untuk kemudian memodifikasi dan mengembangkan produk perangkat lunak tersebut.

    Dapat disimpulkan, perangkat lunak sumber terbuka sudah pasti merupakan perangkat lunak gratis, namun sebaliknya perangkat lunak gratis belum tentu merupakan perangkat lunak sumber terbuka.

  45. 1. software yang terdapat pada pc/handphone/laptop

    software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya windows,windows mobile,windows CE,linux,unix,symbian OS dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan mereka mengerti menggunakannya. Serta mereka juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan aplikasi apa saja yang bisa di jalankan dalam OS tersebut.

    2. Software yang free dan yang propierty,
    Saat ini ada dua jenis software legal, yaitu Proprietary Softwaredan Free software. Contoh Proprietary Software adalah Microsoft Windows, Corel Draw, Adobe Photoshop.Sedangkan contoh Free Software adalah Winamp, Yahoo! Messenger, AVG.

    Free Software
    – Lisensi gratis
    – Jumlah user Unlimited
    – Aplikasi boleh digandakan
    – Kode sumber program terbuka,boleh dirubah&ditambahkan

    Propierty Software
    – Lisensi berbayar
    – Jumlah user terbatas sesuai lisensi
    – Aplikasi tidak boleh digandakan
    – Kode sumber program tertutup, tidak dapat diketahui
    – Support ditangani oleh perusahaan pembuat.

  46. 1. software yang terdapat pada pc/handphone/laptop…………………..!!!!
    Penting juga……..

    software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya windows,windows mobile,windows CE,linux,unix,symbian OS dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan mereka mengerti menggunakannya. Serta mereka juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan aplikasi apa saja yang bisa di jalankan dalam OS tersebut.

    Maff Pak misah-misah…………………..!!!

  47. Kalo pemahaman saya tentang Open Source Software adalah software yang
    didistribusikan bersama dengan Source Codenya. Mempunyai sifat-sifat
    dasar: Bebas dimodifikasi dan bebas didistribusikan kembali bersama
    source codenya. Bisa berbayar, bisa juga gratis.

    Sementara free software ya…software yang bebas diperoleh,
    didistribusikan alias gratis tapi tidak disertai source codenya. Kalo
    distribusinya ternyata disertai source code, maka software ini ya..
    naek kelas jadi Open Source Software yang gretong.

    Kalo proprietary software merupakan software yang distribusi dan
    penggunaannya diatur di dalam kontrask antara developer/vendor dengan
    end-user/pembeli. Proprietary Software tidak menyertakan source code
    dalam setiap distribusinya karena ini terkait dengan ‘Patent’ dan/atau
    ‘Trade Secret’ yang digunakan di dalam software tersebut.

    Sementara kalo definisi komersil dan non-komersil sih ya…kaya’nya
    hanya pada area ‘profit-oriented’ atau ‘social-oriented’. Software yang
    dibuat dan didistribusikan untuk menunjang kesejahteraan
    organisasi/individu, maka itu termasuk kategori software komersil
    [Software ini PASTI nggak gretong].
    Software non-komersil: Software yang didistribusikan tidak untuk
    meningkatkan kesejahteraan developer/organisasi/individu.
    Namun..software non-komersil ini belum tentu Gretong. Adakalanya
    software non-komersil didistribusikan dgn mengenakan harga. Namun itu
    biasanya HANYA berkaitan dengan ‘support service’.

  48. Perbedaan dukungan Free software dengan Proprietary software

    Free dalam istilah Free Software berarti freedom (bebas atau merdeka). Yang pasti gratis (no fee) dalam dunia Open Source adalah lisensinya. Artinya, tidak perlu biaya lisensi untuk mendapatkan produk Free/Open Source Software (FOSS). Seandainya MS Windows dan MS Office gratis, tetap tidak disebut free/open source software kalau tidak bebas digunakan, dipelajari, dikembangkan ulang, dan disebarluaskan.
    Bisnis Open Source adalah bisnis jasa atau solusi, bukan jualan lisensi. Pembuatan software khusus, penyediaan jasa pelatihan, dan dukungan teknis, merupakan contoh bisnis di dunia Open Source. Pengguna juga tetap perlu biaya untuk download, instalasi, konfigurasi, pelatihan, dan perbaikan agar sesuai kebutuhannya, tapi semua itu tanpa harus membayar izin atau lisensi kepada vendor atau pembuat awalnya. Itulah makna free dalam Open Source, yakni siapa pun dapat bisnis bersama Open Source. Sedangkan Proprietary Software : Lisensi berbayar, Jumlah user terbatas sesuai lisensi, Kode sumber program tertutup (tidak dapat diketahui) ,Aplikasi tidak boleh digandakan, Support ditangani oleh perusahaan pembuat . Kelemahan software proprietary yaitu
    apabila ditemukan kelemahan suatu sistem Open Source, dalam waktu singkat akan tersedia perbaikannya (update atau patch). Sebaliknya, software proprietary yang ditemukan kelemahannya, hanya dapat mengharapkan vendor pembuat untuk memperbaikinya, dan itu bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

  49. asalamualaikum wr.wb

    Kalo pemahaman saya tentang Open Source Software adalah software yang
    didistribusikan bersama dengan Source Codenya. Mempunyai sifat-sifat
    dasar: Bebas dimodifikasi dan bebas didistribusikan kembali bersama
    source codenya. Bisa berbayar, bisa juga gratis.

    Sementara free software ya…software yang bebas diperoleh,
    didistribusikan alias gratis tapi tidak disertai source codenya. Kalo
    distribusinya ternyata disertai source code, maka software ini ya..
    naek kelas jadi Open Source Software yang gretong.

    Kalo proprietary software merupakan software yang distribusi dan
    penggunaannya diatur di dalam kontrask antara developer/vendor dengan
    end-user/pembeli. Proprietary Software tidak menyertakan source code
    dalam setiap distribusinya karena ini terkait dengan ‘Patent’ dan/atau
    ‘Trade Secret’ yang digunakan di dalam software tersebut.

    Sementara kalo definisi komersil dan non-komersil sih ya…kaya’nya
    hanya pada area ‘profit-oriented’ atau ‘social-oriented’. Software yang
    dibuat dan didistribusikan untuk menunjang kesejahteraan
    organisasi/individu, maka itu termasuk kategori software komersil
    [Software ini PASTI nggak gretong].
    Software non-komersil: Software yang didistribusikan tidak untuk
    meningkatkan kesejahteraan developer/organisasi/individu.
    Namun..software non-komersil ini belum tentu Gretong. Adakalanya
    software non-komersil didistribusikan dgn mengenakan harga. Namun itu
    biasanya HANYA berkaitan dengan ‘support service’.

  50. software pada HP biasanya didukung oleh java..dan sebagian besar free,karna jarang ada suatu vendor atau perusahaan yang ingin membuatnya dengan cara software HP yg mereka buat di hargai atau di labeli harga selain karna peminatnya sedikit,banyak free software bertebaran di site site tertentu selain itu karna peminatnya kurang dalam hal membeli..kecuali software untuk PDA karna PDA lebih pantas smartphone/mirip komputer mini lah..dan banyak yg menyediakan,dan bisa dibilang lebih berguna

    contoh free software untuk HP [opera mini(untuk browser),ebuddy(untuk chatting),anti-virus..dll)
    kalau software proprietary untuk HP dan PDA (anti-virus kaspersky,OS windows,WaveSecure.dll)
    jenis softwarenya pun beragam,seprti yg saya sebutkan diatas..yaitu untuk browsing,chatting,antivirus,mengunci HP,OS,mengirim pesan tanpa nama,,dll
    soft ware untuk menjelajah dunia maya pun sekarang menjadi populer..seiring berubahnya pola masyarakat,dari menggunakan PC menjadi HP,,bahkan angkanya tinggi,berdasarkan penelitian sebuah lembaga di eropa

    kalu yang di PC dan laptop saya kebanyakan software Proprietary,dan hanya beberapa yg free,yaitu AVG free,limewire,open office..

    kalu yg Proprietary,corel draw,adobe dll
    sebenarnya smua harus bayar royaltinya,,tapi berhubung tdk mampu dan masih untuk belajar jd bli yg bajakan deh

    jenis software yang proprietary lebih banyak variasinya, untuk grafis,pembuatan film 3D(maya,3D max),untuk office,anti vir,,dan lain lain yang kebanyakan dari yg saya sebutkan adalah proprietary soft ware,dan dijual dengan harga yg mahal(bagi saya)

    dan untuk menginstall software software tsb jg jangan asal di install,,tapi jg harus melihat spesifikari komp sperti harus
    p4 2.0Ghz or above
    ram 256 or above
    kalu tidak memperhatikan hal tsb biasanya program saat di jalankan akan berat,,bahkan terkadang tdk mau jalan dan henk..

    wassalam

  51. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    menurut saya, yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary adalah kalo yang free itu software yang ilegal, sedangkan yang proprietary itu software yang legal. kalo misalnya software yang free itu rusak, kita tidak tau kepada siapa kita harus minta software tersebut diperbaiki karena merupakan barang ilegal. sedangkan software yang proprietary, jika software itu rusak, kita bisa minta perbaikan atas software yang rusak itu kepada si pembuat software.

    hehehe….maap ya pak, kalo salah.

    Terima Kasih.
    Wassalam….

  52. mo tanya nih ada ga ya toko yg jual baterry u pda pc compaq seri 2030 model h 3900

  53. huy..huy…Pak yudhos…
    nie saya helkia klaudia kelompok XL…hehe…

    maaf ya Pak saya baru ngerjain tugasnya skarang ini…

    skrg saya mau submit yang sesi 5 mengenai Perbedaan software yang free dgn yang proprietary.

    software yg free merupakan software yg ilegal, sedangkan software yg proprietary merupakan software yg legal..

    jika software yg proprietary mengalami kerusakan kita bisa minta perbaikan software kepada si pembuat software sedangkan, jika software yg free mengalami kerusakan kita tidak bisa minta perbaikan software kepada si pembuat karena merupakan barang bajakan…

    sepertinya sekian saja ya Pak dari saya, selebihnya saya ucapkan terima kasih…

    maaf ya Pak kalau – kalau byk kesalahan dalam bahasa saya… hehehehe…..

    thx Pak…

  54. aslm..pak saya ade suciati dr. klpk XL mau posting tugas sesi 5..

    menurut saya klo software yang ada di laptop tuh sama kaya yang ada di komputer kaya microsoft office,acdsee,visual basic,winamp,dll..
    klo software di hp kaya opera mini,ebuddy,ym tiny,dll..
    klo software yang ada di pc microsoft office,vb,acdsee,dll..

    Perbedaan FreeSoftware dengan PropietarySoftware adalah:
    • Propietary software
    Propietary software adalah perangkat lunak yang tidak bebas atau semi bebas dan tidak terbuka. software ini harus benar” punya license..nah untuk memperoleh lisence tersebut kita harus mengeluarkan biaya. banyak dikenai razia oleh pihak yang berwajib.
    • Free Software
    klo freeware dalam menggunakan software ini tidak dikenai biaya dan tidak memerlukan license jadi kayak gratisannya gitu pak…

  55. ass. Pak yudho
    Saya akn menjlskan Tentang
    “Free Software”

    Free software adalah software yang digratiskan. Free software adalah produk jadi software yang digratiskan. Digratiskan, tidak berarti source code-nya diberikan. Walauapun ada juga software gratis yang disertai source code-nya. Pengertian free software tidak (selalu) sama dengan open source software.

    Barangkali penyesatan istilah dari Free Software menjadi Non Commercial Software bisa jadi merupakan siasat bisnis untuk mengurangi respek dari kalangan bisnis terhadap eksistensi berbagai software bebas.

    Free Software / Open Source belum tentu gratis, tetapi memastikan kebebasan pemakainya. Lawannya adalah software proprietary / non-free yang bisa saja gratis tapi tidak menyertakan source code.

    Cukup sekian penjelasan saya,, maav jika kurang bagus & telat,, mohon dimaklumi..
    Terima Kasih.. ^_^
    wasalam.

  56. muup pa..sya cma bisa dpt ini dwank..
    gppu..

    Sekarang ini kita berada dalam era globalisasi, dimana dalam menjalankan aktivitas / kegiatan bisnis kita memerlukan teknologi komputer. Dengan adanya komputer maka pekerjaan dipermudah dan pelaksanaannya tidak banyak memakan waktu. Semua itu dapat terjadi apabila komputer didukung oleh piranti lunak (software) yang baik.

    Accs adalah software accounting yang dibuat untuk membantu dalam kegiatan perusahaan anda. Accs didesain khusus sehingga dalam pengoperasiannya sangatlah mudah dan dapat dikuasai dalam waktu singkat. User tidak perlu kursus / pelatihan di luar kantor untuk menguasai software ini.

  57. mup pa sya bsru kumpulin..
    dari nak..
    apaaaaa???
    XL..

    menurut saya software adalah peranti lunak pelengkap dalam penggunaan komputer secara maksimal..

    thnx pa pengertiannya..

  58. maaf pak saya bru bkin tugas na skrg

    #

    Jenis-jenis Software
    • System Software:
    1. Operating System (OS) : Windows, MacOS, Linux, BSD, Darwin
    2. Programming Languages : asembly, pascal, C, C++, .. perl, php, java
    3. System Utility : scandisk, fdisk, ..
    • Application Software
    a) Custom-made Software / Custom Software / Tailor-made Software
    b) Commercial Software / Package Software :
    1. wordprocessor,
    2. desktop publishing,
    3. spareadsheet,
    4. database management system,
    5. graphics software, dsb

    Alldi Hilman nak XL

  59. maaf lagi pak saya baru ngerjain tugas sekarang….
    pak saya mau jelasin perbedaan free software dengan proprietary software:

    *kalo free software adalah software yang gratis secara cuma-cuma tetapi software ini tidak bisa kalo kita sudah install d’komputer kita dan software tersebut rusak maka kita tidak bisa minta tolong terhadap software tersebut…

    *sedangkan proprietary software adalah software yang resmi atau legal,keuntungan software ini banyak salah satunya adalah jika software ini rusak dikomputer kita maka kita bisa minta tolong terhadap software tersebut dan bisa juga secara online ke software tersebut…

    Tetapi proprietary software harganya mahal dibandingkan free software….

    itu saja pak yang saya bisa menjelaskanya…
    sebelumnya terma kasih banyak pak…

  60. Assalamualaikum WR.Wb
    maaf ya pak, baru upload tugas na….maklum nama na juga mahasiswa suka meremehkan Waktu
    mavin saya pak sudah melalaikan tugas ini. saya mohon mav sebesar-besar na y pak…
    trus klo da salah2 mohon dmavkan ya….T.T

    Jadi gini pak, Jawaban PTI 5, Menurut saya:

    1. software yang terdapat pada pc/handphone/laptop
    software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya windows,windows mobile,windows CE,linux,unix,symbian OS dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan mereka mengerti menggunakannya. Serta mereka juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan aplikasi apa saja yang bisa di jalankan dalam OS tersebut.

    2. Software yang free dan yang propierty,
    Saat ini ada dua jenis software legal, yaitu Proprietary Softwaredan Free software. Contoh Proprietary Software adalah Microsoft Windows, Corel Draw, Adobe Photoshop.Sedangkan contoh Free Software adalah Winamp, Yahoo! Messenger, AVG.

    Free Software
    – Lisensi gratis
    – Jumlah user Unlimited
    – Aplikasi boleh digandakan
    – Kode sumber program terbuka,boleh dirubah&ditambahkan

    Propierty Software
    – Lisensi berbayar
    – Jumlah user terbatas sesuai lisensi
    – Aplikasi tidak boleh digandakan
    – Kode sumber program tertutup, tidak dapat diketahui
    – Support ditangani oleh perusahaan pembuat.

    makasih ya pak atas segala yang bapak berikan selama satu semester ini….^.^

  61. saya adi nugraha dari kelompok XL
    maav pak saya baru jawab sekarang..

    kemana aja pak ga ngajar2?
    pak saya ingin jelaskan perbedaan software yang free dengan software yang proprietary?

    software yg free merupakan software yg ilegal, sedangkan software yg proprietary merupakan software yg legal..

    jika software yg proprietary mengalami kerusakan kita bisa minta perbaikan software kepada si pembuat software sedangkan, jika software yg free mengalami kerusakan kita tidak bisa minta perbaikan software kepada si pembuat karena merupakan barang bajakan

    Kelemahan software proprietary yaitu
    apabila ditemukan kelemahan suatu sistem Open Source, dalam waktu singkat akan tersedia perbaikannya (update atau patch). Sebaliknya, software proprietary yang ditemukan kelemahannya, hanya dapat mengharapkan vendor pembuat untuk memperbaikinya, dan itu bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

    cukup sekian yang bisa saya jelaskan…
    sebelumnya terima kasih banyak…

  62. maav pak baru kerjain…
    kelompok XL..

    perbedaan free software dengan proprietary sofTWAR.

    klo yang membedakan software free dan proprientary!!!
    yang pasti dari harga, jangka waktu pemakaian ma penanggung jawab dari software tsb klo dia ada kerusakan atau dia ga tau cara makainnya pasti sofware yang secara propritary akan ada contac personnya! dan klo yg sotfware free biasana ilegal sdngkan software propiertary legal

    sekian dari saya makasih……

  63. maav pak baru kerjain….

    kmn aja pak ga ngajar2?

    software yg free merupakan software yg ilegal, sedangkan software yg proprietary merupakan software yg legal..

    jika software yg proprietary mengalami kerusakan kita bisa minta perbaikan software kepada si pembuat software sedangkan, jika software yg free mengalami kerusakan kita tidak bisa minta perbaikan software kepada si pembuat karena merupakan barang bajakan. dilihat dari harga na free software lebih murah dibandingkan software proprietary.

  64. maav pak baru krjain tugas….

    kmn aja pak ga ngajar2?
    perbedaan software free dgn software proprietary?

    software yg proprietary mengalami kerusakan kita bisa minta perbaikan software kepada si pembuat software sedangkan, jika software yg free mengalami kerusakan kita tidak bisa minta perbaikan software kepada si pembuat karena merupakan barang bajakan…dilihat dari harga na lebih murah softwre free dibandingkan software propirtary

  65. prbedaan software free dgn software propiertray?

    sementara free software ya…software yang bebas diperoleh,
    didistribusikan alias gratis tapi tidak disertai source codenya. Kalo
    distribusinya ternyata disertai source code, maka software ini ya..
    naek kelas jadi Open Source Software yang gretong.

    Kalo proprietary software merupakan software yang distribusi dan
    penggunaannya diatur di dalam kontrask antara developer/vendor dengan
    end-user/pembeli. Proprietary Software tidak menyertakan source code
    dalam setiap distribusinya karena ini terkait dengan ‘Patent’ dan/atau
    ‘Trade Secret’ yang digunakan di dalam software tersebut.

  66. 1. software yang terdapat pada pc/handphone/laptop
    software adalah suatu OS yang dapat mengoperasikan semua aplikasi. Namun, setiap orang pasti ada yang berbeda-beda mengunakan OS pada pc/handphone/laptopnya misalnya windows,windows mobile,windows CE,linux,unix,symbian OS dan lain-lain. Yang semua itu dia anggap mudah buat mereka dan mereka mengerti menggunakannya. Serta mereka juga memilih bagaimana OS itu bekerja dan aplikasi apa saja yang bisa di jalankan dalam OS tersebut.

    2. Software yang free dan yang propierty,
    Saat ini ada dua jenis software legal, yaitu Proprietary Softwaredan Free software. Contoh Proprietary Software adalah Microsoft Windows, Corel Draw, Adobe Photoshop.Sedangkan contoh Free Software adalah Winamp, Yahoo! Messenger, AVG.

    Free Software
    – Lisensi gratis
    – Jumlah user Unlimited
    – Aplikasi boleh digandakan
    – Kode sumber program terbuka,boleh dirubah&ditambahkan

    Propierty Software
    – Lisensi berbayar
    – Jumlah user terbatas sesuai lisensi
    – Aplikasi tidak boleh digandakan
    – Kode sumber program tertutup, tidak dapat diketahui
    – Support ditangani oleh perusahaan pembuat.

    makasih ya pak atas segala yang bapak berikan selama satu semester ini….^.^

  67. muup lg pak..

    Kehadiran teknologi komputer dengan kekuatan prosesnya telah memungkinkan pengembangan sistem informasi manajemen berbasis komputer. Dengan memanfaatkan teknologi komputer, didapat manfaat berupa kemudahan menyimpan, mengorganisasi dan melakukan pengambilan (retrieval) terhadap berbagai data. Didukung dengan perangkat lunak dan konfigurasi perangkat keras yang tepat, perusahaan dapat membangun sistem informasi manajemen yang handal dan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan.

  68. Good job! Keep going.

  69. thanks🙂

  70. thanks ::)

  71. reviews New freeware on blog just on our blog >> next freeware download

  72. 1 . jenis software yang terdapat pada pc atau komputer .

    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.
    Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).

    jenisnya :
    Software Games . jenis software yang termasuk pada hiburan/entertaining. Contoh jenis software games : MMOs , First Person Shooter(FPS), Role Playing Games(RPG), dll.
    Software Driver . jenis software yang menghubungkan hardware dengan sistem operasi. mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dll.
    Software Media Player . jenis software yang biasa digunakan untuk memutar lagu atau memutar video atau bisa juga mengedit musik ataupun video.
    Software Produktifitas . jenis software yang digunakan untuk menunjang users untuk dapat bekerja produktif baik dalam bisnis atau dalam aktifitas produktif lainnya.
    Sistem Operasi . software yang merupakan sumber dari segala sumber software yang mengijinkan software lain untuk berjalan. atau bisa dikatakan sebagai otak dari semua software, tanpa sistem operasi sebuah komputer tidak dapat digunakan.

    2. yang membedakan software yang free dengan software yang properiety.

    Free Software : software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan. pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. user pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun.

    Properiety Software : software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga user pada software jenis ini terbatas.

    itu sudah semua dari saya pak .
    thx pak .
    erian dwi hartanto_0911501906_XH

  73. 1 . Jenis software yang terdapat pada pc/komputer
    Jawaban:
    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.
    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.
    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.
    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux.

    2. Apa yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary?
    Jawaban:
    Software yang free :
    -Bebas menjalankan program untuk segala keperluan
    – Bebas untuk mengakses sumber kode program, untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari program itu.
    – Bebas untuk memperbaiki kesalahan dari program itu.
    – Bebas mempublikasikan/mengedarkan/memperdagangkan program baik langsung maupun tidak langsung.

    Software proprietary: merupakan jenis software yang di miliki secara ekslusif oleh pihak tertentu.penggunaan software proprietary harus mendapatkan izin atau lisensi dari pembuat software tersebut karena jenis software ini termasuk software yang berbayar.

  74. saya kelompok XH pak (lupa nyantumin kelompok kelas) hihihi
    thank you🙂

  75. 1.Jenis software yang terdapat pada pc/komputer ?
    Jawab:
    seperti Software Pendukung RECOVERY DATA dari CD/DVD yang Rusak,Nama
    software :CD RECOVERY TOOLBOX .
    software yg membantu pengguna untuk me-recovery data yang rusak dari CD/DVD.
    Fitur selengkapnya :
    – Recovery informasi dari berbagai keping CD atau DVD
    – Recovery file yang lebih besar dari 4 GB
    – Mendeteksi kemungkinan space di hardisk yang kurang untuk recovery data.

    Program ini kompatibel dengan Windows 98, Windows Me, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows XP SP2, Windows 2003 dan Windows Vista. Dan program installasi hanya berukuran sekitar 672 KB.

    2.Apa yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary?
    Jawab:
    Free software :
    Bebas Menggunakan software tersebut ,
    Bebas di Share atau Publish untuk semua orang,
    Bebas Biaya.
    Proprietary software :
    Tidak Bebas Menggunakan software tersebut,karena merupakan perangkat lunak dengan pembatasan terhadap penggunaan, penyalinan, dan modifikasi yang diterapkan oleh proprietor atau pemegang hak.
    jadi,perbedaannya menjelaskan software yg bebas/free dan software yg tidak bebas/no free.

    thank`s B4🙂

  76. Assalamualaikum ..

    Nama : Firmansyah
    Nim : 0912502564
    Kelompok : XH

    1 . Jenis software yang terdapat pada pc atau komputer adalah ?

    Menurut saya kebanyakan masyarakat saat ini membagi komputer menjadi dua bagian . Bagian pertama adalah hardware yang merupakan perangkat fisik yang ada di dalam komputer. Dan bagian yang kedua adalah software komputer, yang memberitahukan hardware mengenai apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Apabila diibaratkan bahwa komputer adalah makhluk hidup, maka hardware adalah tubuhnya seperti mata untuk melihat, paru-paru untuk bernapas dan bagian tubuh lainnya, sedangkan perangkat lunak atau software diibaratkan sebagai kepintarannya, seperti memproses gambar yang dilihat mata, memerintahkan tangan untuk mengangkat objek, dan memaksa tubuh untuk menarik nafas dengan menggunakan paru-paru.

    Hardware Komputer, menjadi bagian dari mesin, dan hanya mengerti dua konsep dasar yaitu menyala (on) dan mati (off), konsep on dan off tersebut dinamakan binary. Software komputer dikembangkan agar binary dapat menjadi jalan untuk memberitahukan komputer hardware dalam melakukan tugasnya. Software Komputer menterjemahkan dan mengarahkan pengguna komputer agar mengerti mengenai apa yang dapat dilakukan oleh komputer hardware.
    Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).
    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.

    Ada pula beberapa jenis komputer software, diantaranya :

    1. Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.
    2. Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
    3. Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.
    4. Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.
    5. Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    2. Apa yang membedakan software yang free dengan software yang properiety ?

    Menurut saya Free Software itu adalah : software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan apa pun . pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit sendiri. pemakai pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun yang ada.
    free softwere juga sangat bebas biaya, bebas mempublishkasikan pada setiap orang yang ingin mencoba free software .

    Sedangkan Properiety Software yang satu ini so bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan mana saja, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga pemakai pada software jenis ini sangat terbatas.
    dan juga software proprietary harus mendapatkan izin atau lisensi dari pembuat software tersebut karena jenis software ini termasuk software yang berbayar.

    selesai pak pak yudho .
    wasalam….
    dari mahasiswa mu ini
    by : FIRMANSYAH ..

  77. 1. jenis software yang terdapat pada pc atau komputer :
    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.
    Ada pula beberapa tipe komputer software, diantaranya :

    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.

    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux
    2. Yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary:
    Free Software: software yang dapat digunakan tanpa perlu membayar lisensi atau hak cipta karena memang dikembangkan dengan pola open
    source. Jadi, dengan pola open source orang dapat mengembangkan software dan mempublikasikannya dengan bebas
    melalui internet. Maka tidak heran apabila kita akan banyak menemukan free software ini di internet dan bisa secara bebas mendownloadnya tanpa perlu membayar uang sepeser pun kepada pengembang software tersebut. Free software disini juga bukan program kacangan. Anggapan bahwa barang yang gratis jelek kualitasnya tidak berlaku
    buat free software. Karena sudah terbukti kehandalannya. Dan karena free software berbasis open source maka
    software tersebut sudah melalui proses perbaikan yang terus menerus. Jadi tidak ada alasan tidak mau menggunakan
    free software ini dengan alasan kualitasnya yang tidak baik.

    Proprietary software : biasanya menjadi pilihan bagi orang/perusahaan yang memiliki uang dan menghendaki jaminan kualitas produk. Karena penggunaannya tidak boleh secara bebas di edit, dan harus membayar lisensi (bukan ilegal)

    Jeni Faturahman_0911502706_XH
    thank you🙂

  78. ass. wr.wb.

    1. jenis software yang terdapat pada pc atau komputer :

    Software komputer dibagi menjadi 2 jenis utama yaitu pertama sistem software dan kedua software aplikasi.

    pertama : Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. aplikasi Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan penggunanya untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.
    Ada pula beberapa tipe komputer software, diantaranya :

    Software Games >> Jenis software ini termasuk dalam jenis kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, driving games and game adventure.

    Software Driver >> Program In mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya >> Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit sebuah media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas >> Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem >> software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    2. Yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary:

    free software : software yang bebas di gunakan oleh siapa pun,dan software yang berguna untuk kerperluan kita dan komputer.
    proprietary software : software yang tidak bebas di gunakan secara bebas,karena software tersebut di lindungi oleh license key tertentu.
    jadi,software tersebut hanya orang tertentu saja yang dapat meggunakannya.
    jadi,perbedaannya free software and proprietary software adalah software bebas yang digunakan dan software yang tidak bebas di gunakan.

    wassalam. wr. wb.

  79. Assalamualaikum wr.wb Pak Yudho
    maaf saya baru comment pak.
    ini tugas saya pak.

    1. Carilah informasi mengenai jenis software yang terdapat pada PC/Hand Phone/ Laptop anda?

    Software ( Perangkat Lunak ) yaitu sesuatu yang dapat dilihat atau didengar tetapi tidak dapat dipegang atau diraba, tergantung posisi atau tempat dimana software itu sendiri berada. Sebagai gambarannya, software dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok atau bentuk seperti tampilan atau gambar yang dapat kita lihat pada layar monitor atau LCD dan berupa suara baik suara yang keluar maupun suara yang masuk.

    Sekarang jenis software yang ada di PC?
    Software dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.

    Ada beberapa tipe software, diantaranya :

    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.

    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    2. Apa yang membedakan dukungan software yang free dan yang property?

    Software dan Dukungannya?

    1. Independent software vendor (ISV) adalah sebuah istilah bisnis bagi perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membuat atau menjual perangkat lunak, dirancang untuk pemasaran massal atau untuk ceruk pasar. Mungkin pasar tersebut beragam termasuk perangkat lunak untuk real estate broker, penjadwalan untuk personil kesehatan, barcode scanning, saham dan bahkan pemeliharaan perangkat lunak manajemen perawatan anak.

    Produk khusus umumnya menawarkan produktivitas yang lebih tinggi untuk organisasi daripada perangkat lunak yang lebih umum seperti spreadsheet atau database dasar paket.

    Sebagian besar perusahaan perangkat lunak, termasuk Microsoft, Google, Oracle dan IBM, memiliki program khusus untuk ISV.

    Sebuah ISV membuat dan menjual produk-produk perangkat lunak yang berjalan pada satu atau lebih perangkat keras komputer atau sistem operasi platform. Perusahaan yang membuat platform, seperti Software AG, salesforce.com, Microsoft, Novell, IBM, Sun Microsystems, Hewlett-Packard, Servoy, Google, Oracle dan Apple, mendorong dan memberikan dukungan bagi ISV, sering kali dengan khusus “mitra bisnis “program.

    Secara umum, semakin banyak aplikasi yang berjalan di platform, semakin menawarkan nilai kepada pelanggan. Tentu saja, platform produsen seperti Microsoft dan IBM membuat aplikasi juga, tetapi tidak memiliki sumber daya dan, dalam banyak kasus, pengetahuan khusus yang diperlukan, untuk membuat mereka semua.

    Beberapa ISV berfokus pada sistem operasi tertentu, seperti IBM AS/400 usaha kecil, yang ada ribuan aplikasi ISV. ISV lainnya mengkhususkan diri di bidang aplikasi tertentu, seperti teknik, dan mengembangkan perangkat lunak terutama untuk high-end workstation berbasis Unix platform.

    ISV membuat dan menjual perangkat lunak yang ditambahkan untuk platform. Original equipment manufacturers (OEM) menggunakan platform hardware komponen untuk membangun produk yang lebih besar. Nilai-tambah para reseller (vars) menggabungkan platform perangkat lunak ke dalam paket produk software sendiri.

    Menurut Mitra Lembaga Pendidikan & Pengembangan, setidaknya 50 persen dari Independent Software Vendor’s pendapatan berasal dari pengembangan perangkat lunak berpemilik solusi atau aplikasi. Mereka memiliki keahlian dalam pasar standar platform (Windows, Unix, Linux, Mac OS X) dan solusi perangkat lunak bisnis besar.

    2. Software Online Help adalah berorientasi topik, prosedural atau informasi rujukan yang disampaikan melalui perangkat lunak komputer. Ini adalah bentuk bantuan pengguna. Sebagian besar bantuan online ini dirancang untuk memberikan bantuan dalam penggunaan aplikasi perangkat lunak atau sistem operasi, tetapi juga dapat digunakan untuk menyajikan informasi tentang berbagai mata pelajaran. Ketika bantuan online terkait dengan keadaan aplikasi (apa yang user lakukan), hal itu disebut sesuai konteks.

    Kita harus mencatat bahwa produk Microsoft seperti Microsoft Visual Studio sekarang mengacu pada diinstal secara lokal membantu sebagai Offline bantuan atau Lokal bantuan, sementara bantuan diinstal pada server web mereka disebut sebagai Online membantu. Namun istilah umum bantuan online selalu dirujuk ke dokumentasi elektronik yang terkait dengan aplikasi (lokal atau berbasis web).

    Bantuan online dibuat dengan menggunakan bantuan alat authoring. Hal ini disampaikan dalam berbagai format, beberapa milik dan beberapa standar terbuka, termasuk:

    * Hypertext Markup Language (HTML), yang mencakup HTML Help, HTML berbasis Bantuan, JavaHelp, dan Oracle Bantuan
    * Adobe Portable Document Format (PDF)

    Apa yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary?

    Kalau dukungan software yang free,yang mengacu pada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan,di pelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun.

    Kalu dukungan software yang proprietary, perangkat lunak dengan pembatasan pada penggunaan atau modifikasi swasta, atau dengan pembatasan dinilai berlebihan pada menyalin atau mempublikasikan versi yang diubah atau dimodifikasi. Pembatasan ini ditempatkan di atasnya oleh salah satu dari pemilik.

    Demikian pak tugas saya.
    Kurang lebihnya mohon maaf pak jika masih ada kekurangan.

    Nama : Muhamad Arief
    NIM : 0911502441
    Kleompok : XH

    Walaikumsalam wr.wb

  80. Nama: Subagyo Bagus Yuwono
    NIM : 0911505220
    Kelompok : XH

    1 . Jenis software yang terdapat pada pc/komputer
    Jawaban:

    Jenis software komputer dapat dikelompokkan menjadi tiga:

    a) Perangkat Lunak sistem

    Juga disebut sebagai sistem operasi, itu adalah perangkat lunak yang digunakan oleh komputer untuk mengkonversi dan menerjemahkan input dari sumber yang berbeda ke dalam bahasa mesin. Ini adalah tugas OS untuk mengatur komponen perangkat keras komputer. Itu juga merupakan perangkat lunak Sistem menawarkan perisai perlindungan untuk semua aplikasi perangkat lunak lainnya. Dengan OS, dukungan juga diberikan kepada komponen fisik dari komputer.

    b) Perangkat lunak aplikasi:

    Perangkat lunak aplikasi yang paling umum dikenal dan digunakan jenis perangkat lunak komputer. Perangkat lunak aplikasi mencakup hampir semua hari-hari kegiatan yang dilakukan dengan komputer. Beberapa contoh perangkat lunak aplikasi adalah Microsoft office suite yang meliputi Word, Excel, penerbit dan PowerPoint. Banyak orang secara ekstensif menggunakan aplikasi tersebut. Internet explorer, Netscape dan Mozilla Firefox, orang memperoleh akses untuk mengakses internet. Mengekspresikan pandangan adalah perangkat lunak yang digunakan untuk pengelolaan email. Salah satu ciri dari perangkat lunak aplikasi adalah interface pengguna.

    c) Perangkat Lunak bahasa pemrograman:

    Jenis perangkat lunak komputer yang secara eksklusif digunakan oleh pemrogram komputer. Sebuah bahasa pemrograman adalah sekumpulan instruksi yang digunakan untuk membuat perangkat lunak aplikasi dan sistem operasi. Peralatan dasar yang digunakan oleh perangkat lunak pemrograman Compiler, interpreter, linker dan teks editor. Contoh perangkat lunak jenis ini adalah C + +, Simlab dan Jawa. Java adalah bahasa pemrograman untuk aplikasi internet. Kebanyakan program profesional pengembang menggunakan bahasa C + +. Program ini juga dapat digunakan dalam mengembangkan sistem operasi. PHP adalah bahasa lain digunakan untuk aplikasi internet. Sebuah kelas baru bahasa sekarang ada untuk perangkat mobile. Ini adalah ringan bahasa yang digunakan untuk merancang aplikasi mobile.

    Semua Perangkat lunak komputer bekerja dengan bahasa pemrograman. Proses berjalan seperti reaksi berantai. Rantai ini dimulai dengan mentransfer perintah. Lunak komputer membangkitkan kode Machine yang berakhir seluruh proses.

    2. Yang membedakan dukungan software yang free dan yang proprietary:

    Free Software itu adalah : software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan apa pun . pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit sendiri.

    Properiety Software : software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga user pada software jenis ini terbatas.

  81. 1.Software pada Komputer

    Kebanyakan masyarakat saat ini membagi komputer menjadi dua bagian . Bagian pertama adalah hardware yang merupakan perangkat fisik yang ada di dalam komputer. Dan bagian yang kedua adalah software komputer, yang memberitahukan hardware mengenai apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Apabila diibaratkan bahwa komputer adalah makhluk hidup, maka hardware adalah tubuhnya seperti mata untuk melihat, paru-paru untuk bernapas dan bagian tubuh lainnya, sedangkan perangkat lunak atau software diibaratkan sebagai kepintarannya, seperti memproses gambar yang dilihat mata, memerintahkan tangan untuk mengangkat objek, dan memaksa tubuh untuk menarik nafas dengan menggunakan paru-paru.
    Hardware Komputer, menjadi bagian dari mesin, dan hanya mengerti dua konsep dasar yaitu menyala (on) dan mati (off), konsep on dan off tersebut dinamakan binary. Software komputer dikembangkan agar binary dapat menjadi jalan untuk memberitahukan komputer hardware dalam melakukan tugasnya. Software Komputer menterjemahkan dan mengarahkan pengguna komputer agar mengerti mengenai apa yang dapat dilakukan oleh komputer hardware.
    Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).
    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.

    Ada pula beberapa tipe komputer software, diantaranya :

    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.

    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    Jenis-jenis lisensi software komputer
    Lisensi Commercial
    adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada perangkat lunak seperti Microsoft dengan Windows dan Officenya, Lotus, Oracle dan lain sebagainya. Software yang diciptakan dengan lisensi ini memang dibuat untuk kepentingan komersial sehingga user yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan izin penggunaan dari pemegang hak cipta.

    Lisensi Trial Software
    adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada software untuk keperluan demo dari sebuah software sebelum diluncurkan ke masyarakat atau biasanya sudah diluncurkan tetapi memiliki batas masa aktif. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan software tersebut secara bebas. Namun karena bersifat demo, seringkali software dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersialnya. Dan biasanya dibatasi oleh masa aktif tertentu.

    Lisensi Non Commercial Use
    biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu dibidang sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan penggunaan tertentu.

    Lisensi Shareware
    mengizinkan pemakainya untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan tanpa harus meminta izin pemegang hak cipta. Berbeda dengan Trial Software, lisensi ini tidak dibatasi oleh batas waktu masa aktif dan memiliki fitur yang lengkap. Lisensi jenis ini biasanya ditemui pada software perusahaan kecil.

    Lisensi Freeware
    biasanya ditemui pada software yang bersifat mendukung, memberikan fasilitas tambahan atau memang free/gratis. Contoh yang bersifat mendukung antara lain adalah plug in tambahan yang biasanya menempel pada software induk seperti Eye Candy yang menempel pada Adobe Photoshop.

    Lisensi Royalty-Free Binaries
    serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library yang berfungsi melengkapi software yang sudah ada dan bukan merupakan suatu software yang berdiri sendiri.

    Lisensi Open Source
    membebaskan usernya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja software. Berbagai jenis lisensi open source berkembang sesuai dengan kebutuhan, misalnya GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Jenis-jenis software yang memakai lisensi ini misalnya Linux, sendmail, apache dan FreeBSD.
    2. Perbedaan software yang free dengan yang properiety.
    • software yang free: Bersifat gratis bila ingin menggunakannya yang tidak terikat dengan perusahaan, dan dapat diedit dan dilipat gandakan..
    • software yang propriety: berifat membayar bilai ingin menggunakannya yang terikat dengan perusahaan yang sangat erat dan software ini tidah boleh dilipat gandakan taupun diedit. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya.

  82. 1. Carilah informasi mengenai jenis software yang terdapat pada PC/Hand Phone/Laptop!
    Jawaban:

    Secara umum, software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu:
    1) Software Sistem
    Software sistem merupakan software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan dan menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. (Contohnya: Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya).
    2) Software Aplikasi
    Software aplikasi merupakan software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik dan menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware. (Contohnya: Notepad untuk teks editor, Winamp untuk memutar file audio, dan sebagainya).

    Ada pula beberapa tipe komputer software, diantaranya :
    1) Software Games
    Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.
    2) Software Driver
    Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
    3) Software Pendidikan
    berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
    4) Media player dan pengembangan software media lainnya
    Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.
    5) Software Produktifitas
    Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.
    6) Operating sistem
    software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux.

    Menurut cara memperolehnya, software dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
    1) Freeware
    Software yang bersifat freeware dapat digunakan tanpa biaya, namun masih memiliki batasan atas hak cipta pengguna. contoh: Paint.net, Rocket Dock, Ccleaner, dan masih banyak lagi.
    2) Shareware
    Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta. Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.
    3) Propietary Software
    Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.
    4) Open Source Software
    Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.

    2. Apa yang membedakan dukungan software yang free dan yang property?
    Jawaban:

    Free Software :
    merupakan software yang bersifat gratis atau bebas untuk digunakan dan dipelajari, tidak terikat dengan perusahaan sehingga seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun. Pemakaian softwarenya tidak ada batas. Software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. User pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun.
    Properiety Software:
    merupakan software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. Jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga user pada software jenis ini terbatas.

  83. Pak Yudho mav tadi saya lupa kasih nama & nim.🙂

    Nama : Epriliana
    NIM : 0912500691
    Kelompok: XH

  84. . jenis software yang terdapat pada pc atau komputer .
    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu sistem software dan software aplikasi. Sistem software menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. Software aplikasi menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.
    Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).
    jenisnya :
    Software Games . jenis software yang termasuk pada hiburan/entertaining. Contoh jenis software games : MMOs , First Person Shooter(FPS), Role Playing Games(RPG), dll.
    Software Driver . jenis software yang menghubungkan hardware dengan sistem operasi. mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dll.
    Software Media Player . jenis software yang biasa digunakan untuk memutar lagu atau memutar video atau bisa juga mengedit musik ataupun video.
    Software Produktifitas . jenis software yang digunakan untuk menunjang users untuk dapat bekerja produktif baik dalam bisnis atau dalam aktifitas produktif lainnya.
    Sistem Operasi . software yang merupakan sumber dari segala sumber software yang mengijinkan software lain untuk berjalan. atau bisa dikatakan sebagai otak dari semua software, tanpa sistem operasi sebuah komputer tidak dapat digunakan.
    2. yang membedakan software yang free dengan software yang properiety.
    Free Software : software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan. pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. user pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun.
    Properiety Software : software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga user pada software jenis ini terbatas.

  85. Assalammu’alaikum Wr .Wb

    Nama : Nico Irfiansyah
    Nim : 0912501491
    Kelompok : XH

    Pak Yudho , Saya ingin memberikan coment

    1. Mengenali jenis software yang terdapat pada HP/Laptop/Komputer ??
    Jawab : Software yang terdapat pada computer terdiri atas ;
    • Sistem Operasi
    Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas melakukan kontrol
    dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
    Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
    Sistem operasi yang biasa digunakan adalah Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (namun tidak hanya) mengatur eksekusi program di atasnya, koordinasi input, output, pemrosesan, memori, serta instalasi software.
    • Program Komputer
    Contoh nya :
    =>Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.
    => Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
    => Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
    =>Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.
    =>Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    2. Apa yang membedakan dokumen software yang free dan yang propriertary??
    Jawab : software free adalah untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa software yang free dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Free software disini juga bukan program murahan. Anggapan bahwa barang yang gratis jelek kualitasnya tidak berlaku buat free software. Karena sudah terbukti kehandalannya. Dan karena free software berbasis open source maka software tersebut sudah melalui proses perbaikan yang terus menerus. Jadi tidak ada alasan tidak mau menggunakan free software ini dengan alasan kualitasnya yang tidak baik. Contoh free software adalah LINUX

    Sedangkan software yang propriertary adalah software yang tidak boleh di ambil secara bebas dan tidak boleh merubah isi software tersebut. Karena biasa nya software yang propriertary sudah memiliki ketentuan hak paten dan di lindungi oleh undang-undang

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

  86. maaf ya pak baru ngerjain sekarang…hehehe..kmaren2 lagi sakit hati wkwkwkw..

    nomor 1.

    jenis software yang terdapat pada pc atau komputer;

    Secara umum, software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu:
    1) Software Sistem
    Software sistem merupakan software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan dan menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. (Contohnya: Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya).
    2) Software Aplikasi
    Software aplikasi merupakan software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik dan menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware. Winamp, notepad, dan lain lain.

    dan beberapa contoh software pada komputer:

    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.

    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    nomor 2.
    Software yang free :
    – Bebas mempublikasikan/mengedarkan/memperdagangkan program baik langsung maupun tidak langsung.

    -Bebas menjalankan program untuk segala keperluan

    – Bebas untuk mengakses sumber kode program, untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari program itu.

    – Bebas untuk memperbaiki kesalahan dari program itu.

    Software proprietary: adalah jenis software yang di miliki secara ekslusif oleh pihak tertentu.penggunaan software proprietary harus mendapatkan izin atau lisensi dari pembuat software tersebut karena jenis software ini termasuk software yang berbayar.

    wassalamuailaikum wr.wb

  87. maaf ya pak baru ngerjain sekarang…hehehe..kmaren2 lagi sakit hati wkwkwkw..

    nomor 1.

    jenis software yang terdapat pada pc atau komputer;

    Secara umum, software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu:
    1) Software Sistem
    Software sistem merupakan software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan dan menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya. (Contohnya: Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya).
    2) Software Aplikasi
    Software aplikasi merupakan software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik dan menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware. Winamp, notepad, dan lain lain.

    dan beberapa contoh software pada komputer:

    Software Games – Jenis software ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game petualangan.

    Software Driver – Program in mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.

    Software Pendidikan – berbeda dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.

    Media player dan pengembangan software media lainnya – Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit media digital seperti file music atau video.

    Software Produktifitas – Jenis software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur database, software presentasi dan beberapa software lainnya.

    Operating sistem – software yang merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista, Mac OS X dan Linux

    nomor 2.
    Software yang free :
    – Bebas mempublikasikan/mengedarkan/memperdagangkan program baik langsung maupun tidak langsung.

    -Bebas menjalankan program untuk segala keperluan

    – Bebas untuk mengakses sumber kode program, untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari program itu.

    – Bebas untuk memperbaiki kesalahan dari program itu.

    Software proprietary: adalah jenis software yang di miliki secara ekslusif oleh pihak tertentu.penggunaan software proprietary harus mendapatkan izin atau lisensi dari pembuat
    software tersebut karena jenis software ini termasuk software yang berbayar.

    wassalamuailaikum wr.wb

    nubli hawari
    0912503992
    kelas XH

  88. nama : septi ariyani
    nim : 0911500577
    kel : XH

    1 . jenis software yang terdapat pada PC / laptop / handphone .

    Software komputer dibagi menjadi dua kategori utama yaitu ;

    -SISTEM SOFTWARE menyajikan program yang dapat mengijinkan hardware berjalan dengan semestinya.

    -SOFTWARE APLIKASI menyediakan program yang mengijinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping menjalankan hardware.

    Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman. Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan. Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”. Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).

    jenisnya :

    -Software Driver = jenis software yang menghubungkan hardware dengan sistem operasi. mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti printer, scanner, dll.

    -Software Games = jenis software yang termasuk pada hiburan/entertaining. Contoh jenis software games : MMOs , First Person Shooter(FPS), Role Playing Games(RPG), dll.

    -Software Produktifitas = jenis software yang digunakan untuk menunjang users untuk dapat bekerja produktif baik dalam bisnis atau dalam aktifitas produktif lainnya.

    -Software Media Player = jenis software yang biasa digunakan untuk memutar lagu atau memutar video atau bisa juga mengedit musik ataupun video.

    -Sistem Operasi = software yang merupakan sumber dari segala sumber software yang mengijinkan software lain untuk berjalan. atau bisa dikatakan sebagai otak dari semua software, tanpa sistem operasi sebuah komputer tidak dapat digunakan.

    2. apa yang membedakan software yang free dengan software yang properiety.

    Free Software = software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan. pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. user pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun.

    Properiety Software = software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. lalu software ini juga memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka anda diharuskan untuk menambah lisensinya. dan juga user pada software jenis ini terbatas.

    terima kasih

  89. Nimade Frami
    0911504272
    Class XH

    1)
    software yang terdapat pada PC , laptop atau HP .

    Software komputer dibagi menjadi 2 kategori utama yaitu :

    * Sistem Software , menyajikan program yg dapat mengizinkan hardware berjalan dgn semestinya .

    *Software Aplikasi , menyediakan program yang mengizinkan pengguna untuk melakukan sesuatu disamping untuk menjalankan hardware. .

    Sebagian besar software komputer dibuat oleh programmer dgn menggunakan bahasa pemrograman.
    Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan .
    Perintah-perintah tersebut dinamakan “SOURCE CODE” .
    Program komputer yang lain dinamakan Compiler dan digunakan pada source code, kemudian mengubah perintah tersebut ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.
    dan hasilnya dinamakan program executable [EXE] .

    Jenisnya :

    * SOFTWARE DRIVER :
    jenis software yang menghubungkan hardware dgn sistem operasi. mengizinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware tambahan seperti : printer, scanner dll

    * SOFTWARE GAMES :
    jenis software yang termasuk pada hiburan atau entertaining. Contoh jenis software games yaitu MMOs , First Person Shooter(FPS), Role Playing Games(RPG) dll .

    * SOFTWARE PRODUKTIVITAS :
    jenis software yang digunakan untuk menunjang users agar dapat bekerja produktif baik di dalam dunia bisnis atau dalam aktifitas produktif lainnya.

    * SOFTWARE MEDIA PLAYER :
    jenis software yang biasa digunakan untuk memutar lagu atau memutar video / bisa juga mengedit musik ataupun video .
    * SISTEM OPERASI :
    software yang merupakan sumber dari segala sumber software yang mengizinkan software lain untuk berjalan. atau bisa dikatakan sebagai otak dari semua software, tanpa sistem operasi sebuah komputer tidak dapat digunakan.

    2)
    apa yang membedakan software yang free dengan software yang properiety.

    Free Software :
    software yang bersifat gratis, tidak terikat dengan perusahaan. pemakaian softwarenya tidak ada batas. software itu sendiri boleh diperbanyak atau digandakan atau bahkan di edit/upgrade sendiri. user pada software jenis ini unlimited tidak terbatas dengan apapun .

    Properiety Software :
    software yang bersifat bayar bila ingin menggunakannya. jenis software ini terikat dengan perusahaan, jadi software ini tidak boleh di gandakan atau di edit/upgrade sendiri . lalu software ini memiliki batas waktu pemakaian, apabila sudah selesai masa lisensinya, maka kamu diharuskan menambah lisensinya. dan juga user pada software dan jenis yang terbatas ..

    .. Terima Kasih ..

  90. Assalamu’alaikum wr.wb
    1. Macam-Macam Software Pada PC :
    > Software aplikasi adalah software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik,
    contohnya : Notepad untuk teks editor, Winamp untuk memutar file audio, dan sebagainya.
    > software sistem adalah software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan . Contohnya adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya.

    a. Jenis pertama adalah freeware. Software yang bersifat freeware dapat digunakan tanpa biaya, namun masih memiliki batasan atas hak cipta pengguna.
    Maksudnya, meskipun kita menggunakan freeware tersebut kita tidak boleh melanggar hak cipta atas software tersebut, misalnya penggandaan untuk orang lain atau menggunakan software tersebut untuk kepentingan lain.
    Biasanya freeware didistribusikan tanpa disertai dengan kode program yang bersangkutan. Lalu jika kita tidak perlu membayar, apa tujuan si pembuat freeware? Tujuan yang jelas adalah untuk promosi. Baik itu promosi diri sendiri (untuk programmer perorangan) ataupun promosi produk (untuk developer kelas kakap). Tujuan lain yang mungkin adalah untuk mendapatkan masukan dari pengguna dan ada pula (walaupun jarang ditemui) yang bertujuan untuk membobol sistem seseorang. Beberapa contoh freeware adalah Paint.net, Rocket Dock, Ccleaner, dan masih banyak lagi.

    b. Jenis yang kedua adalah shareware. Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta.
    Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.

    c. Ketiga, propietary software. Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.

    d. Jenis keempat yang mulai populer adalah open source software. Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.

    2. Jenis Software Pada HandPhone
    Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

    Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

    3. apa yang membedakan software yang free dengan software yang properiety.

    Secara umum sebuah program komputer digolongkan sebagai “Open Source” apabila telah mendapatkan persetujuan dari sebuah organisasi yang bernama Open Source Initiative. Open Source merupakan praktek dalam produksi dan pengembangan aplikasi dimana akses ke kode program diberikan kepada pengguna. Mengacu kepada pengertian free software seperti tersebut di atas, hampir semua program Open Source adalah juga free software.

    Sebutan “Freeware” (free beer software) diberikan kepada program komputer yang gratis, akan tetapi, tetap tidak bisa dimiliki oleh pengguna (proprietary), karena pengguna tidak dapat secara bebas mempergunakan, memperbanyak, mempelajari, mengubah dan mengedarkan kembali. Kode program dari sebuah Freeware mungkin saja tidak dipublikasikan dan modifikasi atas program komputer tersebut mungkin saja tidak diperbolehkan. Winamp dan Acrobat Reader adalah contoh-contoh program komputer yang terkategori sebagai freeware.

    Closed Source/Proprietary dan Shareware

    Pada model lisensi Closed Source/Proprietary terdapat pembatasan-pembatasan (oleh pemilik program komputer tersebut). Pembatasan untuk penggunaan, penggandaan ataupun pengubahan program tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme teknis dan hukum. Secara teknis berarti pemilik program komputer hanya memberikan kode-kode biner (machine-readable binary) kepada pengguna, tapi tidak memberikan kode program yang bisa dibaca (human-readable). Sedangkan melalui mekanisme hukum dapat dilakukan melalui lisensi program, hak cipta dan paten.

    Contoh yang paling tepat untuk menggambarkan model lisensi ini adalah produk-produk dari Microsoft (Sistem Operasi Windows, Microsoft Office, Visio, Microsoft Project, dll.)

  91. this is the answer from me for question no. 1:

    for cellular software : i used symbian 60 versi 3
    there we can used Address book, Call Filter, Text Quick, SMS Export, Calendar, File Manageer, Wellness Diary, Media Safe, Remind Me, Games, Messenger.

    for Laptop and PC Software i just used : OS Windows XP SP2 with software aplication such as: worksheet, software ZIP, Multimedia Software, Games PC Software, Web Browser Software, PDF Software, Partition magic Software for partition harddisk with GUI and
    of course software which used for campus needed.. such as borland turbo c++ and VB6.

    for question no.2 the answer is:

    The term “proprietary software” is often used to mean computer software which is neither free nor open source (as these terms are variously defined, especially by FOSS advocates such as the Free Software Foundation and the Open Source Initiative). Terminology for forms of software licensing is not fully standardized and can be controversial. A literal meaning of “proprietary” in relation to software is that it has a copyright owner who can exercise control over what users can do with the software, in contrast to public domain. However, the term is commonly used in a narrower sense to describe software with restrictions on use or private modification, or with restrictions judged to be excessive on copying or publishing of modified or unmodified versions. These restrictions are placed on it by one of its proprietors. In this sense it is also known as “non-free software” and is the opposite of free software, generally speaking.

    A related term is “closed-source software” which usually describes software whose source code is not published, in contrast with “open source”. While most proprietary software is closed-source, source-available proprietary software also exists. Some kinds of software (such as shared source and “public source”) are neither “closed-source” nor “open source” according to narrow definitions of those terms.

    Name : Alvionia Hartono Putri
    Nim : 0911501765
    Group : XH

  92. Nama : Rina Marsela
    NIM : 0911500114
    Kelompok : XH

    1.jenis software yang terdapat pada Laptop :

    1. Microsoft Office adalah sebutan untuk paket aplikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang terkenal adalah Excel, Word dan Powerpoint.

    2. Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

    Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.

    Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

    3. Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan terakhir ini adalah Adobe Photoshop CS3 (Creative Suite).

    Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

    2. Dukungan software yang free

    Perangkat lunak bebas
    Perangkat lunak bebas (Inggris: free software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation [1] yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun.
    Untuk menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983, bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna komputer.
    Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi.
    Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti “perangkat lunak sumber terbuka” (open-source software), “software libre”, “FLOSS”, dan “FOSS”.
    Dewasa ini umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun/dikembangkan oleh suatu paguyuban terbuka. Anggota-anggota paguyuban tersebut umumnya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak tersebut.
    Sejarah
    Pada 1950-an, 1960-an dan 1970-an, suatu perangkat lunak dapat dibagi penggunaannya secara bebas oleh pengguna-pengguna komputer. Industri perangkat keras sangat diuntungkan karena dengan dibuatnya suatu perangkat lunak yang berjalan di atas perangkat keras yang mereka buat, menjadikan perangkat keras mereka berguna. Pada 1970-an dan akhir 1980-an, perusahaan-perusahaan pembuat perangkat lunak mulai menggunakan hak cipta untuk melarang penggunaan perangkat lunak berbagi, dan mulai menyebarkan perangkat lunak dalam format biner (format terkompilasi) dan bukannya dalam kode sumber untuk mencegah perangkat lunak untuk dapat dipelajari atau dimodifikasi.
    Pada 1983, Richard Stallman meluncurkan proyek GNU setelah merasa frustasi dengan efek yang ditimbulkan dari perubahan budaya industri komputer dan pengguna-penggunanya. Pengembangan perangkat lunak sistem operasi GNU dimulai pada Januari 1984, dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas (FSF) didirikan pada Oktober 1985. Ia memperkenalkan definisi perangkat lunak bebas dan “copyleft”, yaitu sebuah model lisensi yang memastikan kebebasan dalam hal penggunaan perangkat lunak bebas bagi semua orang.[2]
    Perangkat lunak bebas merupakan upaya besar dari dunia internasional untuk menghasilkan perangkat lunak yang digunakan oleh individu, perusahaan besar dan lembaga pemerintah. Perangkat lunak bebas memiliki penetrasi pasar yang tinggi dalam aplikasi server Internet seperti Apache HTTP Server, sistem basisdata MySQL, dan bahasa skrip PHP. Paket besar perangkat lunak bebas juga tersedia seperti GNU/Linux dan FreeBSD. Pengembang-pengembang perangkat lunak bebas juga telah membuat versi bebas dari aplikasi-aplikasi dekstop yang umum digunakan seperti penjelajah web, paket perkantoran dan pemutar multimedia. Tetapi perlu dicatat bahwa dalam banyak kategori, perangkat lunak bebas yang digunakan untuk pengguna-pengguna individu atau pengguna rumahan hanya memiliki porsi kecil dari pasar yang lebih banyak dikuasai oleh perangkat lunak berbayar. Kebanyakan perangkat lunak bebas didistribusikan secara online dan gratis, atau secara off-line dengan dikenai sejumlah biaya untuk distribusi.
    Keuntungan ekonomis dari model perangkat lunak bebas telah diakui oleh beberapa perusahaan besar seperti IBM, Red Hat, dan Sun Microsystems. Banyak perusahaan yang bisnis intinya tidak berada dalam sektor teknologi informasi memilih perangkat lunak bebas sebagai solusi Internet mereka karena investasi yang rendah dan kebebasan untuk kustomisasi.
    [sunting] Contoh perangkat lunak bebas
    Beberapa perangkat lunak bebas yang dikenal secara internasional:
    • Sistem operasi: GNU/Linux, BSD, Darwin, dan OpenSolaris
    • Kompilator GCC, GDB debugger dan C libraries
    • Server: BIND name server, Sendmail mail transport, Apache HTTP Server, dan Samba file server
    • RDBMS: MySQL dan PostgreSQL
    • Bahasa pemrograman: Perl, PHP, Python, Ruby dan Tcl
    • GUI: X Window System, GNOME, KDE, dan Xfce
    • Paket perkantoran OpenOffice.org, Mozilla dan penjelajah web Firefox serta penyunting grafis GIMP
    • Sistem dokumen TeX dan LaTeX
    • Alat bantu UNIX untuk otomatisasi skrip dan pengujian: Expect
    • Alat bantu UNIX untuk layanan pemantauan jaringan: Nagios
    • Sistem manajemen konten MediaWiki
    • ogg: tipe berkas perangkat lunak bebas yang fungsinya menyerupai MP3 atau MP4
    • Lihat pula: Kategori:Perangkat lunak bebas
    Direktori Perangkat Lunak Bebas (Free Software Directory) adalah proyek dari Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan UNESCO yang memantau basisdata yang besar dari perangkat lunak bebas.
    Definisi
    Untuk membantu membedakan antara perangkat lunak bebas dan perangkat lunak gratis, Richard Stallman, pendiri gerakan perangkat lunak bebas, menjelaskan: “Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya, Anda harus memikirkan ‘bebas’ seperti dalam “kebebasan berpendapat”, bukan ‘bebas’ dalam “bir gratis”..[3]
    Menurut Richard Stallman dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas, suatu perangkat lunak dikatakan perangkat lunak bebas jika pengguna yang menerima salinan perangkat lunak tersebut memiliki empat kebebasan yaitu:
    • Kebebasan 0: Bebas untuk menjalankan perangkat lunak untuk tujuan apapun.
    • Kebebasan 1: Bebas untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak.
    • Kebebasan 2: Bebas untuk menyalin perangkat lunak, sehingga Anda dapat membantu tetangga Anda.
    • Kebebasan 3: Bebas untuk memajukan perangkat lunak, dan merilisnya ke publik, sehingga komunitas dapat menikmati keuntungan tersebut.
    Kebebasan 1 dan 3 membutuhkan akses atas kode sumber, karena tidak mungkin untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak tanpa kode sumbernya.
    Kelompok lainnya telah mempublikasikan definisi lain yang menggambarkan hal yang hampir sama tentang perangkat lunak bebas. Panduan Perangkat Lunak Bebas Debian (Debian Free Software Guidelines) dan Definisi Sumber Terbuka (Open Source Definition) adalah contohnya.
    Penamaan
    Beberapa pengguna menggunakan istilah “libre” untuk menghindari disambiguasi dari kata free. Istilah tersebut kebanyakan ditemui di gerakan perangkat lunak bebas.
    Istilah lainnya yang digunakan adalah “perangkat lunak sumber terbuka” (“open source software”) yang tercantum dalam Panduan Perangkat Lunak Bebas Debian yang dibuat pada tahun 1998
    Lisensi
    Baik Yayasan Perangkat Lunak Bebas maupun Inisiatif Sumber Terbuka mempublikasikan daftar lisensi yang cocok dengan definisi perangkat lunak bebas dan perangkat lunak sumber terbuka. (Lihat: Daftar lisensi perangkat lunak yang disetujui FSF dan Daftar lisensi perangkat lunak yang disetujui OSI).
    Beberapa lisensi perangkat lunak bebas yang umumnya dipakai adalah:
    • GNU General Public License
    • GNU Lesser General Public License
    • BSD License
    • Mozilla Public License
    • MIT License
    • Apache License
    Lisensi permisif dan copyleft
    FSF mengelompokkan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas ke dalam:
    • Lisensi-lisensi copyleft, adalah GNU General Public License yang paling menonjol. Lisensi-lisensi ini mengakui hak cipta oleh penciptanya dan mengijinkan pendistribusian dan modifikasi dengan beberapa syarat yang memastikan bahwa semua versi yang telah dimodifikasi tetap bebas selama waktu yang diinginkan penciptanya.
    • Lisensi-lisensi BSD, dimana umumnya perangkat lunak yang berlisensi ini didistribusikan dengan sistem operasi BSD. Penciptanya memegang hak cipta dan mengharuskan atribusi pada versi-versi yang dimodifikasi, tetapi tetap mengijinkan pendistribusian dan modifikasi selama waktu yang diinginkan penciptanya.
    • Perangkat lunak domain publik – Pencipta meninggalkan hak ciptanya. Karena perangkat lunak domain publik tidak memiliki perlindungan hak cipta, perangkat lunak lisensi ini dapat secara bebas digunakan dalam bentuk apapun termasuk ke dalam bentuk berbayar. Penciptanya dalam kondisi apapun tidak bisa lagi menetapkan pembatasan-pembatasan apapun setelah dirilis dan diedarkan.
    Dampak
    Perangkat lunak bebas memainkan sejumlah peranan dalam pengembangan Internet, World Wide Web dan infrastruktur dari perusahaan-perusahaan dot-com. Perangkat lunak bebas menyebabkan pengguna-pengguna dapat bekerja sama dalam memperbaiki dan memajukan program yang mereka gunakan sehingga menjadikan perangkat lunak bebas sebagai barang publik dan bukannya barang pribadi.
    Dalam model bisnis perangkat lunak bebas, pembuat dapat mengenakan biaya untuk distribusi dan menawarkan dukungan berbayar serta kustomisasi perangkat lunak. Perangkat lunak tak bebas (proprietary software) menggunakan model bisnis yang berbeda, di mana pengguna harus membayar lisensi sebelum dapat menggunakan perangkat lunak. Terkadang beberapa jenis dukungan purna jual termasuk dalam lisensi perangkat lunak tak bebas tersebut, tetapi tidak banyak perangkat lunak berbayar mengenakan biaya tambahan untuk dukungan.
    Perangkat lunak bebas pada umumnya tersedia secara gratis atau dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan harga perangkat lunak tak bebas. Dengan perangkat lunak bebas, pebisnis dapat menyesuaikan perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan dengan mengubah perangkat lunak. Perangkat lunak bebas pada umumnya tidak memiliki garansi dan tidak mengenakan kewajiban legal kepada siapa pun. Walaupun demikian, garansi terkadang dibuat antara dua belah pihak tergantung perangkat lunak dan penggunaannya berdasarkan persetujuan terpisah dari lisensi perangkat lunak bebas yang bersangkutan.
    Banyak pihak memperdebatkan segi keamanan dari perangkat lunak bebas yang dianggap lebih rentan dari perangkat lunak berbayar. Pihak pengguna perangkat lunak bebas mengklaim angka celah keamanan perangkat lunak bebas yang lebih banyak dibandingkan celah keamanan yang ditemukan pada perangkat lunak berbayar disebabkan karena kode sumber perangkat lunak bebas dapat diakses siapa pun termasuk pihak-pihak yang menggunakannya secara ilegal. Mereka juga mengklaim walaupun perangkat lunak berbayar tidak mempublikasikan celah keamanan, tetapi celah tersebut ada dan kemungkinan diketahui oleh para peretas. Di segi lain, ketersediaan kode sumber dari perangkat lunak bebas menyebabkan banyak pengguna dapat menganalisa kode sumber tersebut dan menjadikan tingkat kemungkinan tinggi bagi seseorang untuk menemukan suatu celah dan membuat perbaikannya.
    Kontroversi
    Kode sumber terbuka merupakan keharusan dalam perangkat lunak bebas. Ada beberapa kontroversi yang disebabkan oleh beberapa bagian dari perangkat lunak bebas yang bertentangan dengan semangat kode sumber terbuka:
    Binary blobs
    Pada tahun 2006, OpenBSD memulai kampanye pertama menentang penggunaan binary blobs, binary large objects, dalam kernel. Blobs merupakan device driver yang secara didistribusikan secara bebas untuk perangkat keras dimana kode sumbernya tidak dirilis oleh pembuatnya. Hal ini membatasi kebebasan pengguna untuk mengubah perangkat lunak tersebut. Blobs juga tidak didokumentasikan dan dapat memiliki bug, sehingga memiliki risiko keamanan terhadap kernel yang menggunakannya. Sasaran dari kampanye menentang blobs adalah untuk mengumpulkan dokumentasi perangkat keras yang dapat mendukung pengembang untuk menulis driver yang bebas.
    Isu blobs dalam kernel Linux dan device driver lainnya memotivasi beberapa pengembang di Irlandia untuk meluncurkan gNewSense, sebuah distro Linux yang tidak memiliki binary blobs. Proyek ini menerima dukungan dari FSF.
    BitKeeper
    BitKeepeer adalah sebuah perangkat lunak pengontrol versi buatan Larry McVoy. Ia kemudian membuat proyek-proyek perangkat lunak bebas yang menggunakan BitKeeper, dengan maksud untuk menarik para pengguna. Pada tahun 2002 sebuah keputusan kontroversial dibuat untuk menggunakan BitKeeper dalam pengembangan kernel Linux yang notabene merupakan proyek perangkat lunak bebas. Berikut kutipan dari sebuah tulisan di Newsforge oleh Richard Stallman yang menggambarkan kenapa ini menjadi sumber utama kontroversi.
    Gerakan perangkat lunak bebas telah mengatakan “Pikirkan kebebasan berpendapat, dan bukannya bir gratis” selama 15 tahun. McVoy mengatakan hal yang sebaliknya; ia mengundang para pengembang untuk memfokuskan pada kurangnya harga dan bukannya kebebasan. Aktivis perangkat lunak bebas seharusnya meninggalkan ide ini, tetapi beberapa orang dalam komunitas kita yang menilai keuntungan teknis di atas kebebasan dan komunitas terpengaruh olehnya….
    Sebuah kernel bebas, bahkan sebuah sistem operasi secara keseluruhan, tidaklah cukup untuk menggunakan komputer Anda secara bebas; kita membutuhkan perangkat lunak bebas untuk hal-hal lainnya. Aplikasi bebas, driver bebas, BIOS bebas: beberapa proyek tersebut menghadapi kendala besar — yaitu kebutuhan untuk melakukan rekayasa terbalik atau menekan perusahaan agar membuat dokumentasi yang diperlukan, atau untuk bekerja dalam ancaman paten. Kesuksesan membutuhkan kekuatan dan determinasi. Kernel yang lebih baik tentu saja dibutuhkan, tetapi tidak atas suatu harga yang akan melemahkan kekuatan untuk membebaskan dunia perangkat lunak yang tersisa.” [4]
    Sehubungan dengan rekayasa terbalik atas protokol-protokol BitKeeper yang dilakukan kemudian, McVoy akhirnya menarik penggunaan gratis untuk proyek-proyek perangkat lunak bebas.
    Kesepakatan paten
    Pada November 2006, Microsoft dan Novell mengumumkan sebuah kerjasama kontroversial yang antara lain berisi tentang proteksi paten untuk beberapa pelanggan Novell dalam beberapa kondisi tertentu. [5]

    Dukungan software yang proprietary

    Pada pendekatan pengembangan OSS ini, pengembangan sistem aplikasi dilakukan sendiri oleh internal dengan menggunakan sumber daya (aplikasi dan SDM/innovator) yang dimiliki, dalam konteks pengguna disini adalah network and service providers (telcos operators). Dari hasil pengamatan pemilihan pengembangan sistem yang dilakukan secara in-house merupakan suatu solusi yang baik dipergunakan apabila didukung oleh kemampuan yang memadai. Pembuatan solusi melalui cara ini memerlukan usaha dalam hal kebutuhan keahlian, pengalaman, sumber daya yang dimiliki, waktu yang tersedia, dan komitmen pihak manajemen untuk mendukung penerapan dan pemberdayaan sistem yang dikembangkan tersebut. Faktor penentu yang sifatnya dari luar seperti tuntutan penerapan OSS dalam waktu yang singkat dan mempunyai nilai tambah terhadap layanan yang diberikan sangat menentukan kelayakan untuk memutuskan pengembangan melalui solusi ini.

    Pada akhirnya keputusan solusi yang diambil tentunya harus didasarkan dari beberapa faktor diatas serta dianalisa dan diambil berdasarkan keputusan yang paling menguntungkan dari aspek pengguna (operator), yang dalam hal ini harus berdasarkan trade-off antara keuntungan dengan kerugian dilihat dari aspek seperti besar biaya yang diperlukan, waktu yang diperlukan untuk implementasi, sumber daya yang dimiliki, kesiapan aplikasi OSS eksisting, nilai tambah yang diberikan, dan faktor-faktor lain yang diperlukan.

    Beberapa keuntungan dari internal development adalah:

    v Biaya relatif lebih murah, karena mulai dari pengembangan skenario operasi (management operation scenario), pendefinisian persyaratan, desain, pengembangan, testing dan quality assurance, sampai implementasi dilakukan oleh resource internal.

    v Independen terhadap vendor tertentu, sehingga sangat memenuhi akan kebutuhan pengguna akan sistem aplikasi yang upgradable, modular, expandable, dan flexible, terutama untuk biaya dukungan pasca implementasi akan lebih efisien karena tetap dipelihara secara internal

    v Proses integrasi lebih lancar, dikarenakan vendor cenderung lebih terbuka kepada pihak netral seperti operator/service providers. Akan berbeda situasinya bila pengembangan atau penyedia solusi dari vendor lain apalagi dari kompetitor langsung vendor tersebut

    v Meningkatkan kompetensi SDM internal, dengan mempunyai pengalaman dan keahlian untuk mengembangkan solusi suatu OSS akan dapat diperluas untuk area pengembangan system aplikasi OSS lainnya

    Sedangkan kekurangan dari internal development adalah:

    v Waktu implementasi relatif lebih lama, dengan timeframe koordinasi antar kegiatan, pendefinisian persyaratan, terutama pada saat tahap pengembangan dan uji coba integrasi/interoperability.

    v Usaha yang sangat besar, karena mengerjakan semua aplikasi OSS secara internal (Fulfillment, Billing system, dan Assurance) adalah pekerjaan yang sangat besar dan sulit dan sangat membutuhkan sumber daya dalam jumlah yang besar pula.

    v Kehandalan sistem belum teruji, karena akan banyak proses evaluasi, uji trial & error, perbaikan dan pengembangan lebih lanjut

    v Memakan banyak resource SDM yang kompeten khususnya di bidang IT, untuk terlibat dalam tim mulai dari perancangan, pengembangan, implementasi, sampai dengan pemeliharaan.

    v Membutuhkan komitmen dan dukungan manajemen terhadap kebijakan organisasi, karena opsi pengembangan internal ini mempunyai resiko yang sangat besar bila tidak berhasil maka target rencana perusahaan mengenai kelengkapan fasilitas aplikasi IT untuk operasional dan pemeliharan tidak akan tercapai tepat waktu (mempengaruhi daya kompetitif perusahaan).

    OSS Komersial (COTS Procurement)

    Pendekatan pengembangan ini berbentuk total paket sistem aplikasi OSS yang dihasilkan oleh satu atau lebih vendor software atau dengan melibatkan juga unit atau perusahaan yang berperan sebagai system integrator. Para vendor atau pengembangan tersebut mengembangkan produk dimana produk tersebut sudah meliputi seluruh aspek komponen aplikasi OSS yang diperlukan untuk proses manajemen operasional telekomunikasi (Fulfillment, Billing system, dan Assurance). Integrasi setiap komponen (mediasi dengan aplikasi OSS) dilakukan didalam sistem yang ditawarkan dan sudah direncanakan secara proprietary oleh para vendor tersebut. Dengan demikian operator seperti TELKOM tidak memerlukan rincian spesifikasi antarmuka untuk keperluan integrasi tetapi lebih kepada rincian kebutuhan teknis perangkat secara keseluruhan dalam arti kemampuan diintegrasikan dengan sistem informasi majamen lain seperti untuk hubungan dengan sistem Customer Care, Sistem Manajemen Fraud, Billing System, dsb. Vendor yang memberikan solusi ini akan memberikan rincian kemampuan aplikasi OSS yang sudah dikembangkan sebelumnya didalam kemampuan dan fungsi-fungsi aplikasi yang diberikan oleh perangkat. Dengan demikian biasanya keterlibatan secara aktif user menentukan kemampuan sistem perangkat sangat terbatas.

    Oleh karena itu proses yang sangat berperan dalam mengembangkan aplikasi OSS dengan solusi ini adalah seberapa jauh vendor dapat melakukan kustomisasi produk untuk memenuhi spesifik kebutuhan user. Selanjutnya mengenai kelancaran bantuan permasalahan operasi dan kebutuhan pemeliharaan akan sangat bergantung kepada vendor yang akan dilakukan melalui mekanisme pelayanan jasa yang biasanya ditentukan sebelumnya dalam paket kontrak pembelian perangkat.

    Beberapa keuntungan dari penggunaan OSS komersial atau Commercial Off-The-Shelf (COTS):

    v Waktu pengembangan dan implementasi relatif lebih cepat, karena komponen solusi OSS yang sudah jadi dan siap ada di pasaran.

    v Dengan adanya contract specification agreements (interface definitions) yang sudah terstandarisasi dengan jelas akan mempercepat proses testing integrasi dan sangat membantu dalam plug and play operation.

    v Secara dinamis dapat melakukan perubahan proses bisnis dengan adanya pemanfaatan external workflow engine, hal ini juga dikaitkan dengan adanya kebutuhan untuk merubah regulasi dan policy terhadap system aplikasi sehingga sistem dapat lebih mudah dan cepat untuk direkonfigurasi.

    v Kehandalan sistem sudah teruji dengan skala implementasi yang besar, yang tentunya dengan persyaratan adanya proses seleksi ketat terhadap kualitas produk dari vendor aplikasi OSS yang akan diikutsertakan.

    v Efisien dalam pemanfaatan resource SDM, pengguna hanya dikonsentrasikan/ fokus untuk operasi dan pemeliharaan aplikasi saja.

    v Resiko proyek lebih kecil dari sisi operator, karena adanya risk sharing/mitigation dengan pihak-pihak yang lebih kompeten dan berpengalaman di bidangnya yaitu para vendor penyedia solusi OSS dan system integrator.

    Sedangkan beberapa sisi kelemahan dari penggunaan OSS komersial atau Commercial Off-The-Shelf (COTS) adalah:

    v Biaya sudah jelas pasti jauh lebih mahal, karena sebagian besar proses pengembangan dilakukan oleh pihak vendor atau system integrator. Selain itupula akan melibatkan multi party yang akan menyediakan berbagai aplikasi OSS sesuai framework eTOM.

    v Ketergantungan terhadap vendor tertentu yang juga akan membawa konsekuensi biaya untuk setiap kebutuhan pengguna dalam hal upgradability, modularity, expandability, dan flexibility.

    v Proses integrasi terkadang tidak dapat berjalan lancar, terutama bila disebabkan dengan belum adanya standarisasi untuk contract specification agreement (interface definition) yang harus diacu oleh pihak-pihak yang produk aplikasinya akan diintegrasikan.

    v Kelemahan pendefinisian requirement system dari user akan mengakibatkan salah dalam pemilihan COTS, sehingga kemampuan COTS tidak sesuai dengan yang diharapkan

    Pemilihan Platform dan Komponen

    OSS dengan Proprietary Software Component

    OSS dengan menggunakan komponen proprietary bisa dikategorikan sebagai model software yang dibangun dari beberapa entitas komersial, dan memerlukan biaya lisensi kepada pengguna atau customernya. Terminologi proprietary bisa juga dikatakan tidak terbuka (tertutup) sehingga komponen proprietary yang di-assemble dalam membangun sebuah OSS juga dengan sendirinya menerapkan biaya tersendiri bagi pengembangnya. Biaya pengembangan atau R&D yang tidak kecil inilah yang membuat OSS komersial juga terkesan mahal. Namun pengembang atau penyedia software juga biasanya selalu membungkus biaya lisensi penggunaan dengan menyediakan bantuan teknis, pelatihan, dan updates/patches serta layanan lainnya yang diperlukan customer. Source code dari OSS komersial dapat tersedia untuk pengguna tertentu melalui lisensi atau perjanjian khusus (tidak akan dipublikasikan kepada umum atau dimodifikasi tanpa ada persetujuan license-owner).

    Produk OSS dalam bentuk software komersial telah lama berada di pasaran untuk menawarkan pelanggannya berbagai macam fungsional komputasi dan dukungan untuk peningkatan produktivitas dalam skala besar. OSS komersial juga dapat dibangun dengan 2 pendekatan: generic atau customizable. OSS yang dapat dikastemisasi saat ini lebih dibanyak disukai terutama untuk perusahaan besar karena lebih dapat fleksibel dan akomodatif menjawab kebutuhan. Karena itu biaya R&D untuk membangun OSS yang menggunakan komponen proprietary juga sangat besar karena mereka selalu berusaha membuat OSS software yang semakin inovatif dengan artian semakin mudah digunakan (karena pengguna cenderung tidak mau terlalu dipersulit dengan metode teknis yang kompleks), kaya akan berbagai macam fungsi, dan memenuhi persyaratan performansi dan reliabilitas.

    Sedangkan dari perspektif pelanggan, nilai yang mereka dapatkan dengan menggunakan produk OSS software komersial biasanya mempunyai korelasi dengan licensing fee, software functionality dan product support. Selain itupula pelanggan dapat mengandalkan vendornya untuk dukungan penuh dan akuntabilitas terhadap kualitas serta pengembangan produk OSS selanjutnya. Khususnya isu tentang akuntabilitas software tersebut masih menjadi handicap bagi OSS software yang dibangun berdasarkan open source (tidak adanya pemilik yang jelas dari open source).

    OSS berbasis Open Source Software

    Seperti yang kita ketahui bahwa software open source adalah model software yang lisensi/royaltinya bebas untuk setiap pengguna, untuk bebas dalam melakukan redistribusi, modifikasi dan penambahan. Namun saat ini sudah makin banyak pula vendor software yang berbasiskan open source yang menyediakan berbagai macam layanan (training support, updates/kastemisasi dll) atau bahkan model software licensing di dalam suatu kesepakatan komersial, walaupun revenue yang mereka dapatkan tidak akan sebesar OSS dengan software yang menggunakan proprietary source code. Semangat dari komunitas open source adalah bahwa software seharusnya dapat dipergunakan siapa saja secara bebas, dan revenue tidak dapat dieksploitasi dari penjualan software saja. Walaupun sifat komunitas ini lebih pada sukarela tapi saat ini makin banyak kontribusi dan kolaborasi dari para programmer open source yang selalu ingin meningkatkan kualitas software source code agar dapat dipergunakan atau dijadikan referensi oleh masyarakat luas. Perusahaan software komersial juga berkontribusi kepada komunitas open source dalam hal menyediakan waktu para programmernya untuk membangun beberapa program yang berbasis open source code, misalnya Real Networks dengan Helix project, SAP dengan release OpenDB dan Microsoft dengan Shared Source Licensing Program (seperti Windows CE), dan Apple MacOSX. Sehingga terlihat jelas pendekatan yang akan diambil oleh customer: menggunakan OSS software dengan proprietary component dengan dukungan penuh dari vendor nya, atau menggunakan open source software yang memberikan kebebasan untuk modifikasi software namun dengan dukungan terbatas (akuntabilitas tidak sebesar OSS vendor proprietary). Biasanya pengguna open source software adalah dari kalangan akademik/riset atau korporasi yang memang mempunyai sumber daya dalam hal kemampuan pemrograman.

    Bila OSS komersial (COTS) sudah banyak pemain/vendor yang berpengalaman dalam menawarkan solusi (dari vendor perangkat telekomunikasi seperti Siemens, Alcatel, Huawei atau IT solutions providers seperti Clarity, Agilent, HP), tidak demikian halnya dengan OSS berbasis open source. Untuk saat ini kita baru melihat OpenNMS sebagai salah satu dari sedikit aplikasi open source khusus untuk OSS pada telekomunikasi. Fungsi dan fitur yang ditawarkanpun masih terbatas retrieval data dan event notifikasi. Hal ini dikarenakan sangat kompleksnya sistem manajemen terhadap perangkat telekomunikasi yang melakukan full functionality (seperti provisioning dan service configuration). Vendor open source atau programmer open source harus melakukan kolaborasi yang lebih komprehensif dalam melakukan riset untuk mengembangkan OSS dengan komponen open source, yang membutuhkan resource dan fasilitas riset yang tidak kecil. Handicap ini yang membuat mereka belum dapat bersaing dengan vendor OSS komersial yang sudah mapan (OSS dapat disediakan oleh vendor telco sebagai EMS/NMS integrator terhadap perangkat mereka masing-masing atau dari IT solution provider sebagai pihak ketiga).

    Agar vendor open source dapat juga bersaing dengan vendor proprietary, akan lebih baik bila kita juga mengulas bagaimana model bisnis yang dapat diterapkan oleh kalangan penggemar open source software. Hal ini dimaksudkan agar kita dapat memperoleh gambaran bahwa programmer atau ahli komputer yang berkecimpung dalam komunitas open source pun dapat memperoleh insentif/reward atau penghasilan atas kontribusi dan kolaborasi mereka, yang secara manusiawi tentunya menginginkan nilai yang sebanding dengan koleganya yang bekerja pada perusahaan software yang sudah mapan (seperti Microsoft, Oracle, atau IBM Lotus dll.). Vendor open source dapat menghasilkan pendapatan dari layanan support dan paket hardware yang membungkus software open source, misalnya menjual PC atau server yang mem-bundling mengandung OS atau komponen open source lainnya ditambah lagi menerapkan charge kepada customer dalam memberikan layanan agar hardware dan software dapat bekerja/interoperable. Model bisnis lain adalah system integrator yang membuat solusi yang dapat dikastemisasi dengan menggunakan existing open source software sebagai titik awal, selanjutnya pelanggan membayar service fee untuk melakukan kastemisasi sesuai dengan kebutuhan user. Pada kasus lain adalah menyediakan free-download open source software bagi pengguna namun menerapkan biaya tambahan (additional charging) bila customer berminat untuk mendapatkan full-feature version dari software tersebut. Pada intinya kompetensi resources yang dimiliki oleh vendor open source dapat dijual dan mendatangkan keuntungan selain paket software open source nya sendiri, khususnya dalam mendukung pengembangan suatu teknologi baru yang akan dipergunakan secara komersial.

    Perbandingan Alternatif Pengembangan

    Berbagai metode pendekatan pengembangan OSS yang telah dijelaskan diatas memberikan kita gambaran bahwa pasti ada sisi-sisi keunggulan dan kekurangan dari masing-masing pendekatan tersebut. Parameter pembanding yang paling jelas bisa terlihat dari sisi biaya/lisensi, development effort, waktu implementasi, resource yang dibutuhkan, dan lain-lain.Kesimpulan komparasi secara head-to-head dari masing-masing pendekatan tersebut dapat dilihat di Tabel 1., sehingga paling tidak operator seperti TELKOM dapat melihat pendekatan mana yang relatif lebih realistis dibanding yang lainnya dan memberikan resiko total paling minimal.

    Dari hasil komparasi opsi-opsi pada Tabel 1., maka secara umum user atau telco seperti TELKOM masih dapat mempertimbangkan berbagai macam pendekatan. Melakukan pengembangan sendiri (internal development) atau pembelian COTS atau kombinasi antara keduanya dengan menggabungkan juga komponen-komponen software untuk OSS apakah proprietary atau open source, akan memberikan keuntungan atau dampak dan resiko masing-masing. Petimbangan pemilihan tentu saja harus melihat dari berbagai sisi dan bobot mana yang paling diutamakan, apakah dari sisi cost, resources, support, waktu pelaksanaan dan sebagainya. Bagaimanapun users atau perusahaan harus benar-benar menghitung bahwa investasi yang besar pada OSS agar benar-benar bermanfaat dan meningkatkan produktifiktas kinerja dari perusahaan.

    Khususnya dalam memilih antara menggunakan software open source atau komersial, maka hal-hal berikut ini perlu dipertimbangkan:

    v Biaya (Cost): Biaya harus diperhitungkan secara total cost of ownership, yaitu seluruh elemen biaya yang berpotensi agar dapat memberdayakan software sehingga berfungsi secara maksimal. Dengan kata lain, mempergunakan software yang sudah teruji akan lebih mengurangi resiko walaupun lebih mahal terutama pada initial investment cost. Perusahaan dapat saja mempertimbangkan untuk situasi tertentu misalnya mission critical systems, public safety systems, atau situasi dimana tenaga manusia jauh lebih mahal dibandingkan menggunakan otomatisasi komputer, maka faktor biaya pembelian software komersial seperti OSS tidak akan diberikan bobot paling besar.

    v Tenaga pengembang (Development resources): dalam melakukan pengembangan dan implementasi software seperti OSS, kebutuhan total manpower tidak dapat diabaikan. Opsi bagi user/telco adalah memperkerjakan tenaga terampil dan kompeten bidang IT atau mendapatkan dari outsource vendor. Ketersediaan tenaga kerja untuk mendukung proyek harus dipertimbangkan dalam analisa dan seleksi software platform (misalnya, bila cukup banyak ahli IT maka menggunakan komponen open source akan lebih efisien karena masih bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan). Tenaga kerja yang harus dipersiapkan adalah orang-orang yang mampu mengawal proyek mulai dari tahapa pengembangan, pemeliharaan dan operasional, pelatihan, konversi dan migrasi data, integrasi dengan legacy systems, pengembangan aplikasi lanjutan, mengelola sistem-sistem yang tidak kompatibel, f dll.

    v Kehandalan sistem (Performance & Reliability): Agar aplikasi software dapat dimanfaatkan secara aman dan handal maka harus ada pembagian tanggung jawab atau akuntabilitas antara user dan software provider. Software provider bertanggung jawab menyediakan produk yang teruji (best practices) dan memenuhi standard mutu yang dipersyaratkan, memberikan upgrade atau patches bila memang diperlukan (dan harus disediakan secara berkala dan sistematis untuk menjamin performansi produk), serta dukungan pada saat instalasi dan sesudahnya. Sedangkan users harus dapat pula menyediakan tenaga yang handal untuk implementasi, mengoperasikan dan memelihara software.

    v Keamanan (Security): Khususnya berkaitan dengan software yang didapatkan secara bebas atau source code yang diberikan (open), harus ada analisa dan review keamanan oleh expert yang memahami karakteristik source code dari komponen software yang akan di-deploy. Dengan kata lain, bukan berarti source code yang dipublikasi secara terbuka sudah dijamin pasti akan aman.

    v Fleksibilitas (Flexibility): Kemampuan untuk secara fleksibel dan modular dalam melakukan modifikasi. Dal hal software OSS perlu dipertimbangkan juga apakah user/telco memang mempersyaratkan bahwa mandatory harus dapat diberikan fleksibilitas ini atau tidak (cukup mengandalkan outsouce vendor untuk pengembangan lanjutan). Selain itupula fleksibilitas ini nantinya akan berpengaruh terhadap akuntabilitas vendor software (terutama open source), yaitu dalam hal dukungan pemeliharaan jangka panjang terhadap software yang sudah dimodikasi sendiri oleh users (tidak distandardkan, atau diluar rekomendasi vendor).
    Berdasarkan ulasan diatas maka dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat dijadikan intisari, sekaligus pesan yang perlu dicermati. Bagian ini merupakan penegasan kembali mengenai seberapa perlunya open source software menjadi basis dalam pengembangan OSS, khususnya di TELKOM.

    * Pola pengembangan OSS ada 2 pendekatan besar: internal/in-house development atau procurement COTS, dimana masing-masing pendekatan dapat mempergunakan software berbasiskan proprietary atau open source. Untuk kasus dimana TELKOM mempunyai jumlah resources yang memadai dan cukup kompeten maka dapat diupayakan OSS dengan pendekatan in-house development yang berbasis open source. Namun alternatip lain dapat diambil terutama bila budget untuk IT investment memadai dan ada project time constraint, yaitu dengan COTS procurement menggunakan open source (bila sudah market ready dan well-proven)

    * OSS untuk skala perusahaan besar seperti telco merupakan aplikasi yang dikategorikan mission critical, oleh karena itu pengembangan dan deployment-nya harus membutuhkan platform software yang sudah sangat teruji, handal (high-performance), dan secure. TELKOM sendiri dengan KD No.40/HK-290/ITS-30/2006 tentang “Pedoman dan Kebijakan Umum Pengelolaan Teknologi Informasi Perusahaan” sudah merekomendasikan bagaimana pendekatan dalam hal pengembangan dan penggunaan aplikasi OSS ini.

    * OSS sebagai aplikasi IT juga sudah mengalami evolusi dari yang menganut paradigma lama (OSS legacy) menjadi NGOSS (New Generation Operations Systems and Software – sebuah spesikasi dari TeleManagement Forum), dan bahkan sekarang sudah mulai ramai dipropagandakan OpenOSS (OSS berbasis open source yang juga inistiatif dari TeleManagement Forum). Pada intinya pada setiap tahapan evolusi banyak pihak yang akan terlibat atau pendukung bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi dalam proyek tersebut, sehingga bila model aplikasi tersebut mulai dipakai secara luas akan dijamin sudah teruji secara layak dilapangan sebelumnya. Evolusi OSS yang berkembang di pasaran internasional sebaiknya dapat dimanfaatkan oleh lingkungan TELKOM untuk mengadopsi roadmap model pengembangan aplikasi tersebut untuk masa depan

    * Untuk menerapkan aplikasi berbasiskan open source software banyak faktor yang harus dipertimbangkan, diantaranya: komponen-komponen software open source yang sudah field-proven; kesiapan perusahaan pengguna dalam hal ini telco seperti TELKOM; dukungan regulasi atau komunitas; kesiapan resources ICT local; sebagai suatu perusahaan yang dinamis dengan berbagai level organisasi seperti TELKOM; dan hambatan atau keterbatasan open source software (downsides). Sehingga untuk mulai mengadopsi OSS untuk berbasiskan open source software perlu secara selektif memilah aplikasi mana saja yang dapat mulai diujicobakan atau dimigrasikan, tanpa harus mengambil resiko berdampak kepada kepentingan operasional.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: